Sabtu, 31 Oktober 2015

Aku dan Puisi

Aku ingin hidup mati
Dalam puisi yang penuh imaji
Kulahirkan dari rahim suci
Menjelma bait - bait penuh arti

Aku ingin hidup mati
Dalam gelora puisi ungkapan hati
Yang membuat degupku tak pernah berhenti
Bersama lahirnya puisi - puisi diri

Aku ingin hidup mati
Dalam kenangan bait - bait puisi
Yang akan semerbak dan mewangi
Sepanjang kenangan yang tak pernah berhenti

( firsajoning, Aku dan Puisi....1 Okt 2015 )

Mks om Wijang Jr Wharek, menginspirasiku pagi ini

Senandung Hujan

Telah kucium aroma hujan
Mengusik semua rasa dalam jiwa
Berbisik merdu memenuhi ruang rindu
Membawa sejuk tanpa pilu

Telah kucium aroma hujan
Lengkap dengan derai yg kudengar
Bahagia nyata dalam relung rasa
Bersama hujan rasa tak pernah sirna

Telah kucium aroma hujan
Derasnya mengguyur jiwa
Menjelma sejuk dalam jiwa
Karena cinta bersemi selamanya

( forsajoning, Senandung Hujan....31 Okt 2015 )

Kamis, 29 Oktober 2015

Rindu

Aroma siang masih menyengat
Menyergap sampai relung rasa
Kini senja kembali menyapa
Menyapa semua rindu yang kupunya

Aroma senja semakin menggoda
Mengajakku untuk bercanda
Menikmati sejuknya udara
Menikmati kebersamaan rasa kita

Aroma senja memabukkan rasa
Aku terbuai dalam harumnya rass
Sampai senja kembali sirna
Aku masih tetap merinduinya

( firsajoning, Rindu....29 Okt 2015 )

Selasa, 27 Oktober 2015

Làyu sblm berkembang

Kuncup itu belum sempat mekar
Ketika kumbang menghisap madunya
Layu bunga menjadi sendu
Nyanyian alam tak lagi merdu

Kuncup itu belum sempat mekar
Kini harus layu sebelum berkembang
Tumbuh tunas yang tak di inginkan
Kuncup lupa saat mengembang

Kini hanya tinggal menunggu sabda alam
Walau nyanyian tak lagi merdu merayu
Walau harus menunggu hujan datang
Kuncup hanya menerima sabda alam

( firsajoning, Layu Sebelum Berkembang....27 Okt 2015 )

Kerinduan

Menikmati kerinduanmu
Serupa candu dalam hatiku
Tak ingin jauh darimu
Walau detik berlalu dari hidupku

Menikmati kerinduanmu
Serupa candu dalam hariku
Tak ada hari tanpa hadirmu
Walau hanya sapa singkatmu

Menikmati kerinduanmu
Serupa candu dalam hatiku
Tak mungkin terganti walau hari berlalu
Semua kerinduan hanya untukmu

( firsajoning, Kerinduan....27 Okt 2015 )

Minggu, 25 Oktober 2015

Kemanakah

Ini malam Minggu sayang
Dimanakah engkau berada
Aku mencarimu sampai di batas malam
Namun tak dapat kutemukan
Walau hanya bayangmu
Jejakmu tak lagi kutemui
Aku mencarimu sampai batas malam
Namun sungguh kau menghilang
Hatiku mulai ragu
Masih cintakah kau padaku?
Atau sengaja kau menghilang dari hidupku
Dan berpindah ke lain hati
Sengaja meninggalkan rumah hatiku

Jumat, 23 Oktober 2015

Aku Mencandumu

Aku semakin mencandumu
Seperti udara yang harus kuhela
Seperti aliran darah ditubuhku
Seperti detak  jantungku
Seperti itulah aku mencandumu
Tak akan ada detik berlalu tanpamu
Tak akan ada peredaran mentari tanpa hadirmu
Kau akan selalu ada dalam tarikan nafasku
Dalam detak jantungku
Dalam relung hatiku
Kau menyatu dalam jiwa dan ragaku

( firsajoning, Aku Mencandumu....24 Okt 2015 )

Kamis, 22 Oktober 2015

Aku Bertanya

Aku hanya perempuan biasa
Mengapa kau jatuh cinta?
Bukankah banyak perempuan jelita
Mengapa kau memilih aku, perempuan biasa?

Aku hanya perempuan biasa
Mengapa kau tergila - gila
Bukankah kau tahu aku tak punya pesona
Namun mengapa kau  tetap jatuh cinta

Aku hanya perempuan biasa
Aku juga bukan siapa - siapa
Tidak salahkah semua rasa yang kau punya
Tidak salahkan kau menyimpan asmara?

( firsajoning, Aku Bertanya...22 Okt 2015 )

Pagi Ketika Kau Meminangku

Pagi ketika kau meminangku
Disaksikan kerlip lampu sisa semalam
Kau rengkuh tubuhku dalam pelukan
Kau bisikan janji kehidupan

Pagi ketika kau meminangku
Aku hanya gugup dalam degup
Rengkuhan yang tak biasa
Semua yang terasa berbeda

Pagi ketika kau meminangku
Dari ribuan detik yang sudah kau sulam
Kau rengkuh tubuhku dan kau janjikan
Cinta akan selalu membahagiakan

Pagi ketika kau meminangku
Dengan aroma cinta yang kau tawarkan
Warna - warni bunga kehidupa kau janjikan
Kau bisikan cintamu akan membahagiakan

( firsajoning, Pagi Ketika Kau Meminangku....22 Okt 2015 )

Aku Perempuan

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Perempuan itu akan tetap tenang
Walau harus menelan badai
Tapi senyum tak akan pernah lepas

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Perempuan itu hanya akan memberi damai
Memberi sejuk dan kebahagiaan
Jangan pernah ragukan itu

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Yang sanggup menyimpan semua rahasia
Bahkan nafasmupun tak akan sanggup mengenalinya
Tenanglah, semuanya akan baik - baik saja

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Yang sanggup menerima semuanya
Tanpa duka dan tanpa air mata
Aku terlahir setegar batu karang

Jangan pernah khawatir
Karena aku perempuan
Aku simpan semua kekuatan
Aku akan membuat senyum untuk dunia
Karena aku perempuan

( firsajoning, Aku Perempuan....22 Okt 2015 )

Rabu, 21 Oktober 2015

Pohon Tak Berdau

Pohon tak berdaun
Meranggas menantang mentari
Bertahan walau daun daun gugur
Tegar berdiri ditanah karang

Pohon tak berdaun
Simbol kekuatan tanah karang
Simbol semua harapan hidup
Tak mungkin pohon mernggas selamanya

Pohon tak berdaun
Namu harapan selalu terpancar
Bersama seluruh cahaya terang
Tanah karang tetap benderang

( firsajoning, Pohon Tak Berdaun....21 Okt 2015 )

Kartini

Aku mengenalmu sebagai perempuan tangguh
Perempuan yang tak pernahmengeluh
Walau jaman selalu meninggalkan keluh
Namu  kau sabar  dan menikmati dengan rasa yang penuh

Aku mengenalmu sebagai perempuan yang cerdas
Yang terus ingin belajar tanpa kenal lelah
Bagimu ilmu adalah nafas hidupmu
Dari gelap terbitlah terang itu nafas belajarmu

Aku mengenalmu sebagai perempuan yang lembut
Lembut hati dan sabar dalam perilaku diri
Selalu berbua baik dan menabar kebaikan sejati
Sebagi ibu yang selalu peduli dan murah hati

Aku mengenalmu sebagai perempuanyang penurut
Tak pernah menuntut walau hati tak ikut
Demi darma baktimu kepada ayah dan ibu
Kau akan mengorbankan segala ego dengan lembut

Aku mengenalmu sebagai perempuan pemberani
Yang berani melawan penjajah diri
Tak takut walau harus diperangi
Kau tetap kuat menjaga harga diri

Aku mengenalmu sebagai perempuan dermawab
Yang selalu memberi kepada siapa saja
Tanpa memandang status atauapun derajat orang
Kau memberi dengan penuh kelembutan

Aku mengenalmu sebagai perempuan sejati
Ibu dari para ibu yang sejati
Engkaulah putri indonesia sejati
Aku mengenalmu sebagai " Kartini "

( firsajoning, Kartini...21 okt 2015 )

Selasa, 20 Oktober 2015

Ajari Aku

Ajari aku membacamu
Bagai ribuan lembar buku
Agar aku semakin tahu
Semua yang kau  inginkan dariku

Ajari aku membacamu
Dengan debar - debar penuh rindu
Agar setiap lembaran yang kubaca
Akan menerangkan semua tentangmu

Ajari aku membacamu
Dengan segenap rasa dihatiku
Hingga terbaca lembaran buku dirimu
Dengan debar yang tak pernah bisu

( firsajoning, Ajari Aku....20 Okt 2015 )

Tentangmu

Tentangmu yang memberi harap
Pada tandusnya tanah karang
Tentangmu yang memberi janji
Janji berlangsungnya kehidupan

Tentangmu yang memberi ribuan harapan
Pada kehidupan yang akan datang
Disaksikan mentari yang belum bersinar
Berikrar untuk janji kehidupan

Akan kau bangun semua impian
Tandus tanah karang menjadi taman
Dimana anak - anak kita akan berkejaran
Menggapai semua bintang impian

Mimpi yang tak berkesudahan

( firsajoning, Tentangmu....20 Okt 2015 )

Senin, 19 Oktober 2015

Padamu

Padamu yang memberiku cinta
Kukecup pagi sebagai tanda sayang
Tetaplah melangkah tanpa ragu
Kau dan aku menyatu dalam rindu

Padamu yang menitipkan cinta
Akan kujaga dengan setia
Mari melangkah bersama
Dalam ikatan cinta selamanya

( firsajoning, Padamu....20 Okt 2015 )

Kamis, 15 Oktober 2015

Salah Siapa

Dulu waktu aku masih kecil
Aku ikut memanen padi di sawah
Bergembira sepanjang sore
Menghalau burung di sawah

Kini aku membeli beras
Dengan harga yang sangat mahal
Dengan cucuran keringat
Dan doa - doa yang tak berhenti

Sawahku tak lagi bisa kupanen
Tanahnya membuat lubang mengangga
Membuat luka pada pertiwi
Entahlah ini salah siapa?

( firsajoning, Salah Siapa ?....16 Okt 2015 )

Masih Dalam Derai Rindu

Senja yang memucat
Angin tak lagi berdamai
Hilang senyum beiring kelu
Sempurna rinai menetes deras

Masihkah duduk menunggu
Disenja yang makin memucat
Padahal sebentar lagi gelap menjelang
Dan masih menatap senja bersama kelu

Achhh..selalu seperti itu
Tak mampu beranjak walau kesekian sakit
Dan terus membatu, dalam beku
Menunggu disenja yang memucat

Masih dalam derai rindu

( firsajoning, Masih dalam derai rindu....16 okt 2015 )

Kupang Aku Datang

Menjejekkan tanah diujung tandus
Disapa senyum kerontang
Dalam buaian angin menerpa
Menyusup bahagia dalam rasa

Tanah airku menyebutmu Kupang
Tanah kapur tandus nan gersang
Namun sapamu ramah senyummu merekah
Sungguh hati tergugah dan betah

Ribuan harap melompat mengerjab
Mengikat simpul - simpul kuat
Bergandeng tangan berpeluk erat
Dalam ragam damai menuai harap

( firsajoning, Kupang Aku Datang....15 Okt 2015 )

Selasa, 13 Oktober 2015

Jarak

Pada hati yang membuat jarak
Tak akan lagi aku bertanya
Tentang semua rasa
Tentang keluh - kesah penuh luka
Pada hati yang membuat jarak
Aku akan berjalan sendiri
Walau tanpa terang cahaya
Walau tanpa sinar purnama
Semuanya akan terbiasa
Dan aku mampu berjalan tanpamu
Bukan karena rasa yang hilang rasa
Namun karena waktu yg menghakimi semua
Pada hati yang membuat jarak
Tak akan lagi aku bertanya
Semua sudah ada jawabnya
Dan waktu akanmengobati segalanya
Dan kita tertawa bahagia

( firsajoning, Jarak....14 Okt 2015 )

Waktu

Aku melihat terbitnya mentari
Sebagai penanda waktu berganti
Semua terus melaju tanpa henti
Waktu tak pernah peduli
Akan terus melaju tanpa henti
Seperti kehendak Illahi
Semua terserah, akankah kita diam
Dan tertinggal oleh waktu
Ataukah kita akan bergerak berlahan
Ataukan kita akan berjalan beriringan
Ataukah kita akan mendahului waktu
Sunguh semuanya terserah
Tak akan ada lagi yang mencegahmu
Untuk melakukan apapun untuk dirimu
Terlindas, bersama atau sukses
Waktu akan menjadi penanda tentangmu
Waktu tak pernah melalaikan tugasnya
Untuk terus menjadi penanda diri
Waktu peluklah aku dengan penuh cinta
Dan  bawalah aku melesat menuju mimpiku
Waktu, aku akan mendahuluimu
Dan catatalah kesuksesanku mengalahkanmu

( firsajoning, Waktu....14 Okt 2015 )

Pembohong

Kebohongan ini cukup sudah
Kami lelah atas semuanya
Bagi kami mengais rizky halal sulit bukan main
Bagi kami seribu sangat berarti
Bagi kami limapuluh ribu untuk menyambung hidup sehari
Bagi kami derita adalah makanan setiap hari
Kebohongan ini cukup sudah
Jangan lagi kau bohongi kami
Kau ambil semua milik kami
Kau peras semua tenaga kami
Kau tak pernah sibuk bekerja
Hanya sibuk mengatur dalam dengkur
Dan kau terbahak, menikmati semuanya
Hilang semua janji yang kau beri
Kau kebiri hak - hak kami
Lalu denga wajah polos kau datang lagi
Meminta dukungan kami
Cukup sudah kau memakai topeng
Kebohonganmu cukup sudah
Semuanya telah berakhir
Dan waktu akan menghakimu
Hingga kau sakit dan mati

( firsajoning, Pembohong ....14 Okt 2015 )

Pergi

Wajah itu kini tak kukenali lagi
Senyum itu kini telah pergi
Hati itu kini telah beku
Rasa itu kini telah mati

Wajah itu kini tak polos lagi
senyum itu memhuat muak diri
Hati itu penahur luka hati
Rasa itu membuahkan  benci

Wajah itu penuh ambisi
Senyum itu hanya penghias ilusi
Hati itu membuat lupa diri
Semuanya kini telah pergi

( firsajoning, Pergi....13 Okt 2015 )

Pembohong

Aku memgenalmu
Sebagai pembohong
Bohong tentang perasaaan
Bohong tentang kehidupan
Bohong tentang pasangan
Bohong tentang pekerjaan
Bohong tentang asal muasal
Bohong  tentang status
Bohong tentang teman
Bohong tentang familiy
Aku mengenalmu
Sebagai pembohong
Seperti koruptor yang mengambil tanpa malu
Seperti penipu yang tak pernah punya rasa kasian
Seperti begal yang tak punya perasaan
Seperti pemcuri yang diam - diam mengambil
Seperti itulah aku mengenalmu
Sebagai pecundang, sebagai pembohong
Lalu kau tertawa terbahak
Karena merasa berhasil berbohong
Dan akan datang masa saat kau menangis
Dan meratap mohon maaf kepada Tuhan
Kebohonganmu tak akan lama
Karena Tuhan tak pernah tidur
Selamat menikmati, pembohong
Biar kejamnya hidup terus menjadi hakimmu
Selamat menikmati hasilnya
Tertawalah, dan menangislah
Sampai kau puas, menjadi pembohong

( firsajoning, Pembohong....13 Okt 2015 )

Social Activity

Hari ini adalah hari yang sangat istimewa, Saya sebagai wakil dari FKOT ( forum Komujikasi Orang Tua ) berkesempatan untuk ikut dalam aktivitas sosial dengan siswa - siswi SMP N 1 Kelas VII E dan F.
Tujuan kunjungan kali ini jatuh pada SD Muhammadiya 2 Magelang yang bertempat di dekat Pasar Gotong Royong.

Sabtu, 10 Oktober 2015

Kerinduanku Candu

Kerinduanku adalah candu
Rindu buah hatiku
Membuat lidahku kelu
Tak mampu mengucap kata bagai madu
Rindu mengacak detak jantungku
Degupnya menjadi tak menentu
Rindu padamu buah hatiku
Rindu semakin mencandu
Dan hanya mampu pandangi wajah sucimu
Duhai permata hatiku
Cepatlah pulang, dalam pelukku
Agar terbayar semua kerinduanku

( firsajoning,Rindumu Candu......11 Okt 2015 )

Perjalanan Rasa

Malam mengajariku dengan sempurna
Rasa dengan mudah berubah tanpa di minta
Waktu menjadi saksi semuanya
Yang menjadi catatan dalam perjalanan rasa

Malam mengajariku dengan sempurna
Bila rasa memang mudah berubahnya
Yang awalnya bukan siapa - siapa
Lantas menjadi belahan jiwa yang dicinta

Malam mengajariku dengan sempurna
Bila rasa memang mudah berubahanya
Yang mulanya dipuja dengan penuh cinta
Lantas dicampakkan menjadi yang paling di bencinya

Itulah perjalanan rasa
Yang terjadi pada hati yang mudah berubah rasa
Mencitalah dengan sebaik - baiknya cinta
Tidak berlebihan agar tidak membuat luka

Itulah perjalanan rasa
Yang terjadi pada hati yang mudah berubah rasa
Jangan pernah membenci dengan sepenuh rasa
Siapa tahu benci membuahkan rasa cinta

( firsajoning, Perjalanan Rasa.....11 Okt 2015 )

Sahabat

Aku ingin menuliskan wajahmu
Di kertas putih tanpa noda
Kutulis semua tentangmu
Tentang cinta, tentang kasih sayang
Tentang persahabatan tanpa syarat
Aku ingin menuliskan wajahmu
Hingga penuh lembaran - lembaran hidupku
Ada namamu di dalam catatan hidupku
Sebagai kekasih, teman dan sahabat hatiku
Semuanya tanpa syarat
Mengalir bagai air di sungai kecil
Jernih dan sejuk, bening dan segar
Begitulah persahabatan
Ada kasih sayang dan penerimaan
Agar semua catatan menjadi lengkap
Sebagai sahabat tanpa syarat

( firsajoning, Sahabat Tanpa Syarat....10 Okt 2015 )

Jumat, 09 Oktober 2015

Kesesihanku Sempurna

Senja ini kesedihanku sempurna
Senja tak lagi menjingga
Hanya ada hardikan menggetarkan rasa
Membuat tetes airmata

Senja ini kesedihanku sempurna
Senja menjadi pucat karenanya
Keluh resahmu mengoyak rasa
Membuatku terpaku tanpa suara

Senja ini kesedihanku sempurna
Ketika diri tidak lagi berharga
Karena tak mampu berbuat untuk sesama
Tetes air mata jatuh tiada terasa

Senja ini kesedihanku sempurna
Kau teriak di telinga
Hingga semua menjadi gelap adanya
Menyisakan rasa yang tak lagi sempurna

( firsajoning, Kesedihanku Sempurna.....9 Okt 2015 )

Antara Cibta Karena dan Cinta Meskipun

Antara Cinta " Karena dan Cinta  " Meskipun "

Saat istirahat siang tadi ada seorang siswaku bertanya  bertanya " Bunda baik mana cinta karena atau cinta meskipun? " ,
Sungguh aku terhenyak mendengar pertanyaanya, lalu sesaat aku berpikir tentang makna Cinta " Karena " dan Cinta " Meskipun "

Cinta karen adalah hal yang wajar dan lumrah, kita mencintai seseorang karena dia cantik, tampan, kaya, pintar , mapan dan semua atribut yang mengarah pada suatu kebaikan itu adalah kewajaran, dan itulah Cinta " Kerena " walaupun tidak salah tapi cinta " karena " akan banyak menuntut agar selalu terlihat baik dan akan bisa kecewa kalau alasan karenanya hilang bersama waktu.

Beda halnya dengan Cinta " Meskipun " yang selalu melihat kekurangan orang yang dicintainya. Hal ini dilakukan bukan untuk menjelekan tapi justru untuk membangun kesadaran bahwa orang yang dicintai memiliki kelebihan dan kekeurangan.

