Jumat, 09 Oktober 2015

Maaf

Kudengar semua resahmu
Suara detak jantungmu
Jiwamu yang memanggilku
Kau memanggilku dengan suara jiwamu
Menggugah naluriku sebagai ibu
Sungguh tak akan kuijinkan kau pilu
Taka akan kuijinkan ragamu lemah
Tak akan kuijinkan kau merenda pilu
Kau tahu, aku terlahir sebagai seorang ibu
Kau tahu , aku terlahir sebagai seorang kakàk
Resah jiwaku mendengar keluhmu
Sakit hatiku tak mampu membantu
Seandainya kau ada bersamaku
Seandainya kau ada disampingku
Kutunaikan wajibku sebagi ibu
Kutunaikan wajibku sebagai kakakmu
Maaf, aku hanya bisa mendengar lara hatimu
Sungguh tak berarti semuanya untukmu
Tapi tulus doaku terpintal untuh untukmu

( firsajoning, Maaf....9 Okt 2015 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar