Jumat, 13 November 2015

Malam Mengelabuhiku

Malam mengelabuhiku
Dengan senyum di ujung bibir
Menatap wajah kekasih
Dalam bimbang dan remang

Malam mengelahuhiku
Dari tatapan penuh suka cita
Pada bibir yang terus berceloteh manja
Tangisan hati tak pernah terhenti

Malam mengelabuhiku
Dalam gelap tanpa sinar
Semua dipaksa untuk terus tersenyum
Tertawa dalam luka yang tak pernah terlihat

Malam mengelabuhiku
Dengan canda dan tawa di bibir semu
Samapai kudapati kembali
Diri dalam luka yang tak pernah terhenti

( firsajoning, Malam Mengelaguhiku....14 Nov 2015 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar