Jumat, 02 Oktober 2015

Dulu Aku Siapa Sekarang Mau Kemana

Sebuah Renungan

" Dulu Aku Siapa Sekarang Mau Kemana "

# Dulu aku kagum kepada orang yang kaya, cerdas dan berpenampilan wah, namun sekarang kekagumanku berubah, aku lebih kagum kepada orang yang tawadhu' sederhana dan berilmu tinggi namun selalu rendah hati.

# Dulu aku selalu beranggapan bahwa orang bahagia itu bila kaya harta dan benda, mempunyai kedudukan yang tinggi di masyarakat, tapi kini anggapanku berubah, bahagia itu tidak hanya karena harta benda dan kedudukan tinggi namun bahagia itu orang yang selalu merasa cukup dengan pemberian Allah.

#Dulu aku selalu beranggapan kalau orang tua akan bangga melihatku berhasil di dunia ini, punya segalanya namun ternyata itu tidak benar, mereka bahagia bila saat membutuhkan aku selalu ada, memeluk penuh kasih sayang dan memperlakukan mereka dengan lembut hati

# Dulu aku selalu ingin mengejar kenikmatan dunia, hingga kerja tak pernah mengenal waktu, namun kini aku berubah, kebutuhanku hanya makan, minum dll tidaklah banyak, sekarang aku belajar fokus untuk kebahagiaan akherat tidak hanya mengejar kenikmatan dunia.

# Dulu aku akan marah bila ada orang yang mengkritikku, mencelaku dan menghujatku, namun kini aku memilih kata sabar untuk menghadapi siapapun,karena sebenarnya sabar  bukan untuk mereka namun sabar untuk ketengan hatiku sendiri

# Dulu aku sering menumpuk harta benda yang kuraih dengan kerja keras, namun kini aku berubah aku lebih senang dengan berbagi dan memberi karena itu membuat hatiku bahagia dan aku merasa kehidupanku bermakna.

# Dulu aku sering meremehkan orang lain dan tidak menganggap mereka ada, sekarang aku berubah, rasanya tenang dan damai bila hisa bersama dan banyak menjalin silaturahmi dengan siapapun.

# Dulu aku ingin hidup dalam lingkungan yang elit dan berkecukupan, namun kini aku lebih bahagia ditengah -tengah orang yang berhati tulus dan suci

Sejatinya hidup tidaklah lama, mari kita renungkan kehidupan kita, sudahkah kehidupan kita bermakna untuk sesama ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar