Menjejekkan tanah diujung tandus
Disapa senyum kerontang
Dalam buaian angin menerpa
Menyusup bahagia dalam rasa
Tanah airku menyebutmu Kupang
Tanah kapur tandus nan gersang
Namun sapamu ramah senyummu merekah
Sungguh hati tergugah dan betah
Ribuan harap melompat mengerjab
Mengikat simpul - simpul kuat
Bergandeng tangan berpeluk erat
Dalam ragam damai menuai harap
( firsajoning, Kupang Aku Datang....15 Okt 2015 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar