Kamis, 31 Desember 2015

Rindu

Kuijinkan rindumu hadir
Menjadi detak jantungku
Menjadi nafas kehidupanku
Terus mengalir dalam darahku
Menjadi bagian dalam ramai dan sepiku
Kuijinkan rindumu terbungkus rapi dalam hatiku
Dengan penjagaan yang utuh dalam sanubari
Rindu bersemayam dalam kalbu biru
( firsajoning, 1 Jan 2016 )

Rabu, 30 Desember 2015

Jodohku

              Aku adalah anak sulung dari tiga bersaudara. Dua Adikkku Rani dan Damar hanya terpaut umur masing - masing  dua tahun dariku. Sebagai anak  pertama beban berat ada dipundakku. Ayah dan Ibu selalu menuntutku agar aku dapat menjadi contoh untuk kedua adiku. Tidak salah memang, namun semuanya menjadi beban berat  untukku
              Dalam hal pendidikan kedua orang tuakau selalu menuntutku agar sekolah yang tinggi, di sekolah favorit dan bergengsi.  Kedua orang tuakau selalu beranggapan bahwa kedudukan, dan harta benda akan menjamin kebahagiaan hidup. Dari pola asuh seperti itulah kami tumbuh dalam keluarga. Tidak salah, kalau kemudian aku tumbuh menjadi gadis pemilih dalam hal apapun.
              Setelah menyelesaikan Pendidikan S1 dengan menyandang predikat lulusan terbaik, aku sudah ditawari untuk bekerja, namun kuputuskan untuk melanjutkan sekolah. Dalam waktu dua tahun S2 sudah berhasil kuselesaikan, dengan gelar Mahister Manejemen di belakang namamu, dan lulusan terbaik dari Universitas Gajah Mada, tidaklah sulit bagiku untuk mencari kerja. Banyak perusahaan yang membutuhkan keahlianku.
               Dengan berjalannya waktu kedua adikku juga berhasil menyelesaikan studinya dengan cemerlang, keduanya juga berkerja di tempat yang bonafid dengan gaji yang tinggi. Terpancar kebahagian kedua orang tuaku menyaksikan keberhasilan dalam mendidik ketiga buah hatinya.
               Terlalu asik dengan  pekerjaan, aku sampai melupakan tentang pernikahan.Aku merasa enjoy dengan kehidupanku saat ini. Dengan penghasilan yang tinggi, semuanya bisa kudapatkan. Tak terlintas sedikitpun untuk menikah. Sebanarnya aku bukan gadis yang kuper, temanku banyak dan diantara mereka juga ada yang menyukaiku. Namun sejak sekolah bahkan kuliah aku selalu beranggapan bahwa pacaran hanya akan menghambat studiku. Akibatnya jelas, walaupun banyak pria yang menyukaiku, pelan - pelan mereka meninggalkanku satu persatu. Semua terjadi karena pasti aku akan menolak mereka dengan dalih kuat, aku tidak ingin pacaran saat kuliah. Pacaran tidak ada manfaatnya dan hanya menghambat kesuksesanku dalan kuliah.
             Keputusanku untuk tidak pacaran saat kuliah mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuaku. Akibatnya aku benar - benar aman dan steril dari makluk yang namanya laki - laki. Ingat saat kuliah aku mendapat julukan " Perempuan Es " , karena sulitnya mereka memdapatkan cintaku.
             Berbeda dengan kedua adikku, walaupun mereka serius dalam studi, namun kuketahui sejak memasuki masa kuliah mereka mempunyai teman dekat, dan anehnya kedua orangtuaku tidak pernah melarang, hanya nasehat yang mengalir agar mereka berhati - hati.

Selasa, 29 Desember 2015

Nasehat Kepada Kawan

Kawan, mengapa kau selalu merasa lelah
Mungkinkah kau telah salah langkah
Terlalu sibuk mengejar duniamu
Terlalu sibuk mengejar jabatanmu

Kawan,bukankah Allah telah mengingatkan
Dalam urusan berdzikir kepada Allah
Maka " berlarilah" dengan segera
Tinggalkan dalam yang sedang kau lakukan

Sudahkah kita lakukan itu
Atau kita semakin asik dengan pekerjaan kita
Semakin terbuai dengan nikmatnya dunia
Semakin terbuai dengan bujuk rayu wanita

Kawan, bukankah Allah telah mengingatkan
" Berlombalah" dalam melakukan kebaikan
Agar kita mendapatkan ketenangan
Agar jiwa kita di bebaskan

Sudahkah kita lakukan itu
Bukankah kita masih saja menghitung karunia
Bukanka kita masih pelit berbagi dan memberi
Bukankah kita masih bangga dengan kemewahan dunia?

Kawan,  bukankah Allah telah mengingatkan
" Bersegeralah"  dalam ampunanya
Agar jiwa kita menjadi bersih
Agar nurani kita menjadi jernih

Sudahkah kita bersegera dalam ampunanya
Ataukah kita sibuk dan menundanya
Mengangap semua yang kita lakukan benar adanya
Dan lupa dengan semua dosa - dosa?

Kawan, bukankah Allah telah mengingatkan
Urusan menuju Allah, " berlarilah"
Agar semakin dekat denganNya
Agar menjadi yang dicinta

Sudahkan kita berlari kepadaNya
Atau hanya bisu dan diam tak bergerak
Menunggu semu tanpa berbuat
Mengharap Allah selalu berbaik kepada kita?

Kawan, bukankah Allah telah mengingatkan
Untuk menjemput rizkyNya
Tak perlu kita berlari, cukuplah dengan "berjalan"
Agar kita tak lelah, agar kita tak gundah

Jangan sampai kita lengah kawan
Sibuk mengejar dunia
Capek mengejar fatamorgana
Lelah dengan tuntunan yang tak berguna

Buatlah diri menjadi mulia
Yang berlomba, berlari,dan  bersegera
Semua untuk taat kepadNya
Semua untul tunduk perintahNya

( firsajoning, Nasehat Kepada Kawan....29 Des 2015 )

Senin, 21 Desember 2015

Ibu

IBU
       IBU
              IBU
Aku mengingat semau kebaikanmu
Aku mengingat semua pembelajaranmu
Aku mengingat semua nasehatmu
Aku mengingat semua keteladananmu
IBU
       IBU
             IBU
Aku mendoakan untuk kebaikanmu
Aku melaksanakan semua ajaranmu
Aku melaksanakan semua nasehatmu
Aku meneladani semua prilakumu
IBU
      IBU
            IBU
Ibu terbaik dalam hidupku
Ibu terbaik dalam hidupku
Ibu terbaik dalam hidupku
Ibu terbaik dalam hidupku
IBU
       IBU
              IBU
Doaku mengalir untukmu
Doaku mengalir untukmu
Doaku mengalir untukmu
Doaku mengalir untukmu
IBU
       IBU
              IBU
Ibu yang sebenarnya ibu
Ibu yang sebenarnya ibu
Ibu yang sebenarnya ibu
Ibu yang sebenarnya ibu

IBU CINTAKU UTUH UNTUKMU
IBU DOAKU KUAT UNTUKMU

( firsajoning, IBU DALAM INGATANKU.....22 Desember 2015 )

Sabtu, 19 Desember 2015

Sibuk

Kau yang mencintai sibukmu
Dengan segenap rasamu
Kau cumbui ladangmu
Seperti enggan berlalu

Kau yang mencintai sibukmu
Seperti waktu mengejarmu
Kau abaikan hak - hak ragamu
Hanya untuk menebar benih diladangmu

Kau yang mencintai sibukmu
Mencumbui dengan siang dan malammu
Tak lelah menebar sensasi rindu
Untuk ladang yang tak pernah kenal waktu

Kau yang mencintai sibukmu
Sampai lupa debar dihatimu
Kau sibukkan dengan ladang - ladangmu
Akankah semua berbuah rindu?

( firsajoning, 20 Des 2015 ....Sibuk )

Ibu

Kau adalah ibu
Ibu yang sejatinya ibu
Yang selalu ada untukku
Dalam suka dan dukaku

Kau adalah ibu
Ibu dalam masa kejadianku
Yang tak pernah meninggalkanku
Walau sedetik waktu berlalu

Kau  adalah ibu
Ibu di masa balitaku
Saat kau gendong diriku
Dengan kelembutan rasamu

Kau  adalah ibu
Ibu di masa kecilku
Yang mengajariku warna pelangiku
Dengan senyum tulusmu

Kau adalah ibu
Ibu dimasa remajaku
Sebagai teman dalan curhat manisku
Hingga kesucianku terjaga selalu

Kau adalah ibu
Ibu dimasa dewasaku
Yang selalu ada untukku
Kasih sayangmu tak terganti waktu

Kau adalah ibu
Ibu dalam kehidupanku
Ibu dalam suka dan dukaku
Ibu dalam perjalanan waktuku

Kau adalah ibu
Ibu, yang sebenar - benarnya ibu
Ibu yang sungguh - subgguh ibu
Ibu dari semua ibu

Ibu adalah bumi yang melindungi sakitku
Ibu adalah laut yang luas kasihmu
Ibu adalah langit pelindungku
Ibu adalah perempuan dalam kasih yg tak terganti.

Selamat untuk ibu sedunia

( firsajoning, Ibu....19 Des 2015 )

Kamis, 17 Desember 2015

Aku Jatuh Cinta

Ini semua tentang rasa
Yang tiba - tiba datang tanpa diminta
Menganggu debar yang sebelumnya baik  - baik saja
Menjadi melompat - melompat ingin berkelana

Ini semua tentang rasa
Yang mengganggu rasa dengan sempurna
Mata enggan terpejam sempurna
Bayang senyum menganggu tanpa diminta

Ini semua tentang rasa
Yang kau berikan denga lengkung senyum sempurna
Mataku menyudut tiada terasa
Mengambang butiran dipipi tanpa terasa

Kiranya aku tengah jatuh cinta
Pada laki - lakiber wajah senja
Yang membawa keindahan semesta
Untuk kunikmati sebagai debar rasa

Kiranya aku telah jatuh cinta
Padamu yang memberika  debar sempurna
Menjadi pijar bintang di surga
Seindah pelangi senja

( firsajoning, Aku Jatuh Cinta....17 Des 2015 )

Tentangmu

Ini semua tentangmu
Laki - laki berwajah tampan
Menabur semua impian
Dengan senyum yang selalu menawan

Ini semua tentangmu
Laki - laki yang membuatku rindu
Membuat hatiku tak menentu
Semua karena perhatianmu

Ini semua tentangmu
Yang membuatku malu hati
Membuat debarku tiada henti
Semua karena kau sangat baik hati

Ini semua tentangmu
Yang telah menawan rasaku
Meninggikan impianku
Dalam lajur hidup penuh rindu

( firsajoning, Tentangmu....17 Des 2015 )

Rabu, 16 Desember 2015

Debarku dan debarmu

Aku yak akan lagi sibuk bertanya
Bertanya tentang debarmu
Bertanya tentang sibukmu
Bertanya tentang keinginanmu

Aku tak akan lagi sibuk bertanya
Karena aku tahu tentang debarmu
Aku pahami tentang sibukmu
Aku tahu keinginanmu

Aku tak akan lagi sibuk  bertanya
Biarlah debarmu membumi
Biarlag sibukmu menyitamu
Biarlah keingananmu beku

Aku tak akan lagi bertanya
Tentang apapun
Tentang siapapun
Tentang bagaimanapun

Sampai kau yang akan sibuk
Bertanya tentang debarku
Bertanya tentang sibukku
Bertanya tentang inginku

Sampai kau yang akan sibuk bertanya
Karena debarku berarti untukmu
Karena sibukku menjadi bagianmu
Karena keingananku adalah hargamu

Dan, kita bersama dalam debar yang sama

( firsajoning, Kau dan Aku.....17 Desember 2015 )

Selasa, 15 Desember 2015

Denyut Sibukmu

Ini semua tentangmu
Tentang denyut sibukmu
Tentang hari - harimu yang terus malaju
Tentang caramu menikmati rindu

Ini semua tentangmu
Tentang denyut sibukmu
Yang kadang melupakan debarmu
Kau terbawa lajunya waktu

Ini semua tentangku
Tentang denyut sibukmu
Yang kadang melupakan kisah hatimu
Semua berlalu dan kau bisu

Ini semua tentangmu
Tentang denyut sibukmu
Dan saat kau kenali debar cintamu
Waktu tak berpihak lagi padamu

( firsajoning, Denyut Sibukmu.....16 Des 2015 )

Selasa, 08 Desember 2015

Koruptor, Taubatlah

Senyummu semakin lebar
Tawamu semakin terbahak
Rupanya hilang semua urat malumu
terbawa nikmatnya dunia bejatmu

Rupanya semuanya sudah berubah
Kau semakin berulah
Karena tahu dunia tak akan menjamah
Kau semakin bahagia dalam serakah

Kau mencuri tanpa malu
Mengambil yang bukan milikmu
Kau akui sebagai harta pribadimu
Kau  semakin lihai dalam menipu

Dan, lihatlah senyummu semakin sumringah
Kehormatan tetap ada dalam setiap langkah
Mendongak tanpa jengah
Langkah korupmu semakin berbunga indah

Hilang sudah nurani bersihmu
Tergilas oleh hawa nafsu
Hingga kau lupa dengan ibu pertiwimu
Yang kau pikirkan hanya uang direkeningmu

Sampa kapan kau begitu?
Apakah sampai Tuhan menugurmu?
Dengan cara yang membuat sakit hatimu?
Dan membinasakan ragamu?

Bertaubatlah, sebelum dilaknat
Sebelum kau sekarat
Sebelum hilang semua nikmat
Sebelum semuanya terlambat

( firsajoning, Koruptor, Taubatlah....8 Des 2015 )

Bulan Lelap

Senja tenggelam, menjemput malam
Ketika bulan sedang merindu
Memadu kasih dengan gairah sepi
Tersenyum simpul, di ujung peraduan

Berbinar wajah purnama
Menanda dalam suka ria
Kekasih datang dengan penuh cinta
Ketika bulan merindu memadu asmara

Tidak akan hadir dusta
Apalagi duka lara
Janji suci terpintal dihati
Ketika bulan lelap dalam pelukan

( firsajoning, Bulan Lelap.....8 Des 2015 )

Jumat, 04 Desember 2015

Bila Waktu

Bila waktu tak mengingkarimu
Bila waktu berpihak padamu
Bila waktu menjadi bagianmu
Bila waktu setia bersamamu

Maka jangan pernah ada ragu
Datanglah padaku dengan kuyup rindu
Maka janganlah pernah ada ragu
Datanglah dengan cinta utuhmu

Bila waktu berpihak padamu
Bila waktu mencatat semua kisahmu
Bila waktu tak pernah meninggalkanmu
Bila waktu menjadi saksi abadimu

Maka jangan ragu untuk melangkahkan kakimu
Maka jangan ragu untuk datang padaku
Dengan semua rasa dihatimu
Dengan semua kisah abadimu

( firsajoning, Bila Waktu....5 Des 2015 )

Tentangmu

Tak sempat kusembunyikan
Semua jejak kenanganmu
Semua menjadi bagianku
Tak mungkin ditinggalkan waktu

Tak sempat kusembunyikan
Semua kisah tentangmu
Bahkan kubuka album baru
Untuk semua catatanmu

Tak sempat kusembunyikan
Semua tentang hadirmu
Biarlah terus ada bersama waktuku
Hingga akhir kehidupanku

( firsajoning, Tentangmu....4 Des 2015 )

Kamis, 03 Desember 2015

Hujan yang membasah
Daun - daun menguncup
Bunga - bunga mekar malu - malu
Tanpa sendu, tanpa ragu

Hujan yang membasah
Tak akan membawa resah
Walau tanah menjadi merekah
Tak akan menjadi rengkah

Senin, 30 November 2015

Janji

Pada lelaki inilah aku bersandar
Bukan karena penatnya hidup
Bukan karena letihnya perjalanan
Namun karena rasa untuk berbagi
Karena rasa nyaman yang kau tawarkan

Pada lelaki inilah aku berlindung
Bukan karena aku butuh pertolongan
Bukan karena aku kekurangan
Namun kasihmu membutku nyaman

Pada lelaki inilah kusandarkan impian
Impian dan janji kehidupan
Sungguh bukan karena kita tidak bahagia
Namun cinta telah menyatukan kita
( firsajoning, Janji Kehidupan....30 Nov 2015 (

Sabtu, 28 November 2015

Keputusan

         Seminggu sudah ayah meninggalkan kami, rumah masih diliputi kedukaan. Rumah menjadi tanpa cahaya, semua penghuni rumah mendadak menjadi pendiam dan bisu.  Bagi kami ayah adalah segalanya, beliau adalah sosok panutan dan teladan untuk kehidupan aku dan Kak Rara. Sejak meninggalnya ayah seminggu yang lalu,  rumah ini benar - benar ikut kehilangan nyawa dan gairahnya, seakan ayah membawanya pergi bersama jasadnya.
         Sejak meninggalnya ayah kulihat ibu sangat bersedih. Beliau nyaris tak pernah keluar kamar, kami sungguh memakluminya semasa hidupnya ayah sangat mencintai ibu. Betapa kami suka iri melihat kemesraan mereka berdua, sering ayah memanjakan ibu dihadapan kami putri - putrinya, dan demikian juga ibu terhadap ayah, sungguh kami berdua merasa beruntung memiliki keluarga yang sempurna. Tak pernah kutemui pertengkaran dalam rumah kami, hanya kebahagiaan yang melingkupi keluarga kecil kami.
           Ayahku semasa hidupnya adalah ayah yang super sibuk. Sebagai seorang pejabat di Pemerintahan  menuntut ayah untuk banyak berhubungan dengan relasi kerjanya, makanya untuk urusan komunikasi ayah tak pernah ketinggalan.  Ayah selalu mengikuti perkembangan teknologi, ayah selalu memiliki handphone yang canggih, kami tak pernah protes walau ayah selalu berganti setiap ada handphone dengan seri terbaru, karena kami menganggap bahwa itu untuk menunjang karir ayah, dan yang membuat kami tak pernah protes karena pasti ayah juga membelikan untukku dan juga Kak Ra. Hanya ibu yang enggan Handphonenya ganti - ganti, beliau mengaku ingin setia kepada handphone jadul permberian ayah saat ulang tahun pernikahan peraknya, menurut ibu handphone yang ibu miliki sudah cukup untuk sarana komunikasi dengan ayah.
            Ibu masih sangat kelihatan berduka, aku dan Kak Ra sibuk untuk menghibur ibu. Kadang kami masuk ke kamar ibu dan mengajak bercanda, namun ibu hanya diam dan larut dalam kesediahan. Pernah satu sore sengaja aku membawa kejutan untuk ibu, " Taraaaa....coba tebak Noni bawa apa ,Bu ? Sambil kuperlihatkan bungkusan ditanganku, namun Ibu hanya melihat sekejap kemudian menunduk kembali, padahal sore itu aku belikan ibu martabak kesukaan beliau, sungguh kesedihanku semakin sempurna melihat ibu terus larut dalam duka.
             Sebenarnya tidak hanya aku yang sibuk mengibur Ibu, Kak Ra, juga tak pernah lelah mengibur ibu, Kak Ra yang selalu memastikan walau Ibu nyaris tidak keluar kamar, namun semua keperluan makan dan minum ibu tak pernah diabaikan. Kak Ra selalu ingin memanjakan ibu dengan masakan kesukaan beliau, itu salah satu usaha Kak Ra untuk menghibur Ibu. Ibulah yang mengajari kami putri - putrinya untuk bisa memasak.  Walau jaman sekarang apa - apa bisa dibeli dengan mudah namun sungguh aku ingat nasehat ibu suatu sore , " Non, Ra...kalian itu anak - anak perempuan, anak perempuan harus pandai memasak agar kelak kau disayang keluarga," demikian nasehat ibu mengalir lembut untuk kami berdua, kami selalu diajarkan berbagai menu masakan, hingga kami berdua menjadi cekatan dan trampil di dapur.
            Kerabat dan juga sanak saudara yang lain juga tak kalah usahanya untuk menghibur ibu, setiap sore pulang kerja pasti Tante Nani adik ibu yang paling kecil pasti menyempatkan diri untuk datang menghibur ibu, walaupun ibu hanya diam namun Tante Nani tak pernah putus asa, bagaimanapun Tante Nani bisa memaklumi mengapa Ibu sangat bersedih sepeninggal ayah.
           Sore ini hujan deras mengguyur persada, dinginya menusuk tulang. Sungguh aku khawatir dengan ibu, karena seharian beliau  tidak keluar kamar. Perlahan - lahan kuketuk pintu, tidak ada jawaban, pelan - pelan pintu kubuka ternyata pintunya tidak dikunci, kulihat ibu kaget ketika melihatku datang, dan buru - buru menyembunyikan hanphone milik ayah di bawah bantal, " ada apa Non? Kau mengangetkan Ibu," masuk tanpa mengetuk pintu, " Maaf ibu, tadi Noni sudah ketuk - ketuk pintu, namun  Ibu tidak mendengar, Noni khawatir dengan Ibu."  " Ibu baik - baik saja tak usah kau khawatirkan ibu." Perkataan Ibu tidak pas dengan raut wajah yg sangat kelihatan tegang. Sungguh aku jadi penasaran, namun demi memdengar kata ibu aku jadi tidak ingin bertanya lagi, " Non, tolong tinggalkan ibu sendiri, Ibu perlu menenagkan diri, maafkan Ibu ya sayang, sambil mengecup keningku." Kutinggalkan kamar Ibu dengan sejuta tanya dalam hati.
             Hari Minggu yang cerah, Aku dan Kak Ra sedang asik melihat acara televisi, saat tiba - tiba dikagetkan dengan suara pintu kamarnya ibu, kami berdua kaget bukan kepalang, pagi ini Ibu keluar dari kamar, dan yang mengangetkan ibu sudah berdandan cantik, lengkap dengan tas kesukaan ibu, " Ra...segera siapkan mobil, antar ibu ke Solidio, Aku dan Kak Ra saling berpandangan, ketika kembali Ibu mengejutkan kami, " Cepat Ra, Ibu diantar sekarang," . Kak Ra langsung melompat dari kursi menyambar kunci mobil diatas meja, dan langsung menuju garasi, mengeluarkan Honda Jazz miliknya.  Menghidupkan mesinya dengan tergesa - gesa , aku bergegas duduk di jok belakang mobil.
             Sepanjang perjalanan kami hanya terdiam. Ibu diam seribu bahasa, kami berdua tak berani bertanya apapun. Perjalanan jadi terasa semakin panjang. lampu merah terasa lebih lama dari biasanya. Perjalanan dalam kebisuan ternyata tidak mengenakan, banyak tanya dalam benak kami berdua namun sungguh kami tak punya keberanian untuk bertanya kepada ibu. Kulihat wajah ibu tegang, gusar  dan tidak tenang, baru kusadari ibu semakin nampak lebih tua sepeninggal ayah.
                Setengah jam kemudian kami bertiga sampai di Solidio. Solidio adalah toko Handphone dan Assesoris paling terkenal di kotaku.Ibu bergegas turun dan kami berdua mengikutinya dari belakang, tampak ibu sibuk mencari sesuatu dari dalam tasnya, kemudian ketemu yang Ibu cari, ternyata handphone milik ayah, kami berdua tak sempat bertanya kepada Ibu, Ibu sudah memanggil pelayan Toko , " Mbak tolong cetak foto yang ada di galeri, dengan folder cintaku ya," dengan ramah mbak penjaga toko menjawab, " siap Ibu, sambil menerima handphone dari Ibu. " Di cetak semuanya , Bu ? , nampaknya ibu kaget dan tiba - tiba ibu meminta kembali handphone milik ayah, dan bilang kepada penjaga toko, " maaf ya mbak, Saya tidak jadi  cetak foto," , kami berdua hanya bengong, ketika suara ibu membuyarkan semuanya, Rara, Noni ayo kita pulang.
              Sesampai dirumah, Kak Ra memasukkan mobil ke dalam garasi. Aku membututi langkah ibu. Handphone ayah yang sepanjang perjalanan ada dalam gemggaman ibu, sekarang diletakkan begitu saja oleh ibu di atas bufet ruang tengah. Tanpa berkata Ibu masuk kedalam kamar dan mengunci pintu. Aku yang amat sangat penasaran dengan handphone ayah segera mengambilnya. Duduk di sofa ruang tengah dan mulai membukanya, Kak Ra masuk dan langsung duduk di sebelahku, " Cepat lihat foto siapa dik yang tadi akan di cetak Ibu, " kami berdua sibuk mencari galeri dan kami menemukan folder " Cintaku " dengan menahan nafas kami membuka folder tersebut, foto - foto awal memang memuat kemesraan foto Ayah dan Ibu, namun selanjutkan kami berdua dibuat kaget, di situ nampak  foto ayah dengan perempuan lain, dan yang jelas itu bukan fotonya ibu. Kami saling bertatapan, foto yang sangat mesra, kami lihat ayah memeluk pinggang  perempuan itu dari belakang dan merekan tersenyum bahagia.  Ada lagi foto yang tak kalah mesra foto dengan panoraman laut yang indah dan ayah bergandeng tangan dengan perempuan berambut sebahu itu, kami berdua saling bertatapan dan sangat tidak percaya ayah mempunyai perempuan selain ibu.
              Dengan menahan nafas kami berdua buka semua galeri foto  milik ayah. Sungguh kami banyak menemukan foto - foto ayah dengan perempuan berwajah lembut itu, kami yakin itu bukan teman biasa ayah, karena banyak sekali moment - moment mesra dari mereka berdua. Kami semakin penasaran ingin tahu siapa perempuan yang telah merebut hati ayahku, dan tiba - tiba ada perasaan sakit yang hadir dalam hati kami.  Ayah telah menghianati ibu, tak terasa butir - butir bening menyudut di mata kami berdua, sungguh kami semakin mengerti mengapa ibu tak pernah keluar kamar selama ini, pasti ibu teramat sakit karena ayah.
               Kami buka semua aplikasi yang ada di handphone ayah. Sayangnya kami tak menemukan  apapun selain foto - foto ayah dengan perempuan berambut sebahu itu, tidak ada apapun yang bisa memberikan titik terang siapa perempuan di galerinya ayah.  Semalaman kami berdua tak bisa tidur. Wajah perempuan yang berfoto mesra dengan ayah benar - benar menganggu.
               Pagi ini kami sudah bertekad akan mencari tahu siapa perempuan itu, kami siap membela ibu yang pasti saat ini hatinya hancur karena Ayah,  Kami sibuk ingin memcari strategi untuk mengungkap jati diri perempuan itu, tiba -tiba Ibu masuk ke kamar kami, " Non, Ra...bolehkah Ibu minta tolong ?,  kami menjawab dengan kompak ,"Minta tolong apa , Bu?, sambil menahan nafas ibu berkata " lupakan perempuan di galerinya  ayahmu, dan jualah handphone itu! Ibu ingin mengenang Ayahmu dalam kemanisan dan kebahagiaan, bukan prasangka dan curiga, karena ayahmu telah tiada,"
Kami berdua saling bersitatap, memcoba mengerti keputusan Ibu

(Magelang , 29 Desember 2015 )

            
          
          

Jumat, 27 November 2015

Tempatku Kembal

Ini tentang rumah kecilku
Rumah kecil yang tak sempurna
Rumah yang kurang jendela
Rumah dengan sedikit cahaya

Ada rumah yang indah
Dengan taman dan bunga mekar warna warni
Dengan pintu dan jendela lebar
Tempat semua kesukaan

Bersama penghuninya aku selalu basah
Basah oleh kekayaan
Kuyup dengan kemesraan
Banjir dengan penghargaan dan pujian

Rumah besar itu
Begitu menjanjikan surga dunia
Begitu menjanjikan ketenangan
Membuatku hanyut dalam pelukan

Ketika kembali aku terbangun
Kesadaranku penuh dan utuh
Dirumah kecilku   aku harus kembali
Kembali menjadi seorang istri

Ketika kembali aku tersadar
Rumah kecil inilah rumahku
Tempat kehormatanku utuh
Tempat harga diriku penuh

Kini tak akan ragu lagi
Kemana aku harus kembali
Walau rumah kecil dan sederhana
Disinilah ingin kubangun surga

Kini tak akan ragu lagi
Kemana rasa harus berlabuh
Kepada belahan hati yang sesungguhnya
Yang akan mengantarku ke surga

( firsajoning, Tempatku Kembali....28 Nov 2015, terinspirasi dr Novelnya Ayah Nadjib Kertapati " Memburu Matahari " )

Rabu, 25 November 2015

Janji

Kau akan merawat debarmu
Aku akan merawat debarku
Kita akan saling merawat debar
Kita akan menua bersama

( firsajoning, Janji....26 Nov 2015 )

Padamu

Pada laki- laki bermata teduh
Kulabuhkan semua harapku
Pada dadanya yang lapang
Kusandarkan semua duka lara

Pada lengannya yang kekar
Kugantungkan semua mimpiku
Pada kelembutan hatinya
Kusandarkan semua keinginanku
( firsajoning,26 Nov 2015 )

Senin, 23 November 2015

Aroma Tehku

Kisah tentang kebun teh
Daun - daun segar memanja mata
Pucuk - pucuk merangsang sukma
Hari ini aku jatuh cinta
Pada hangatnya teh yang diseduh
Pada manisnya janji kehidupan
Bersama kisah kebun teh
Dan menikmati segarnya minum teh
Jiwaku melayang, àsaku melambung
Minum teh membuat catatan perjalanan
Kebun teh mengurai semua kisah
Jejak perjalanan ditinggalkan
Pada pucuk - pucuk daun teh
Pada harum aroma teh seduh
Hidup dalam kenikmatan
Nikmatnya minum teh hari ini
Janjimu kusimpan rapi
Bersama aroma wangi puncuk daun teh

( firsajoning, Aroma Tehku....23 Nov 2015 )

Sabtu, 21 November 2015

Menua Bersamamu

Aku akan belajar merawat debar
Memelihara suara degup
Agar terus berirama
Agar terus membawa nafas kehidupan

Aku akan terus belajar bersamamu
Melalui suka dan duka
Melalui cinta dan airmata
Melalui bahagia dan gundah guĺana

Aku akan terus belajar bersamamu
Hingga di ujung waktu
Hingga di batas usia
Hingga takdir menyampaikan kepada kita
Kau adalah belahan jiwaku seutuhnya

( firsajoning, Menua Bersamamu....21 Nov 2015 )

Tentang Hujan

Senja ini aku ditemani hujan
Derasnya terdengar bagai nyanyian rindu
Aku terpaku, saat hujan bersamamu
Menangis tak lagi menjadi simbol kesedihan
Hujan menyamarkan semuanya

Senja ini aku ditemani hujan
Derasnya membuatku terpaku
Sadarku tersentak pada jantung yang berdetak
Hujan selalu membawa rinduku padamu
Dan nyanyian hujan semakin terdengar merdu

Senja ini aku ditemani huja
Saat kuingat semua janji manismu
Yang jatuh menderas bersama hujan
Cincinmu melingkar dijariku
Ketika hujan rindu membawaku kehatimu

( firsajoning, Tentang Hujan....21 Nov 2015 )

Jumat, 20 November 2015

Aku Belajar Mengenalmu

Aku mulai belajar mengenalMu, Tuhan
Sejak aku masih dalam hening rahim ibu
Belaian lembut dan bisikan halus
Tak pernah berhenti namaMu disebut
Itulah aku mulai belajar mengenalMu, Tuhan

Aku terus belajar mengenalMu, Tuhan
Dari semua yang kau berikan
Tentang cerita indah dunia
Tentang nikmatnya alam semesta
Aku terus belajar mengenalMu

Selasa, 17 November 2015

Aku Jatuh Cinta Kepada Tuhan

Aku jatuh cinta kepada Tuhan
Sejak aku dilahirkan dari rahim ibu
Sejak aku mulai belajar menyusu
Sejak aku masih buta dunia

Aku jatuh cinta kepada Tuhan
Ketika masa kanak - kanakku berlaku
Dengan penuh kenangan merah jambu
Aku belajar memaknai kasih sayangMu
Cintaku semakin besar

Aku jatuh cinta kepada Tuhan
Ketika kulewati masa remajaku
Duka bahagia menggenapi jejak perjalanan
Tuhan selalu menjaga kesucian diriku
Cintaku semakin tak terbendung padaMu

Aku jatuh cinta kepada Tuhan
Ketika masa aku mengenal hidup dalam kedewasaan
Perjalananku semakin sempurna
Cintaku kepada Tuhan semakin dalam

Aku semakin jatuh cinta
Aku Mencintai Tuhan dalam hidupku
Sejak aku dilahirkan
Sampai aku dimatikan
Kuhadirkan Tuhan dalam hidupku
Dalam denyut dan nafasku

( fo rsajoning, Aku Jatuh Cinta Kepada Tuhan...18 Nov 2015 )

Senin, 16 November 2015

Aku Tak Bertanya

Aku enggan bertanya
Masihkah kau setia kepada embun pagi
Masihkah kau setia kepada aroma kopi
Wangi tubuhku, senyum manisku
Masihkah kau sibuk mencumbuku
Atau semua hanya menjadi bisu
Atau semua hanya menjadi batu
Berlalu tanpa ada tanda darimu
Berlalu tanpa ada tanpa sapapu
Membisu dalam seribu bahasamu
Dan aku tak bertanya lagi
Tentang embun pagi, aroma kopi, harum tubuhku dan senyum manisku
Semua menjadi beku dan bisu
Semua karenamu

( firsajoning, Aku Tak Bertanya...17 Nov 2015 )

Sabtu, 14 November 2015

Pagi

Pagi yang membasah
Pada aroma kopi kusesapi pagi
Kupintalkan semua doa - doa
Melesat di langit
Aroma kopi terus menyeruak
Kupandang senyum mentari
Pada sajak cinta yang tak pernah mati
Aku merinduimu harum melati
Seharum wangi nafasmu
Sewangi harum tubuhmu
Terus dalam pintalan doa
Pada pagi yang membasah

( firsajoning, Pagi ....14 Nov 2015 )

Tentang Hujan Semalam

Ini tentang hujan semalam
Yang menyisakan bau tanah
Yang menyisakan angin semilir
Yang menyisakan degup kehidupan
Pada daun - daun yang basah
Pada dahan - dahan yang bergeliat
Pada harum tubuhmu semalam
Pada nafasmu pada tubuhku
Aku menikmati hujan semalam
Dan mejinggalkan jejak hingga pagi

( firsajoning, Tentang Hujan Semalam....14 Nov 2015 )

Jumat, 13 November 2015

Tetaplah Ada

Tetaplah disini
Untuk tetap tinggal
Dalam rumah hatiku
Menemaniku, selamanya
Tanpa bertanya kenapa?
Tanpa bertanya mengapa?
Tetaplah tinggal
Walau hanya dengan sepenggal kisah
Dan tak akan ada lagi pertanyaan
Semuanya sudah terjawab
Lewat senyum dan tatap matamu
Tak perlu lagi ada pertanyaan
Cinta itu jelas ada di bening matamu
Dan aku mengerti semuanya
Tetaplah ada untuk hidupku
Walau sesederhana waktu bersamaku

( firsajoning,  Tetaplah Ada....14 Nov 2015 )

Malam Mengelabuhiku

Malam mengelabuhiku
Dengan senyum di ujung bibir
Menatap wajah kekasih
Dalam bimbang dan remang

Malam mengelahuhiku
Dari tatapan penuh suka cita
Pada bibir yang terus berceloteh manja
Tangisan hati tak pernah terhenti

Malam mengelabuhiku
Dalam gelap tanpa sinar
Semua dipaksa untuk terus tersenyum
Tertawa dalam luka yang tak pernah terlihat

Malam mengelabuhiku
Dengan canda dan tawa di bibir semu
Samapai kudapati kembali
Diri dalam luka yang tak pernah terhenti

( firsajoning, Malam Mengelaguhiku....14 Nov 2015 )

Sabtu, 07 November 2015

Hujan

Aku menikmati hujan senja ini
Seperti menimati semua rindu
Yang tiba - tiba datang
Dan semakin memderas
Tak bisa kubendung, membuncah
Dan semakin menderas
Bersama tetes yang tak sengaja meleleh
Derai rinduku bersama hujan
Apakah kau juga merasakanya??

( firsajoning, Hujan....7 Nov 2015 )

Kamis, 05 November 2015

Surat Ananfal 1-4

Kajian Pagi Ini
Ustadz Janu Ismadi
Ruang Guru SMK N 2 Magelang

Isi Kajian
Surat Al Anfal ( Harta rampasan ) , surat ini juga sering  disebut surat alqodar, karena berkaitan dengan harta rampasan.
Ketika perang badar selesai, terjadi perselisihan di antara umat islam sendiri yaitu Kaum Ansor dan Muhajirin, harta rampasan yg banyak itu diklaim oleh berbagai pihak, hingga terjadi perselisihan diantara merekz, dan mengakibatkan turun surat Al Anfal. ALLAH Menyampaikan bahwa harta rampasan milik Allah dan Rasulnya, artinya harta itu milik Allah dan yang berhak membagi adalag Rasullah, dan Allah memerintahkan untuk bertaqwa kepada Allah, jangan berebut dan berdamailah, taatilah Allah dan Rasulnya, apabila kalian benar - benar orang yg beriman.

Intinya adalah apabila kita beriman maka taatilah Allah dan rasulnya, jagalah iman yg ada dalam diri kita, karena iman adalah anugrah dr Allah, dimanapun kita berada kita wajib menjaga iman kita, iman adalah alat kotrol dan pengendali untuk diri kita, agar nafsu tidak memebelenggu kita.

Iman adalah nikmat dr Allah yang sangat banyak sekali manfaatnya, nikmat adalah segala sesuatu yang bermanfaat untuk kita, padahal kita sudah diberikan Allah nikmat yg sangat banyak, untuk itulah kita harus menjaga iman kita dengan baik, agar kenikmatan dapat kita raih.
Nikmat adalah yg memberi manfaat, apabila nikmat tidak memberi manfaat pasti itu bukan nikmat, contohnya merokok dll, dan kemanfaatanya ada di dunia dan akherat.

Apabila kita mendapatkan nikmat wajib kita mengucap Alhamdulillah, baik nikmat yg bersifat duniawi dan akherat.
Semoga kita mampu menempatkan iman kita dengan benar.
Kita tidak hanya fokus dengan nikmat dunia, namun kita juga mampu fokus dengan nikmat yg berkaitan dgn akherat.
Iman sangat penting dalam hidup kita.

Indikator orang yg beriman  adalah sebagai berikut :
1.Sesungguhnya orang2 yg beriman apabila mengingat Allah/ di ingatkan maka hatinya bergetar.
Bergetarnya hati karena adanya rasa yg ada dalam hidup kita karen belum banyak berbuat baik, dan bergetar karena kemulian Allah yg mengampunkan segala dosa kita.
2. Apabila mendengar ayat - ayat Allah maka imanya semakin bertambah.
Kita harus berusaha untuk terus belajar memahami ayat - ayat Allah
3. Selalu bertawakal kepada Allah
Beriktiyar diartikan sebagai kepasrahan dr segala usaha yang telah dilakukan.
Kita harus ingat segala sesuatu yg ada di muka bumi ini ini adalah atas kehendak Allah Swt,
4. Orang yng beriman akan rajin melaksanakan sholat baik wajib maupun sunat

Janji Allah untuk orang yang beriman

Orang yg beriman akan diangkat derajatnya, diampuni dosanya dilancarkan rizkynya.
Kita harus mampu memaknai bahwa rizky tidak hanya berupa harta benda saja, anak yg sholis, kesehatan yg baik, istri yg sholehah, dll adalah contoh rizky dr Allah yg wajib kita sukuri.

( firsajoning, Catatan Kajian Jumat Pagi....6 Nov 2015 )

Kau dan Aku

Ini tentang kisah perjalanan
Akan menjadi catatan hati yang tak akan usang
Semua luruh menjadi kenangan bukan bayang
Menyatu dalam kisah yang tak mungkin usang
Kita tak pernah mengganggap gersang
Bersemi semua benih yang tak mungkin hilang
Bersama janji yang akan kuat terpatri
Bersama menjalani hari sampai tutup usia nanti
Ini tentang kisah perjalanan
Yang akan terus berjalan bersama waktu
Akan terus bertabur rindu
Tak pernah lelah memetik rasa
Perjalanan ini tak akan pernah usang
Ada bahagia yang akan terus kita kenang
Walau senja pasti kan datang

( firsajoning, Kau dan Aku....5 Nov 2015 )

Selasa, 03 November 2015

Rumah Tanpa Pintu

Ini rumah tanpa jemdela
Hanya ada satu pintu
Tenpat semua cinta menjadi satu
Tanpa karpet tebal
Tanpa kasur busa
Tanpa TV berwarna
Tanpa ada barang berharga

Namun rumah ini pehuh cinta
Berjuta rasa menjadi satu jiwa
Semua rasa menyatu sempurna
Semua senyum mengukir asa
Ada canda, ada tawa
Ada bahagia yang terpancar nyata

Ini rumah tanpa jendela
Tempat semua penghuni berpeluk mesra
Bersatu hati dalam dekapan cinta
Tak peduli alam tak ramah menyapa
Cinta terpancar dari wajah tanpa dosa
Ketulusan, keramahan terpancar penuh cahaya

Ini rumah tanpa jendela
Tempat semua hati menjalin rasa
Tempat wajah bertatap mesra
Trmpat cinta bersatu bahagia
Sungguh rumah tanpa jendela
Namun punya pintu menuju surga

( firsajoning, Rumah Tanpa Pintu...3 Nov 2015 )
Rumah2 di Oeekam NTT )

Minggu, 01 November 2015

Tentang Hujan

Ini tentang hujan malam ini
Datang bagai putri
Menunduk dan malu - malu
Derai rinainya belum terdengar
Namun sudah membuatku tenang
Ini tentang hujan semalam
Yang akan membuat tanahku basah
Janji kehidupan kembali merebak
Akan tetap tumbuh bersama janjimu
Ini tentang hujan semalam
Yang akan tetap kunanti dengan sabar
Semoga derainya kian terasa
Hingga senyum merekah sempurna
Dan semua yang bernyawa berbahagia
Menangislah , dengan air mata yang deras
Hingga seluruh alam bersuka cita

( firsajoning, Tentang Hujan Semalam.....2 Nov 2015 )

Sabtu, 31 Oktober 2015

Aku dan Puisi

Aku ingin hidup mati
Dalam puisi yang penuh imaji
Kulahirkan dari rahim suci
Menjelma bait - bait penuh arti

Aku ingin hidup mati
Dalam gelora puisi ungkapan hati
Yang membuat degupku tak pernah berhenti
Bersama lahirnya puisi - puisi diri

Aku ingin hidup mati
Dalam kenangan bait - bait puisi
Yang akan semerbak dan mewangi
Sepanjang kenangan yang tak pernah berhenti

( firsajoning, Aku dan Puisi....1 Okt 2015 )

Mks om Wijang Jr Wharek, menginspirasiku pagi ini

Senandung Hujan

Telah kucium aroma hujan
Mengusik semua rasa dalam jiwa
Berbisik merdu memenuhi ruang rindu
Membawa sejuk tanpa pilu

Telah kucium aroma hujan
Lengkap dengan derai yg kudengar
Bahagia nyata dalam relung rasa
Bersama hujan rasa tak pernah sirna

Telah kucium aroma hujan
Derasnya mengguyur jiwa
Menjelma sejuk dalam jiwa
Karena cinta bersemi selamanya

( forsajoning, Senandung Hujan....31 Okt 2015 )

Kamis, 29 Oktober 2015

Rindu

Aroma siang masih menyengat
Menyergap sampai relung rasa
Kini senja kembali menyapa
Menyapa semua rindu yang kupunya

Aroma senja semakin menggoda
Mengajakku untuk bercanda
Menikmati sejuknya udara
Menikmati kebersamaan rasa kita

Aroma senja memabukkan rasa
Aku terbuai dalam harumnya rass
Sampai senja kembali sirna
Aku masih tetap merinduinya

( firsajoning, Rindu....29 Okt 2015 )

Selasa, 27 Oktober 2015

Làyu sblm berkembang

Kuncup itu belum sempat mekar
Ketika kumbang menghisap madunya
Layu bunga menjadi sendu
Nyanyian alam tak lagi merdu

Kuncup itu belum sempat mekar
Kini harus layu sebelum berkembang
Tumbuh tunas yang tak di inginkan
Kuncup lupa saat mengembang

Kini hanya tinggal menunggu sabda alam
Walau nyanyian tak lagi merdu merayu
Walau harus menunggu hujan datang
Kuncup hanya menerima sabda alam

( firsajoning, Layu Sebelum Berkembang....27 Okt 2015 )

Kerinduan

Menikmati kerinduanmu
Serupa candu dalam hatiku
Tak ingin jauh darimu
Walau detik berlalu dari hidupku

Menikmati kerinduanmu
Serupa candu dalam hariku
Tak ada hari tanpa hadirmu
Walau hanya sapa singkatmu

Menikmati kerinduanmu
Serupa candu dalam hatiku
Tak mungkin terganti walau hari berlalu
Semua kerinduan hanya untukmu

( firsajoning, Kerinduan....27 Okt 2015 )

Minggu, 25 Oktober 2015

Kemanakah

Ini malam Minggu sayang
Dimanakah engkau berada
Aku mencarimu sampai di batas malam
Namun tak dapat kutemukan
Walau hanya bayangmu
Jejakmu tak lagi kutemui
Aku mencarimu sampai batas malam
Namun sungguh kau menghilang
Hatiku mulai ragu
Masih cintakah kau padaku?
Atau sengaja kau menghilang dari hidupku
Dan berpindah ke lain hati
Sengaja meninggalkan rumah hatiku

Jumat, 23 Oktober 2015

Aku Mencandumu

Aku semakin mencandumu
Seperti udara yang harus kuhela
Seperti aliran darah ditubuhku
Seperti detak  jantungku
Seperti itulah aku mencandumu
Tak akan ada detik berlalu tanpamu
Tak akan ada peredaran mentari tanpa hadirmu
Kau akan selalu ada dalam tarikan nafasku
Dalam detak jantungku
Dalam relung hatiku
Kau menyatu dalam jiwa dan ragaku

( firsajoning, Aku Mencandumu....24 Okt 2015 )

Kamis, 22 Oktober 2015

Aku Bertanya

Aku hanya perempuan biasa
Mengapa kau jatuh cinta?
Bukankah banyak perempuan jelita
Mengapa kau memilih aku, perempuan biasa?

Aku hanya perempuan biasa
Mengapa kau tergila - gila
Bukankah kau tahu aku tak punya pesona
Namun mengapa kau  tetap jatuh cinta

Aku hanya perempuan biasa
Aku juga bukan siapa - siapa
Tidak salahkah semua rasa yang kau punya
Tidak salahkan kau menyimpan asmara?

( firsajoning, Aku Bertanya...22 Okt 2015 )

Pagi Ketika Kau Meminangku

Pagi ketika kau meminangku
Disaksikan kerlip lampu sisa semalam
Kau rengkuh tubuhku dalam pelukan
Kau bisikan janji kehidupan

Pagi ketika kau meminangku
Aku hanya gugup dalam degup
Rengkuhan yang tak biasa
Semua yang terasa berbeda

Pagi ketika kau meminangku
Dari ribuan detik yang sudah kau sulam
Kau rengkuh tubuhku dan kau janjikan
Cinta akan selalu membahagiakan

Pagi ketika kau meminangku
Dengan aroma cinta yang kau tawarkan
Warna - warni bunga kehidupa kau janjikan
Kau bisikan cintamu akan membahagiakan

( firsajoning, Pagi Ketika Kau Meminangku....22 Okt 2015 )

Aku Perempuan

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Perempuan itu akan tetap tenang
Walau harus menelan badai
Tapi senyum tak akan pernah lepas

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Perempuan itu hanya akan memberi damai
Memberi sejuk dan kebahagiaan
Jangan pernah ragukan itu

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Yang sanggup menyimpan semua rahasia
Bahkan nafasmupun tak akan sanggup mengenalinya
Tenanglah, semuanya akan baik - baik saja

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Yang sanggup menerima semuanya
Tanpa duka dan tanpa air mata
Aku terlahir setegar batu karang

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Aku simpan semua kekuatan
Aku akan membuat senyum untuk dunia
Karena aku perempuan

( firsajoning, Aku Perempuan....22 Okt 2015 )

Rabu, 21 Oktober 2015

Pohon Tak Berdau

Pohon tak berdaun
Meranggas menantang mentari
Bertahan walau daun daun gugur
Tegar berdiri ditanah karang

Pohon tak berdaun
Simbol kekuatan tanah karang
Simbol semua harapan hidup
Tak mungkin pohon mernggas selamanya

Pohon tak berdaun
Namu harapan selalu terpancar
Bersama seluruh cahaya terang
Tanah karang tetap benderang

( firsajoning, Pohon Tak Berdaun....21 Okt 2015 )

Kartini

Aku mengenalmu sebagai perempuan tangguh
Perempuan yang tak pernahmengeluh
Walau jaman selalu meninggalkan keluh
Namu  kau sabar  dan menikmati dengan rasa yang penuh

Aku mengenalmu sebagai perempuan yang cerdas
Yang terus ingin belajar tanpa kenal lelah
Bagimu ilmu adalah nafas hidupmu
Dari gelap terbitlah terang itu nafas belajarmu

Aku mengenalmu sebagai perempuan yang lembut
Lembut hati dan sabar dalam perilaku diri
Selalu berbua baik dan menabar kebaikan sejati
Sebagi ibu yang selalu peduli dan murah hati

Aku mengenalmu sebagai perempuanyang penurut
Tak pernah menuntut walau hati tak ikut
Demi darma baktimu kepada ayah dan ibu
Kau akan mengorbankan segala ego dengan lembut

Aku mengenalmu sebagai perempuan pemberani
Yang berani melawan penjajah diri
Tak takut walau harus diperangi
Kau tetap kuat menjaga harga diri

Aku mengenalmu sebagai perempuan dermawab
Yang selalu memberi kepada siapa saja
Tanpa memandang status atauapun derajat orang
Kau memberi dengan penuh kelembutan

Aku mengenalmu sebagai perempuan sejati
Ibu dari para ibu yang sejati
Engkaulah putri indonesia sejati
Aku mengenalmu sebagai " Kartini "

( firsajoning, Kartini...21 okt 2015 )

Selasa, 20 Oktober 2015

Ajari Aku

Ajari aku membacamu
Bagai ribuan lembar buku
Agar aku semakin tahu
Semua yang kau  inginkan dariku

Ajari aku membacamu
Dengan debar - debar penuh rindu
Agar setiap lembaran yang kubaca
Akan menerangkan semua tentangmu

Ajari aku membacamu
Dengan segenap rasa dihatiku
Hingga terbaca lembaran buku dirimu
Dengan debar yang tak pernah bisu

( firsajoning, Ajari Aku....20 Okt 2015 )

Tentangmu

Tentangmu yang memberi harap
Pada tandusnya tanah karang
Tentangmu yang memberi janji
Janji berlangsungnya kehidupan

Tentangmu yang memberi ribuan harapan
Pada kehidupan yang akan datang
Disaksikan mentari yang belum bersinar
Berikrar untuk janji kehidupan

Akan kau bangun semua impian
Tandus tanah karang menjadi taman
Dimana anak - anak kita akan berkejaran
Menggapai semua bintang impian

Mimpi yang tak berkesudahan

( firsajoning, Tentangmu....20 Okt 2015 )

Senin, 19 Oktober 2015

Padamu

Padamu yang memberiku cinta
Kukecup pagi sebagai tanda sayang
Tetaplah melangkah tanpa ragu
Kau dan aku menyatu dalam rindu

Padamu yang menitipkan cinta
Akan kujaga dengan setia
Mari melangkah bersama
Dalam ikatan cinta selamanya

( firsajoning, Padamu....20 Okt 2015 )

Kamis, 15 Oktober 2015

Salah Siapa

Dulu waktu aku masih kecil
Aku ikut memanen padi di sawah
Bergembira sepanjang sore
Menghalau burung di sawah

Kini aku membeli beras
Dengan harga yang sangat mahal
Dengan cucuran keringat
Dan doa - doa yang tak berhenti

Sawahku tak lagi bisa kupanen
Tanahnya membuat lubang mengangga
Membuat luka pada pertiwi
Entahlah ini salah siapa?

( firsajoning, Salah Siapa ?....16 Okt 2015 )

Masih Dalam Derai Rindu

Senja yang memucat
Angin tak lagi berdamai
Hilang senyum beiring kelu
Sempurna rinai menetes deras

Masihkah duduk menunggu
Disenja yang makin memucat
Padahal sebentar lagi gelap menjelang
Dan masih menatap senja bersama kelu

Achhh..selalu seperti itu
Tak mampu beranjak walau kesekian sakit
Dan terus membatu, dalam beku
Menunggu disenja yang memucat

Masih dalam derai rindu

( firsajoning, Masih dalam derai rindu....16 okt 2015 )

Kupang Aku Datang

Menjejekkan tanah diujung tandus
Disapa senyum kerontang
Dalam buaian angin menerpa
Menyusup bahagia dalam rasa

Tanah airku menyebutmu Kupang
Tanah kapur tandus nan gersang
Namun sapamu ramah senyummu merekah
Sungguh hati tergugah dan betah

Ribuan harap melompat mengerjab
Mengikat simpul - simpul kuat
Bergandeng tangan berpeluk erat
Dalam ragam damai menuai harap

( firsajoning, Kupang Aku Datang....15 Okt 2015 )

Selasa, 13 Oktober 2015

Jarak

Pada hati yang membuat jarak
Tak akan lagi aku bertanya
Tentang semua rasa
Tentang keluh - kesah penuh luka
Pada hati yang membuat jarak
Aku akan berjalan sendiri
Walau tanpa terang cahaya
Walau tanpa sinar purnama
Semuanya akan terbiasa
Dan aku mampu berjalan tanpamu
Bukan karena rasa yang hilang rasa
Namun karena waktu yg menghakimi semua
Pada hati yang membuat jarak
Tak akan lagi aku bertanya
Semua sudah ada jawabnya
Dan waktu akanmengobati segalanya
Dan kita tertawa bahagia

( firsajoning, Jarak....14 Okt 2015 )

Waktu

Aku melihat terbitnya mentari
Sebagai penanda waktu berganti
Semua terus melaju tanpa henti
Waktu tak pernah peduli
Akan terus melaju tanpa henti
Seperti kehendak Illahi
Semua terserah, akankah kita diam
Dan tertinggal oleh waktu
Ataukah kita akan bergerak berlahan
Ataukan kita akan berjalan beriringan
Ataukah kita akan mendahului waktu
Sunguh semuanya terserah
Tak akan ada lagi yang mencegahmu
Untuk melakukan apapun untuk dirimu
Terlindas, bersama atau sukses
Waktu akan menjadi penanda tentangmu
Waktu tak pernah melalaikan tugasnya
Untuk terus menjadi penanda diri
Waktu peluklah aku dengan penuh cinta
Dan  bawalah aku melesat menuju mimpiku
Waktu, aku akan mendahuluimu
Dan catatalah kesuksesanku mengalahkanmu

( firsajoning, Waktu....14 Okt 2015 )

Pembohong

Kebohongan ini cukup sudah
Kami lelah atas semuanya
Bagi kami mengais rizky halal sulit bukan main
Bagi kami seribu sangat berarti
Bagi kami limapuluh ribu untuk menyambung hidup sehari
Bagi kami derita adalah makanan setiap hari
Kebohongan ini cukup sudah
Jangan lagi kau bohongi kami
Kau ambil semua milik kami
Kau peras semua tenaga kami
Kau tak pernah sibuk bekerja
Hanya sibuk mengatur dalam dengkur
Dan kau terbahak, menikmati semuanya
Hilang semua janji yang kau beri
Kau kebiri hak - hak kami
Lalu denga wajah polos kau datang lagi
Meminta dukungan kami
Cukup sudah kau memakai topeng
Kebohonganmu cukup sudah
Semuanya telah berakhir
Dan waktu akan menghakimu
Hingga kau sakit dan mati

( firsajoning, Pembohong ....14 Okt 2015 )

Pergi

Wajah itu kini tak kukenali lagi
Senyum itu kini telah pergi
Hati itu kini telah beku
Rasa itu kini telah mati

Wajah itu kini tak polos lagi
senyum itu memhuat muak diri
Hati itu penahur luka hati
Rasa itu membuahkan  benci

Wajah itu penuh ambisi
Senyum itu hanya penghias ilusi
Hati itu membuat lupa diri
Semuanya kini telah pergi

( firsajoning, Pergi....13 Okt 2015 )

Pembohong

Aku memgenalmu
Sebagai pembohong
Bohong tentang perasaaan
Bohong tentang kehidupan
Bohong tentang pasangan
Bohong tentang pekerjaan
Bohong tentang asal muasal
Bohong  tentang status
Bohong tentang teman
Bohong tentang familiy
Aku mengenalmu
Sebagai pembohong
Seperti koruptor yang mengambil tanpa malu
Seperti penipu yang tak pernah punya rasa kasian
Seperti begal yang tak punya perasaan
Seperti pemcuri yang diam - diam mengambil
Seperti itulah aku mengenalmu
Sebagai pecundang, sebagai pembohong
Lalu kau tertawa terbahak
Karena merasa berhasil berbohong
Dan akan datang masa saat kau menangis
Dan meratap mohon maaf kepada Tuhan
Kebohonganmu tak akan lama
Karena Tuhan tak pernah tidur
Selamat menikmati, pembohong
Biar kejamnya hidup terus menjadi hakimmu
Selamat menikmati hasilnya
Tertawalah, dan menangislah
Sampai kau puas, menjadi pembohong

( firsajoning, Pembohong....13 Okt 2015 )

Social Activity

Hari ini adalah hari yang sangat istimewa, Saya sebagai wakil dari FKOT ( forum Komujikasi Orang Tua ) berkesempatan untuk ikut dalam aktivitas sosial dengan siswa - siswi SMP N 1 Kelas VII E dan F.
Tujuan kunjungan kali ini jatuh pada SD Muhammadiya 2 Magelang yang bertempat di dekat Pasar Gotong Royong.

Sabtu, 10 Oktober 2015

Kerinduanku Candu

Kerinduanku adalah candu
Rindu buah hatiku
Membuat lidahku kelu
Tak mampu mengucap kata bagai madu
Rindu mengacak detak jantungku
Degupnya menjadi tak menentu
Rindu padamu buah hatiku
Rindu semakin mencandu
Dan hanya mampu pandangi wajah sucimu
Duhai permata hatiku
Cepatlah pulang, dalam pelukku
Agar terbayar semua kerinduanku

( firsajoning,Rindumu Candu......11 Okt 2015 )

Perjalanan Rasa

Malam mengajariku dengan sempurna
Rasa dengan mudah berubah tanpa di minta
Waktu menjadi saksi semuanya
Yang menjadi catatan dalam perjalanan rasa

Malam mengajariku dengan sempurna
Bila rasa memang mudah berubahnya
Yang awalnya bukan siapa - siapa
Lantas menjadi belahan jiwa yang dicinta

Malam mengajariku dengan sempurna
Bila rasa memang mudah berubahanya
Yang mulanya dipuja dengan penuh cinta
Lantas dicampakkan menjadi yang paling di bencinya

Itulah perjalanan rasa
Yang terjadi pada hati yang mudah berubah rasa
Mencitalah dengan sebaik - baiknya cinta
Tidak berlebihan agar tidak membuat luka

Itulah perjalanan rasa
Yang terjadi pada hati yang mudah berubah rasa
Jangan pernah membenci dengan sepenuh rasa
Siapa tahu benci membuahkan rasa cinta

( firsajoning, Perjalanan Rasa.....11 Okt 2015 )

Sahabat

Aku ingin menuliskan wajahmu
Di kertas putih tanpa noda
Kutulis semua tentangmu
Tentang cinta, tentang kasih sayang
Tentang persahabatan tanpa syarat
Aku ingin menuliskan wajahmu
Hingga penuh lembaran - lembaran hidupku
Ada namamu di dalam catatan hidupku
Sebagai kekasih, teman dan sahabat hatiku
Semuanya tanpa syarat
Mengalir bagai air di sungai kecil
Jernih dan sejuk, bening dan segar
Begitulah persahabatan
Ada kasih sayang dan penerimaan
Agar semua catatan menjadi lengkap
Sebagai sahabat tanpa syarat

( firsajoning, Sahabat Tanpa Syarat....10 Okt 2015 )

Jumat, 09 Oktober 2015

Kesesihanku Sempurna

Senja ini kesedihanku sempurna
Senja tak lagi menjingga
Hanya ada hardikan menggetarkan rasa
Membuat tetes airmata

Senja ini kesedihanku sempurna
Senja menjadi pucat karenanya
Keluh resahmu mengoyak rasa
Membuatku terpaku tanpa suara

Senja ini kesedihanku sempurna
Ketika diri tidak lagi berharga
Karena tak mampu berbuat untuk sesama
Tetes air mata jatuh tiada terasa

Senja ini kesedihanku sempurna
Kau teriak di telinga
Hingga semua menjadi gelap adanya
Menyisakan rasa yang tak lagi sempurna

( firsajoning, Kesedihanku Sempurna.....9 Okt 2015 )

Antara Cibta Karena dan Cinta Meskipun

Antara Cinta " Karena dan Cinta  " Meskipun "

Saat istirahat siang tadi ada seorang siswaku bertanya  bertanya " Bunda baik mana cinta karena atau cinta meskipun? " ,
Sungguh aku terhenyak mendengar pertanyaanya, lalu sesaat aku berpikir tentang makna Cinta " Karena " dan Cinta " Meskipun "

Cinta karen adalah hal yang wajar dan lumrah, kita mencintai seseorang karena dia cantik, tampan, kaya, pintar , mapan dan semua atribut yang mengarah pada suatu kebaikan itu adalah kewajaran, dan itulah Cinta " Kerena " walaupun tidak salah tapi cinta " karena " akan banyak menuntut agar selalu terlihat baik dan akan bisa kecewa kalau alasan karenanya hilang bersama waktu.

Beda halnya dengan Cinta " Meskipun " yang selalu melihat kekurangan orang yang dicintainya. Hal ini dilakukan bukan untuk menjelekan tapi justru untuk membangun kesadaran bahwa orang yang dicintai memiliki kelebihan dan kekeurangan.

Kita semua tahu untuk menerima kelebihan orang lain tentunya tidak sulit tetapi untuk menerima kekurangan orang lain dibutuhkan jiwa yang besar dan mental yang baik. Dengan bisa menumbuhkan bahwa kita mencintai " meskipun "  dia begini atau begitu merupakan satu indikasi bahwa kita mempunyai penerimaan diri yang baik dan bukan menuntut.

Cinta " meskipun " akan memberi ruang untuk hati kita lebih terbuka dan bahagia seperti apapun pasangan hidup kita, baik lebih maupun kurang.

( firsajoning, Mengikat Makna...9 Okt 2015 )

Maaf

Kudengar semua resahmu
Suara detak jantungmu
Jiwamu yang memanggilku
Kau memanggilku dengan suara jiwamu
Menggugah naluriku sebagai ibu
Sungguh tak akan kuijinkan kau pilu
Taka akan kuijinkan ragamu lemah
Tak akan kuijinkan kau merenda pilu
Kau tahu, aku terlahir sebagai seorang ibu
Kau tahu , aku terlahir sebagai seorang kakàk
Resah jiwaku mendengar keluhmu
Sakit hatiku tak mampu membantu
Seandainya kau ada bersamaku
Seandainya kau ada disampingku
Kutunaikan wajibku sebagi ibu
Kutunaikan wajibku sebagai kakakmu
Maaf, aku hanya bisa mendengar lara hatimu
Sungguh tak berarti semuanya untukmu
Tapi tulus doaku terpintal untuh untukmu

( firsajoning, Maaf....9 Okt 2015 )

Kamis, 08 Oktober 2015

Aku Ingin Kembali

Dipersimpangan rasa
Langkahku terhuyung
Lemah dan tak berdaya
Aku berteriak dengan lantang
Apa maksud dari semua ini
Aku lelah, aku kalah
Aku ingin diam dalam hening
Membisu dan menjadi buta
Agar tak kulihat semuanya
Agar tak terdengar semuanya
Dipersimpangan rasa
Hanya ada derita yang nyata
Aku ingin kembali
Dalam pelukanMu
Yang menenangkan jiwa dan ragaku
Maafkan aku mengingkari semua kodratMu
Dan melangkah jauh dari kasihMu
Dipersimpangan rasa
Dalam jiwa yang tercabik luka
Aku ingin temukan jalan menuju surga

( firsajoning, Aku Ingin Kembali....9 Okt 2015 )

Aku dan Waktu

Aku berdamai dengan waktu
Tak akan kubiarkan sakit hatiku
Walau kejam kau tinggalkan aku
Dengan alàsan yang kau buat semaumu

Aku berdamai dengan waktu
Mengakrabi semua luka hatiku
Sampai semua sembuh lukaku
Hingga hilang semua sakit hatiku

Aku berdamai dengan waktu
Dengan menikmati semua lukaku
Hingga semua tak lagi ada dirasaku
Karena semua terbiasa untuk hidupku

( firsajoning, Aku dan Waktu....9 Okt 2015 )

Belajar Berempati

Belajar Bermpati

Dalam kehidupan kita tidaklah susah menemukan orang  berbondong - bondong untuk berempati dikala kita dalam keadaan bersukacita, ataua mendapat rizky yang lebih, namun mudahkah kita temui orang yang mau berempati saat kita dalam kesedihan, luka atau terpuruk?

Turut merasakan apa yang dirasakan orang lain baik dalam keadaan suka dan duka adalah esensi atau nilai penting dari makna berempati, pertanyaan yang sering muncul apakah kita cukup punya keberanian untuk turut merasakan apa yang dirasakan orang lain terutama saat mereka berduka ?

Disinilah harus kita pahami bahwa empati itu tanpa syarat, lahir dari jiwa dan hati yang bersih dan hanya orang - orang yang bernurani yang akan sanggup berempati dengan tulus terhadap kesuksesan atau penderitaan orang lain

Marilah kita belajar untuk terus menajamkan mata hati, sehingga mampu melihat dengan jelas apapun yang sedang dialami oleh orang lain dan kita mampu terlibat untuk menjadi penenang dan penyejuk dalam kehidupannya.

Bila kita mampu berempati dengan orang lain, pasti kedamaian yang akan kita dapatkan, dan ingat saat beempati kenakanlah baju yang dipakai orang lain, jangan kenakan baju yg biasa kita pakai, karena orang lain tidak pernah merasakan baju yg kita pakai.

Belajarlah terus untuk berempati kepada orang lain dan kita akan terdidik menjadi jiwa yang santun dan penuh kasih
Semoga Allah memberkahi setiap langkah kita amiin

( firsajoning, Mengikat Makna.....8 Okt 2015 )

Menjaga Pikiran

Menjaga pikiran agar tetap positif adalah penting, karena dari pikiran akan berbuah kata - kata, dan jagalah kata - kata Anda, karena dari kata kata - kata maka akan lahirlah perilaku, jagalah perilaku Anda karena prilaku akan berbuah kebiasaan, dan kebiasaan yang dilakukan yerus menerus akan menjadi karakter atau watak Anda.
Menjadi kewajiban diri kita untuk terus menjaga pikiran kita, agar selalu positif, pikiran positif menjadi sumber energi yang positif, belajar untuk menghilangkan prasangka dalam kehidupan kita, apalagi membuat rekaan cerita tanpa dasar yang kuat, janganlah kita terbiasa negatif thinking terhadap orang lain, bila itu kita lakukan maka kita akan terus merasa lelah, positif dalam setiap keadaan walaupun mungkin tidak seperti yang kita ibginkan, itu akan lebih baik untuk ketenangan hati kita.

( firsajoning, Mengikat Makna....8 Okto 2015 )

Padamu

Padamu yang mengatakan selamat tinggal
Kucatat dalam buku biruku sebagai kenangan
Walau sebentar dalam lembar perjalanan
Namun sungguh keindahan pernah bersinar

Padamu yang mengatakan selamat tinggal
Karena kau sejatinya tak pernah tinggal
Aku bagimu hanya pelengkap layar
Yang kau kembangkan dengan penuh sadar

Padamu yang mengatakan selamat tinggal
Walau sebentar semua terasa bergetar
Namun semua hanya menjadi catatan dalam lembar
Yang kau dan aku tak akan lagi membaca karena hambar

Padamu yang mengatakan selamat tinggal
Aku tahu dihatimu tak ada lagi getar
Karena sejatinya kau hanya beriku tawar
Atas semua kebodohanku bermain  tanpa sadar

( firsajoning, Padamu...8 Okt 2015 )

Rabu, 07 Oktober 2015

Lebih Banyak Mendengar

Tahukah Anda, bahwa Allah menciptakan satu mulut dan dua telinga untuk kita, itu bukan tanpa maksud, kita diwajibkan belajar untuk banyak mendengar daripada berbicara, mengapa demikian? Karena biasanya kita lebih senang berbicara, bahkan tidak dimintapun kita akan dengan senang berbicara, kita merasa senang kalau sudah banyak berbicara, senang bila dianggap pintar atau banyak wawasan, kita sering lupa bahwa orang lain kadang malas atau sebenarnya enggan mendengar kita bicara, untuk itu marilah kita belajar untuk berbicara secukupnya, bicara yang ada manfaatnya dan bicara yang baik2 saja, yang membawa kedamaian dan kesejukan, bukan bicara yang memancing pada perdebatan dan kesia - siaan.
Lebih baik kita belajar menjadi pendengar yang baik, mencoba mengerti apa yang dibicarakan orang lain, tidak merasa sok pintar dan mengahargai orang ketika dia berbicara.
Marilah kita sukuri anugrah Tuhan ini dengan sebaik - baiknya, jangan sampai lisan / mulut kita membawa kita ke dalam neraka.

Sendiri

Tak akan kutanya lagi
Kemana kamu pergi
Karena semua jelaslah sudah
Kau pergi meninggalkanku sendiri
Tak akan kutanya lagi
Bila tak ada sapamu hari ini
Karena kini kau telah pergi
Dari kehidupanku ini
Tak akan kutanya lagi
Bila kau tak datang menjumpaiku
Karena  kesadaranku penuh untukmu
Bahwa kau kini bukan milikku
Dan aku disini, akan selalu sendiri
Walau hanya diam merenung sepi

(  firsajoning,  Sendiri.....8 Okt 2015 )

Nyanyian Hujan

Dalam hening sepertiga malam
Khusuk kulantunkan doa - doa
Dengan tetes ari mata
Untuk saudara yang sedang tidak bahagia
Doa panjang kupanjatkan
Untuk derita para saudara
Atas asap berjelaga yang tiada habisnya
Yang menyisakan kabut di mata
Dan rengekan anak - anak tak berdosa
Dalam doa khusukku
Kumohonkan butir - butir nyanyian hujan
Yang akan menghapus semua derita
Yang tak kunjung berkesudahan
Nyanyian hujan datanglah, hiburlah anak - anakku semua
Agar bisa tertawa dan bercanda
Karena mata cemerlang dan nafas lega

( firsajoninh, Nyanyian Hujan....8 Okt 2015 )

Terimakasih

Terima Kasih

Apakah Anda adalah orang yang ringan mengucapkan terimakasih kepada orang lain yang telah berbuat baik kepada kita?, atau kita termasuk yang  sering lupa berterimaksih kepada Tuhan yang telah memberikan kita banyak nikmat, kepad orang tua yang dengan ikhlas merawat dan menyanyangi kita, dengan orang - orang yang dekat dengan kehidupan kita, yang selalu ada saat kita dalam keadaan suka maupun duka.
Marilah kita belajar dari kedasyatan ucapan terima kasih, sungguh ucapan itu akan mampu menggetarkan hati, mendekatkan silaturahmi dan memberikan kebahagiaan, ada penghargaan di dalam ucapan terimaksih, untuk itu jangan pelit untuk berucap terimakasih kepada semua yang telah memberi kebaikan untuk hidup kita, dan juga ucapan terimaksih kepada orang yang telah banyak memberikan pelajaran untuk kehidupan kita.

( firsajoning, Catatan....7 Okt 2015 )

Maafkan Aku Tuhan

Maafkan aku Tuhan
Lama meninggalkanMu dalam lengah
Sibuk dengan rencana - rencana indah
Melupakan Sang pengatur rencana
Maafkan aku Tuhan
Lama meninggalkanMu dalam gudah
Sibuk dengan urusan hati yang salah
MelupakanMu Dzat yang menggenggam hati
Maafkan aku Tuhan
Lama meninggalkanMu dalam pongah
Sibuk seakan dunia sangat berarti
MelupakanMu Dzat yang maha pemberi berkah
Maafkabn aku Tuhan
Kini tak ingin ku lengah
Kini tak ingin ku gundah
Kini tak ingin ku pongah
Aku pasrah atas kuasaMu
Aku tunduk atas perintahMu
Aku ingin kembali kepada kasihMu
Peluklah aku dalam damaiMu

( firsajoning, Maafkan Aku Tuhan....7 Okt 2015 )

Selasa, 06 Oktober 2015

Catatan 51 s.d100

89O8" Fokusmu hari ini akan menjadikanmu bermutu dimasa yang akan datang, jangan sia - siakan kesempatan hari ini, dan lakukan yang terbaik "

( firsajoning,  Catatan 51.....6 Okt 2015 )

" Jangan berharap mendapat kedamaian dari orang lain, karena sejatinya damai itu diri kita yang menciptakan, karena kita lebih dekat kepada Tuhan "

( firsajoning, Catatan 52......6 Okt 2015 )

" Jangan dibiasakan melemahkan diri sendiri dan memupuk rasa tidak percaya diri dan menganggap diri tak berarti, Ingat Allah menciptakan kita sebagai makhluk yang paling sempurna, "

(firsajoning, Catatan 53.....7 Okt 2015 )

" Waktu akan membatumu meyembuhkan semua luka, dan menemukan kebahagian hidupmu "

( firsajoning, Catatan54......7 Okt 2015 )

" Orang yang menyanyangi kita, tak akan pernah meninggalkan kita, walau kita sudah memintanya, karena dihatinya selalu ada kasih untuk hidup kita "

( firsajoning, Catatan 55....7 Okt 2015 )

" Berbuatlah baik dengan siapapun dengan hati tulus, karena sejatinya kebaikan itu untuk diri kita sendiri, dan berterimaksihlah kepada orang2 yang telah memberi kesempatan kepada kita untuk berbagi kebaikan, Allah memberkahi hidup kita dengan kesejahteraan hati dan pikiran serta kesejahteraan duniawi "

( firsajoning, Catatan 56.....11 Okt 2015 )

" Kita tak pernah mampu membuat seseorang untuk tetap tinggal dalam hati kita, sekuat apapun kita memintanya, mungkin kita bisa menyimpanya sebagai kenangan abadi dalam kehidupan kita dan merelakan kepergianya dengan ikhlas "

( firsajoning, Catatan 57....8 Okt 2015 )

" Jangan merasa bersedih dan kehilangan terhadap sesuatu yang bukan menjadi milik kita, karena itu adalah kebodohan, fokus pada apa yang kita miliki dan berbahagialah "

( firsajoning, Catatan58......14 Okt 2015 )

" Cinta akan mengajari kita banyak hal dalam kehidupan, dan apabila hanya kau dapatkan tangis dan penderitaan, pasti itu bukan cinta, segera sadari kesalahan dan jemputlah cinta sejatimu "

( firsajoning, Catatan59....14 Okt 2015)

" Kebencian itu adalah racun bagi diri, tinggal tunggu kematian untukmu, untuk itutebarkanlah kasih untuk sesama karena itu laksana madu yang manis dan menyehatkan "

( firsajoning, Catatan60....14 Okt 2015)

" Yakinlah masih ada janji kehidupan yang lebih baik, dengan cinta dan kasih sayang semua akan baik - baik saja "

( firsajoning, Catatan  61.....22 Okt 2015 )

" Jauhi dan tinggalkan teman - teman yang hanya membuatmu menjadi lebih buruk, menderita dan tidak bahagia "

( firsajoning, Catatan 62.....27 Okt 2015 )

"Teruslah belajar untuk memaafkan kesalahan orang lain, sesakit apapun yang kita rasakan, bila sanggup memaafkan dengan ikhlas, sungguh hanya ketenangan hati yang aka kita rasakan "

( firsajoning, Catatan 63....29 Okt 2015 )

" Tenangkan hatimu, janganlah kau resah bila dia mencintaimu pasti dia akan memcarimu, dan bila dia jodohmu pasti takdir akan menyatukanmu "

( firsajoning, Catatan64.....29 Okt 2015 )

" Percayalah sikap rendah hati tak akan pernah merendahkanmu, namun akan menjunjung dan mengharumkan namamu "

( firsajoning,  Catatan 65.... 29 Okt 2015 )

" Tabungan kita sesungguhnya adalah apa yg kita berikan kepada orangblain, bukan apa yg kita simpan untuk diri sendiri, maka teruslah menabung agar hidup kita beruntung "

( firsajoning,  Catatan66......31 Okt 2015 )

" Jangan menghabiskan waktu untuk hal - hal yang kecil hingga melupakan hal - hal yang besar dalam hidup kita "

( firsajoning, Catatan bersama  Mohammad Sukamta 67......31 Okt 2015 )

" Cara mudah untuk menyakiti adalah dengan mengabaikan, dan menganggap hadirnya  tak pernah ada "

( firsajoning, Catatan 68......31 Okt 2015 )

" Hidup ini penuh warna, jangan ragu untuk memilih warna kesukaanmu, jangan hiraukan orang lain yg tidak menyukai warnamu, warnailah hidupmu dgn warnanamu "

( firsajoning, Catatan 69.......2 Nov 2015 )

" Bila hidupmu hanya dipenuhi dengan rasa khawatir maka kau tak akan pernah sanggup untuk melangkah, jadi jalanilah hidupmu dengan penuh optimis "

( firsajoning, Catatan70.....2 Nov 2015 )

" Aku belajar membacamu, dan ini baru dimulai, keliahatanya sangat menarik, berikan kwalitasmu agar aku tak pernah salah sudah belajar membacamu "

( firsajoning, Catatan71....5 November 2015 )

" Seberapa pentingnya kau  untuk kehidupannya, waktu yang akan menjawab semuanya, jangan lagi resah dan gelisah apalagi bertanya tentang apapaun, biarlah waktu yg akan memberikan jawabnya, maka bersabarlah dan nikmatilah dengan diam tanpa banyak bertanya, bila memang dia mencintaimu maka tak akan pernah mengabaikanmu, bila dia mengabaikanmu berarti semuanya hanya nafsu dan dia tak pernah benar - benar mengaharapkan kehadiranmu "

( firsajoning, Catatan 71....5 Nov 2015 )

" Nikmat itu segala sesuatu yang mendatangkan manfaat untuk hidup kita "

( firsajoning,,Catatan 72..,...6 Nov 2015 )

" Belajarlah untuk memahami tidak menuntut dan menghakimi, yang kau lihat baik belum tentu kebaikanya, dan yang kau anggap buruk belum tentu keburukanya, waktu mampu merubah segalanya maka bijaklah dalam membuat penilaian "

( firsajoning, Catatan 72....6 Nov 2015 )

" Orang kaya itu adalah orang yg banyak memberi kepada orang lain, bukan yg menyimpan semua harta bendanya untuk dirinya sendiri"

( Firsajoning, Catatan 73.....15 Nov 2015 )

Berhentilah mengeluh maka kau akan mendapati bahwa hidup ini indah dan nikmat

( Firsajoning, Catatan 74.....15 Nov 2015 )

" Cinta dan persahabatan itu memberikan rasa nyaman, pengertian, kebahagiaan dan pengorbanan "

( firsajoning, Catatan 75....16 Nov 2015 )

" Hidup adalah rangkaian keputusan dan pilihan, ketika Anda memilih pasti selalu ada yang ditinggalkan, maka  belajarlah dalam memilih, jangan sampai salah pilih "

( firsajoning, Catatan76......21 Nov 2015 ?

" Belajar tidak selalu dari sebuah kesuksesan, kegagalan juga bisa membuat kita belajar dengan lebih baik "

( firsajoning, Catatan 77....28 Nov 2015 )

" Jangan lelah untuk terus berkarya dengan keihlasan hati dan ketulusan rasa, masukkan bumbu kesungguhan didalamnya, ingatlah hasil tak pernah menghianati proses, dan jangan lupa tutup semua usaha dengan doa terbaik."
( firsajoning, Catatan78....1 Des 2015 )

" Mari belajar menjadi orang hebat, menyanyangi orang yang memusuhi, memaafkan orang yang membenci dan menerima kebaikan orang lain tanpa iri dan dengki."

( firsajoning, Catatan 79.....3 Des 2015 )

" Ingatlah, sehebat dan sekuat apapun kita, sungguh kita tidak pernah bisa hidup sendiri, jadi jangan pernah menganggap remeh orang lain, karena semua orang punya peran masing - masing untuk saling melengkapi kebahagiaan."
( firsajoning, Catatan80.....3 Des 2015 )

" Berharap semua orang baik kepada diri kita adalah mustahil, pasti ada saja yg tidak menyukai kita, untuk itu fokus untuk terus memperbaiki diri, fokus untuk selalu produktif dalam berkarya, fokus dengan segala kebaikan orang lain, menyibukkan diri dengan perbuatan baik,  biarlah anjing mengonggong, kafilah tetap berlalu."

( firsajoning, Catatan 81....4 Des 2015 )

Senin, 05 Oktober 2015

Kangen

Kita bermain dengan jarak
Waktu memasung semua rasa rindu
Lalu kita mencoba berdamai
Berdamai dengan jarak dan waktu
Dan ketika pagi kembali kutemui kau
Sebagai embun yang sejuk didedaunan
Serupa mentari dengan hangatnya
Rindu selalu sederhana
Tak pernah rumit dan membelenggu
Bila kita benar - benar mau berdamai
Berdamai dengan jauhnya jarak
Dan berputarnya waktu
Dan kita bersabar untuk saling memeluk rindu

( firsajoning, Kangen...6 Okt 2015 )

Pergi

Rasa ini masih ada
Dan akan selalu ada
Tanpa aku meminta
Tanpa aku memaksa
Semua datang sendiri
Seperti mentari pagi
Datang setelah malam
Seperti siang
Hadir setelah pagi
Seperti malam
Hadir setelah senja
Seperti itu rasa ini ada
Tanpa aku memintanya
Kau hanya berkata
Nikmati saja
Semua karunia
Tuhan sedang berbaik hati
Hingga dihadirkan rasa
Aku diam membisu
Bagaimana menikmatinya
Sedangkan pagi tak lagi berembun
Siang tak lagi panas
Malam tak lagi berbintang
Ternyata rasa memang tak selamanya indah
Adakalanya sepi dan lengang
Dan aku tak mampu menikmati
Hanya melihat semuanya
Dan pergi tidak untuk kembali
Hanya ingin melewati
Dan bukan teriak menikmati
Karena kau telah pergi
Dan tak pernah kembali

( firsajoning, Pergi....5 Okt 2015 )

Minggu, 04 Oktober 2015

Màafkan AkunSayang

Maafkan aku sayang
Malam ini sengaja kumengambil pisau
Lalu kulukai urat nadimu
Mengalirlah darah dari tanganmu
Kau menangis, tersayat, patah dan terluka
Kau berterian kejam, jahat, jahanam
Kau bahkan membisu dan membatu
Maafkan aku sayang
Malam ini sengaja kutoreh luka
Agar kebencianmu hanya untukku
Agar pupus semua benih cinta dihatimu
Karena aku tahu, cinta dan benci itu bersaudara
Maafkan aku sayang
Aku harus memilih cara ini
Untuk menenagkan gundah dan resahku
Untuk mematikan semua benih rasaku
Untuk memastikan kau baikbaik saja  tanpa hadirku
Maafkan aku sayang
Aku memilih cara ini
Cara yang kau bilang curang dan kejam
Cara yang naif dan bodoh untuk kulakukan
Namun hanya inilah yang bisa membuatmu " benci "
Benci dan pergi, meninggalkan semua jejak
Bahkan mematikan semua benih rasa
Maafkan aku sayang
Bila pada akhirnya, kau mengenangku sebagai pecundang
Orang yang tak layak di cintai
Orang yang kejam
Karen sejatinya aku tak pernah punya cara
Untuk mematikan semua rasa
Biarlah kebencianmu selamanya
Sayang, malam ini akulah orang menang
Walau harus menangis darah
Walau harus menelan luka
Namun, aku yakin
Kau sudah mematikan rasamau
Kau sudah tak ingin bersamaku
Kau " Membenciku"
Dan akulah perempuan, yang menelan
Setiap luka hati
Maka kuijinkan kau me benciku
Kuijinkan kau membatu
Selamat tinggal, sayang
Matilah semua kebaikanku
Dan aku mengenangmu
Sebagai malaikat hatiku
Dan kau mengenangku
Sebagai setan dalam hidupmu

( firsajoning, Aku Memilih Caraku ...5 Okt 2015 )

Sabtu, 03 Oktober 2015

Aku Cemguru

Aku cemburu kepada angin
Yang bebas memelukmu
Menyapa wajahmu yang lemhut
Dan berbagi kesejukan

Aku cemburu kepada mentari
Yang bebas memberi kehangatan
Tanpa harus meminta persetujuaan
Hangat meresap tanpa penghalang

Aku cemburu kepada malam
Yang menemanimu dalam mimpi
Bercanda dengan bintang dan remhulan
Dan banyak catatan tentang rasamu

( firsajoning, Aku Cemburu.....4 Okt 2015 )

Waktu Mengenangmu Ibu

Waktu terus mengenangmu, Ibu
Sebagai sosok yang tak pernah mati dalam hidupku
Ada harum namamu dalam hembusan nafasku
Ada kalimat lembutmu yang meresap hatiku
Waktu terus mengenangmu Ibu
Sebagai sosok tegar dan tak pernah lemah hatimu
Kuat raga dan selalu siap membantu sesamamu
Maka waktu akan terus mengenangmu
Malam ini genap satu tahun kepulangnmu
Namun semua orang masih mengenangmu
Mengenang semua hal baik tentangmu
Tak ada prasangka buruk dalam kehidupanmu
Sungguh malam ini aku tergugu
Menyaksikan waktu mengenangmu
Tak pernah tinggalkan walau sedetik berlalu
Semua tentangmu lengkap mengisi kalbuku
Ibu, biarlah waktu terus mengenangmu
Sebagai Ibu yang sempurna untuk hidupku
Walau dulu selalu ada pilu
Namun tegarmu mengalahkan lajunya waktu
Kini sungguh semua mengenang kebaikanmu
Dan waktu tak pernah meninggalkanmu
Seperti aku yang tak lelah berdoa untukmu
Ibu, waktu mengenangmu
Dengan tulus kasih seorang ibu

( firsajoning, Waktu Mengenagmu, Ibu...3 Okt 2015 )

Jumat, 02 Oktober 2015

Dunia Maya

Sahabat dunia maya
Sahabat yang tak pernah berjumpa raga
Namun hadirnya sungguh bisa dirasa
Bahkan kadang ada yang menyakiti rasa
Atau bahkan membuat jatuh cinta
Sahabat dunia maya
Ada yang baik tiada terkira
Menampilkan wajah yang nyata
Namu  juga ada yang berpura - pura
Mencari sensasi dan hura - hura
Sahabat dunia maya
Boleh dipercaya atau diabai saja
Semua terserah diri kita
Karena sejatinya mereka ada dan tiada
Jangan terlena oleh bujuk rayunya
Sahabat dunia maya
Bisa membuat hidup kita bahagia
Namun bisa membuat kita sengsara.
Maka sadarlah kita semua
Agar hidup kita tidak celaka
Jangan sampai waktu kita terbuang percuma
Hanya untuk yang sebenarnya hanya maya
Dunia maya, dunia yang menghipnotis rasa
Maka sadarlah dengan segera
Dan kembalillah kedunia nyata
Dunia yang penuh warna

( firsajoning, Dunia Maya....2 Okt 2015 )

Kebahgiaan

Kebahagiaan
Ustadz Burhanudin
Alumni Kompetensi RPL

Pagi ini kajian di sekolah terasa istimewa karena yang memberikan tausiah adalah alumni dr SMK N 2, kajian yng disampaikan pagi ini tentang kebahagian.
Pagi ini ustadz Burhanudin cerita tentang Yulia Natasya yang sangat kaya dan berbakat, namun mati karena over dosis, padahal semua orang menganggap dia bahagia, itulah hakekat kebaagiaan yang semu, yg pasti kebahagiaan nyata itu ada di dalam hati, kebahagiaan tidak hanya karena berlimpahnya harta benda.
Resep kebahgiaan
1. Beriman dan beramal sholih
Allah berjanji akan memberikan kehidupan yg baik dan balasan yg baik, penting dr kita untuk mengetahui iman kita, iman ada di dalam hati,  oleh karena itu bila hati kita lurus maka amal kita juga akan lurus dan bila hati kita buruk maka bila buruk pulalah perilaku atau amalan  kita . Orang yg beriman akan menghadapi hidup dengan indah, baik tentang nikmat hidup maupun kesedihan hidup.
Orang yang beriman bila mendapat kenikmatan maka akan bersyukur, dan bila mendapatkan kesedihan maka akan bersabar.
Musibah  yg sangat besar apabila iman lepas dari diri kita, untuk itu kita akan terus memohon untuk akhir yang baik.
2. Amalan - amalan yang baik berupa ibadah 2 kita kepada Allah
Semua perbuatan kita diawali dengan niat yg benar dan karena Allah maka Allah akan mencatat kita sebagai ibadah. Kita berharap amalan2 kecil kita yg disertai dengan niat yg benar maka Allah akan mencatat sebagia amalan yg besar.

Bersambung......

Hadirmu

Kau yang hadir memenuhi ruang rasa
Membuka lembaran baru catatan cinta
Meninggalkan jejak rasa yang sempurna
Untuk setiap depa perjalanan asa

Kau yang hadir memenuhi ruang hati
Menjadi bagian hidup yang semakin berarti
Meniti kisah hidup yang tiada bertepi
Menjalani hari dengan hati berseri

Kau yang hadir memenuhi ruang kalbu
Menjadi bagian dalam syair syair rindu
Membuat hidup laksana madu
Bahagia menyapaku setiap waktu

( firsajoning, Hadirmu...2 Okt 2015 )

Dulu Aku Siapa Sekarang Mau Kemana

Sebuah Renungan

" Dulu Aku Siapa Sekarang Mau Kemana "

# Dulu aku kagum kepada orang yang kaya, cerdas dan berpenampilan wah, namun sekarang kekagumanku berubah, aku lebih kagum kepada orang yang tawadhu' sederhana dan berilmu tinggi namun selalu rendah hati.

# Dulu aku selalu beranggapan bahwa orang bahagia itu bila kaya harta dan benda, mempunyai kedudukan yang tinggi di masyarakat, tapi kini anggapanku berubah, bahagia itu tidak hanya karena harta benda dan kedudukan tinggi namun bahagia itu orang yang selalu merasa cukup dengan pemberian Allah.

#Dulu aku selalu beranggapan kalau orang tua akan bangga melihatku berhasil di dunia ini, punya segalanya namun ternyata itu tidak benar, mereka bahagia bila saat membutuhkan aku selalu ada, memeluk penuh kasih sayang dan memperlakukan mereka dengan lembut hati

# Dulu aku selalu ingin mengejar kenikmatan dunia, hingga kerja tak pernah mengenal waktu, namun kini aku berubah, kebutuhanku hanya makan, minum dll tidaklah banyak, sekarang aku belajar fokus untuk kebahagiaan akherat tidak hanya mengejar kenikmatan dunia.

# Dulu aku akan marah bila ada orang yang mengkritikku, mencelaku dan menghujatku, namun kini aku memilih kata sabar untuk menghadapi siapapun,karena sebenarnya sabar  bukan untuk mereka namun sabar untuk ketengan hatiku sendiri

# Dulu aku sering menumpuk harta benda yang kuraih dengan kerja keras, namun kini aku berubah aku lebih senang dengan berbagi dan memberi karena itu membuat hatiku bahagia dan aku merasa kehidupanku bermakna.

# Dulu aku sering meremehkan orang lain dan tidak menganggap mereka ada, sekarang aku berubah, rasanya tenang dan damai bila hisa bersama dan banyak menjalin silaturahmi dengan siapapun.

# Dulu aku ingin hidup dalam lingkungan yang elit dan berkecukupan, namun kini aku lebih bahagia ditengah -tengah orang yang berhati tulus dan suci

Sejatinya hidup tidaklah lama, mari kita renungkan kehidupan kita, sudahkah kehidupan kita bermakna untuk sesama ?

Kamis, 01 Oktober 2015

Selamat Pagi

Pagi ini alam tunduk pada kuasaMu
Embun bergelayut indah di atas daun
Menari bertasbih mengingatMu
Rumput - rumput bergeliat manja
Menyebut AsmaMu dalam doa
Mentari beranjak dari peraduan
Meniggalkan gelap semalam
Bertakbir mengangungkan namaMu
Angin tak kalah bersyukur
Berhembus lembut memujiMu
Bumi tempat berbijak
Siap menerima semua karuniaMu
Seluruh alam bernyanyi
Menyambut pagi yang berseri
Sungguh rahmatMu tiada henti
Dan aku tersenyum di pagi ini
Menyambut hari yang berseri

( firsajoning,mSelamat Pagi.....2 Oktober 2015 )

Sabda Alam

September sudah berlalu
Musim belum juga berganti
Rindu tetes tetes bening
Jatuh membasahi bumi
Lihatlah alam mengajak bercanda
Daun - daun menengadah doa
Rumput kering tersenyum meminta
Alam risau panas tiada terkira
September sudah berlalu
Tetes bening masih tersimpan dilagit
Alam semakin rasah dalam pasrah
Tuhan, bermurahlah dengan ramah
Berikan tetes bening, dalam rintik hujanMu
Dan semestapun akanmenari bahagia
Bila semesta bersukaria
Dengan hujan di bulan Oktober

( firsajoning, Sabda Alam...1 okt 2015 )

Rabu, 30 September 2015

Doa Awal Oktober

Bulan Oktober aku menyambutmu
Dengan lengkung yang sempurna
Kubuka lebaran baru yang bahagia
Bersama Oktober yang penuh warna

Bulan Oktober aku menyambutmu
Kupeluk dengan sepenuh rasa
Aku akan menjalanii hari bersama
Dengan penuh cinta tanpa air mata

Bulan Oktober aku menyambutmu
Kurengkuh dengan sepenuh jiwa
Semoga semua akan baik - baik saja
Bersama kita akan bahagia selamanya

( firsajoning, Doa Awal Oktober....1 Okto 2015 )

Aku Janji

Aku menemukanmu dalam tangis
Tangis yang tak berkesudahan
Kulihat matamu sembab
Dan air mata terus mengalir
Kedukaan terlihat sempurna
Aku menemukanmu dalam duka
Tertunduk tak mampu menatap dunia
Kau hanya diam tanpa berkata
Aku rengkuh tubuh ringkihmu
Dalam pelukan hangatku
Kuharap kau nyaman bersamaku
Semoga tidak ada tangis di matamu
Semoga tak ada lagi duka dihatimu
Senyumlah bersamaku
Menyambut hari yang selalu biru
Jangan kau lihat kesedihan itu
Buanglah airmata itu
Aku akan selaku ada untukmu
Selama jiwa ragaku mampu
Itulah janjiku padamu, sahabat hatiku

( firsajoning, Aku Janji....30 Sept 2015 )

Selasa, 29 September 2015

Catatan September

September aku melepasmu dengan rela
Dengan semua suka dan duka di dalamnya
Dengan ngilu yang membuat sakit jiwa raga
Dengan kenangan usang perjalanan rasa

September aku melepasmu dengan bahagia
Kan kukubur semua nestapa jiwa
Akan kuobati semua luka jiwa
Bersamamu belahan jiwa yang akan setia

September aku melepasmu tanpa luka
Kuiklaskan semua tentang rasa
Khilafku, khilafmu melebur dalam satu asa
Kita melangkah bersama dengan penuh cinta

September aku melepasmu dengan bahagai
Tak ada lagi beban apapun dalam jiwa raga
Kita akan bergandenga tangan menghadapi semesta
Dan tak akan melepas rasa yang ada dalam jiwa

( firsajoning,,Catatan September.....30 Sept 2015 )

Ruang Rindu

Malam ini aku ingin mengajakmu
Berdua diruang rindu
Bercanda dan tertawa bersama
Tanpa ada yang menganggu

Malam ini aku ingin mengajakmu
Berdua di ruang rindu
Melepas semua penat di dada
Bersanding dengan penuh bahagia

Malam ini aku ingin mengajakmu
Berdua di ruang rindu
Menikmati malam yang syahdu
Hanya ada kau dan aku

( firsajoning, Ruang Rindu....29 Sept 2015 )

Tua

Kesadaranku sempurna
Usia menjelang senja
Wajah tak lagi jelita
Keriput dimana - mana
Kesadaranku sempurna
Semakin diujung senja
Kekurangan terlihat nyata
Raga lemah semakin tak berdaya
Kesadaranku sempurna
Ketika kau ingatkan tentang usia
Memang semua menuju senja
Dengan pias yang semakin nyata
Kesadaranku sempurna
Banyak noda dan dosa
Aku ingin kembali dengan sempurna
Menjadi perempuan yang berharga
Dan semua tidak hanya soal raga
Namun hati yang mulia

( firsajoning, Tua....29 Sept 2015 )

Kutitipkan Semua

Pada hati yang kutitipkan cinta
Setialah dengan sepenuh rasa
Karena cinta yang kutitipkan sangat istimewa
Jangan kau sia - siakan tanpa makna

Pada jiwa yang kutitipkan rasa
Jagalah dengan sepenuh jiwa
Karena rasa ini sangat istimewa
Jangan kau buat luka dan derita

Pada raga yang kutitikan harta
Jagalah dengan sepenuh cinta
Karena semua milik kita
Yang akan memabawa kita dalam bahagia

( firsajojing, Kutitipkan Semua....29 Sept 2015 )

Kau dan Aku

Ini cerita tentang kau dan aku
Yang terpisah oleh jarak dan waktu
Namun rindu  mekar dan bersemi
Di dalam hati dan sanubari

Ini cerita tentang kau dan aku
Yang menyatu dalam satu janji
Akan setia sehidup dan semati
Sampai diakhir usia nanti

( firsajoning, Kau dan Aku...30 Sept 2015 )

Senin, 28 September 2015

Kembali

Ketika kau kembali pulang
Pulang kerumah hatiku
Dengan membawa semua luka
Luka yang masih terasa sakitnya

Ketika kau kembali pulang
Dengan membawa semua rindu
Yang lama telah kau abaikan
Dan kini kembali menjadi candu

Ketika kau kembali pulang
Mengisi hari - hariku
Dengan catatan yang semakin panjang
Catatan hatimu dan hatiku

Ketika kau kembali pulang
Dengan bahagia yang sempurna
Ketika kau sadari semuanya
Hanya cintaku yang  tanpa dusta

( forsajoning, Kembali....29 Sept 2015 )

Minggu, 27 September 2015

Menua

Waktu telah membawaku
Pada kesadaran tentang usia
Kulihat semua tanda padaku
Rambut yang mulai memutih
Keriput yang semakin terlihat
Raga yang semakin melemah
Waktu telah membawaku
Pada kesadaran tentang perjalanan hidup
Yang semakin dekat dengan ketiadaan
Semakin tunduk dengan semua kehendak
Kehendak yang tak pernah mampu kutolak
Bersama waktu aku mengerti
Usia memang berumur
Umur dengan batas usia
Dan aku menua bersama senja

( firsajoning, Menua ....27 Sept 2015 )

Sabtu, 26 September 2015

Penggemar

Kau setia bersama waktu
Menjaga semua rasamu padaku
Walau ruang dan waktu membelenggu
Tak sedetikpun kau berpaling dariku
Kau setia bersama waktu
Walau dalam diam kau terus bersamaku
Mengikuti setiap jejak langkahku
Apapun tentangku tak pernah luput dari hatimu
Kau setia bersama waktu
Walau hanya menikmati senyumku
Tanpa berani menyapaku
Namun cintamu selalu utuh untukku
Kau setia bersama waktu
Walau dalam diam kau setia padaku
Terimaksih penghemar setiaku

( firsajoning, Penggemar Setiaku....26 Sept 2015)

Jumat, 25 September 2015

KauKembali

Waktu terus melaju
Bertahun telah berlalu
Ada kenangan biru dan merah jambu
Itu hanya  denganmu

Kini waktu membuat kita bertemu
Bertemu bersama ruang dan  waktu
Dalam diam kau perhatikan aku
Mekar dan berbungalah rasaku

Kini waktu membawamu padaku
Bersama kenangan yang telah berlalu
Ternyata kau tak pernah meninggalkanku
Setia menemaniku bersama diammu

Waktu berbaik padaku
Walu hanya dalam diam kau lihat aku
Kini aku tahu ada yang tak pernah rela  melepasku
Setia bersama dengan jejak langkahku

Dan mekarlah semua bunga dintaman hatiku

( firsajoning, Kau Kembali....26 Sept 2015 )

Lereng Andong

Malam ini di lereng Andong
Aku menikmati malam yang sempurna
Angin meyapaku mesra
Membisikkan senandung rindu
Dalam sepi, wajahhmu nyata terbayang
Memeberikan senyum yang sempurna
Menawarkan pelukan paling hangat
Malam ini di lereng Andong
Aku menikmati gelap yang sempurna
Namun sungguh bayangmu nyata bersamaku
Bercanda mesra menemani malamku
Dalam gelap aku  tersenyum
Rasaku sempurna bersama hadirmu di hatiku
Malam ini di lereng Andong
Aku menikmati malam yang sempurna
Gelap menjadi bagainku
Cahaya cintamu nyata menemaniku
Sungguh malam ini ingin kukatakan
Aku mencintaimu bersama malam yang sempurna

( firsajoning, Lereng Andong....25 Sept 2015 )

Aku Merayu Tuhan

Malam ini di lereng Andong
Aku merayu Tuhan
Disaksikan pohon pinus
Dan semilir angin malam
Aku merayuMu Tuhan
Tuhan, bolehkan aku meminta
Meminta belahan jiwaku setia
Setia sepanjang usianya
Malam ini di lereng Andong
Aku merayu Tuhan
Disaksikan daun daun yang bergoyang
Melambai dalam gelap malam
Aku merayuMu Tuhan
Ijinkan belahan jiwaku terus bersamaku
Sampai diujung usiaku
Malam ini di lereng Andong
Aku merayu Tuhan
Disaksikan bulan yang tersenyum malu
Dan suara binatang malam
Aku merayu Tuhan
Tuhan, ijinkan aku meminta
Sebentuk cinta yang sederhana
Seperti cintaMu untuk semesta

( firsajoning, Aku Merayu Tuhan...25 Sept 2015 )

Kamis, 24 September 2015

Wajahku

Setiap pagi wajah ini  kupandangi
Bukan karena mencintai
Tapi karena wajah ini telah menyakiti
Membuatku sakit di dalam hati
Setiap pagi wajah ini kupandangi
Lalu aku katakan kenapa kau menyakitiku

Caramu Mencintaimu

Aku menikmati cintamu
Yang belum sempat mekar
Hanya menjadi kuncup
Dan angin telah membuatnya layu

Aku menikmati cintamu
Hanya dalam helaan nafas
Belum sempat kumenariknya
Kau telah punya cinta lainya

Aku menikmati cintamu
Yang telah menjadi candu
Yang tertinggal hanya puing rindu
Yang kini telah basi bersama waktu

Aku menikmati cintamu
Yang belum sempurna di hatiku
Dan kini kau punya kekasih yang baru
Meninggalkanku dengan luka yg baru

( firsajoning, Caramu Mencintaiku....24 Sept 2015 )

Rabu, 23 September 2015

Malamku

Malam memelukku dengan mesra
Angin membisikan kata mesra
Aku terlelap dalam buaian mimpi
Mimpi bersamamu belahan jiwa sejati

Malan memelukku dengan masra
Dinginya memanjakanku denga  pehuh cinta
Hati terbuai oleh rayu asmara
Darimu yang selalu mengenggam kata setia

Malam memelukku dengan mesra
Membuaiku dalam kidung cinta
Cinta yang tak pernah ada akhirnya
Darimu belahan jiwa yang setia

Say... i love u
( firsajoning, Malamku....24 Sept 2015 )

Layu

Mawar putih  itu telah layu
Bahkan sebelum kelopaknya mekar  sempurna
Panas telah membuatnya mati
Angin dengan lembut telah memaksanya layu
Mawar putih  itu telah layu
Bahkan sebelum kelopaknya mekar sempurna
Tak sempat kumbang menghisap madunya
Tak sempat melihat indah mekarnya
Kelopak mawar kini berjatuhan
Walau mekarnya sungguh tak pernah sempurna
Harumnya tak pernah tercium sempurna
Kumbang pergi meninggalkanya
Bersama mawar yang mekar sempurna
Dalam warna yang penuh cinta

( firsajoning, Layu...23 Sept 2015 )

Sang Kekasih

Perempuan itu berwajah ayu
Lembut tuturnya teduh matanya
Senyumnya membentuk lengkung sempurna
Membuatmu terpana pada pandangan pertama

Perempuan itu berwajah ayu
Rambutnya bercahaya penuh pesona
Kulit langsat,  langsing tubuhnya
Semua mata takjub melihatnya

Perempuan itu berwajah ayu
Wajarlah cintamu berlabuh di situ
Siang malammu akan menjadi biru
Dengan kekasih pujaan hatimu

( firsajoning, Sang Kekasih....23 Sept 2015 )

Aku kalah

Jiwa telah rapuh
Tali sudah patah
Jiwa jauh menggembara
Entah sampai dibatas mana
Pada batas menunggu
Aku kalah dalam resah
Aku pasrah atas semua jalan
Terhenti dalam menunggu
Jiwaku sepi, gundahku  sempurna
Aku kalah
Aku kalah
Aku kalah

( firsajoning, Aku kalah....23 Sept 2015

Selasa, 22 September 2015

Merenung

Mari kita merenung
Apa yang sudah kita potong dengan ikhlas
Sudahkan kita berkurban dengan yg yerbaik ?
Teringat saat kita memotong harta kit
Ubtuk sedekah bagi sesama
Kadang masih terselip rasa tidak rela
Teringat saat kita memotong waktu
Untuk menjalankan sholat lima waktu
Kadang masih ada malas menggelayuti kalbu
Teringat saat kita memotong ilmu kita
Untuk kita bagikan kepada sesama
Masih saja di ikuti dengan kesombongan dalam jiwa
Sejatinya apa yang telah kita potong
Sejatinya apa yang telah kita korbankan
Mari merenung sampai di relung

( firsajoning, Merenung....23 Sept 2015 )

Pengorbanan

Ini tentang pengorbanan
Ini tentang cinta
Ini tentang ketulusan
Ini tentang ketaatan
Ini tentang keihlasan
Inilah pengorbanan yg terbesar
Inilah cinta yang sesungguhnya
Inilah letulusan yang menyamudra
Inilah ketaatan yang tak bersyarat
Inilah keihlasan tanpa batas
Dan kita belajar memaknai pengorbanan
Dan kita belajar mengerti arti cinta
Dan kita belajar tentang ketulusan
Dan kita belajar memeknai ketaatan
Dan kita belajar tentang makna keihlasan
Dari rangkaian kehidupan
Dan lingkaran hikmah yang tak pernah usang

( firsajoning, Pengorbanan....23 Sept 2015 )

Ijinkan

Malam ini ijinkan aku memimpikanmu
Membawamu dalam alur mimpiku
Dan ijinkan kurebahkan diriku
Dalam hangat dadamu
Hingga kumerasa tenang malam ini
Walau hanya malam ini
Ijinkan aku membawamu dalam mimpiku
Biarlah ada kenangan indah tentang kita
Dalam sebuah mimpi
Mimpi tentang aku dan kau

( firsajoning, Ijinkan....22 Sept 2015 )