Kita semua tahu untuk menerima kelebihan orang lain tentunya tidak sulit tetapi untuk menerima kekurangan orang lain dibutuhkan jiwa yang besar dan mental yang baik. Dengan bisa menumbuhkan bahwa kita mencintai " meskipun "  dia begini atau begitu merupakan satu indikasi bahwa kita mempunyai penerimaan diri yang baik dan bukan menuntut.

Cinta " meskipun " akan memberi ruang untuk hati kita lebih terbuka dan bahagia seperti apapun pasangan hidup kita, baik lebih maupun kurang.

( firsajoning, Mengikat Makna...9 Okt 2015 )

Maaf

Kudengar semua resahmu
Suara detak jantungmu
Jiwamu yang memanggilku
Kau memanggilku dengan suara jiwamu
Menggugah naluriku sebagai ibu
Sungguh tak akan kuijinkan kau pilu
Taka akan kuijinkan ragamu lemah
Tak akan kuijinkan kau merenda pilu
Kau tahu, aku terlahir sebagai seorang ibu
Kau tahu , aku terlahir sebagai seorang kakàk
Resah jiwaku mendengar keluhmu
Sakit hatiku tak mampu membantu
Seandainya kau ada bersamaku
Seandainya kau ada disampingku
Kutunaikan wajibku sebagi ibu
Kutunaikan wajibku sebagai kakakmu
Maaf, aku hanya bisa mendengar lara hatimu
Sungguh tak berarti semuanya untukmu
Tapi tulus doaku terpintal untuh untukmu

( firsajoning, Maaf....9 Okt 2015 )

Kamis, 08 Oktober 2015

Aku Ingin Kembali

Dipersimpangan rasa
Langkahku terhuyung
Lemah dan tak berdaya
Aku berteriak dengan lantang
Apa maksud dari semua ini
Aku lelah, aku kalah
Aku ingin diam dalam hening
Membisu dan menjadi buta
Agar tak kulihat semuanya
Agar tak terdengar semuanya
Dipersimpangan rasa
Hanya ada derita yang nyata
Aku ingin kembali
Dalam pelukanMu
Yang menenangkan jiwa dan ragaku
Maafkan aku mengingkari semua kodratMu
Dan melangkah jauh dari kasihMu
Dipersimpangan rasa
Dalam jiwa yang tercabik luka
Aku ingin temukan jalan menuju surga

( firsajoning, Aku Ingin Kembali....9 Okt 2015 )

Aku dan Waktu

Aku berdamai dengan waktu
Tak akan kubiarkan sakit hatiku
Walau kejam kau tinggalkan aku
Dengan alàsan yang kau buat semaumu

Aku berdamai dengan waktu
Mengakrabi semua luka hatiku
Sampai semua sembuh lukaku
Hingga hilang semua sakit hatiku

Aku berdamai dengan waktu
Dengan menikmati semua lukaku
Hingga semua tak lagi ada dirasaku
Karena semua terbiasa untuk hidupku

( firsajoning, Aku dan Waktu....9 Okt 2015 )

Belajar Berempati

Belajar Bermpati

Dalam kehidupan kita tidaklah susah menemukan orang  berbondong - bondong untuk berempati dikala kita dalam keadaan bersukacita, ataua mendapat rizky yang lebih, namun mudahkah kita temui orang yang mau berempati saat kita dalam kesedihan, luka atau terpuruk?

Turut merasakan apa yang dirasakan orang lain baik dalam keadaan suka dan duka adalah esensi atau nilai penting dari makna berempati, pertanyaan yang sering muncul apakah kita cukup punya keberanian untuk turut merasakan apa yang dirasakan orang lain terutama saat mereka berduka ?

Disinilah harus kita pahami bahwa empati itu tanpa syarat, lahir dari jiwa dan hati yang bersih dan hanya orang - orang yang bernurani yang akan sanggup berempati dengan tulus terhadap kesuksesan atau penderitaan orang lain

Marilah kita belajar untuk terus menajamkan mata hati, sehingga mampu melihat dengan jelas apapun yang sedang dialami oleh orang lain dan kita mampu terlibat untuk menjadi penenang dan penyejuk dalam kehidupannya.

Bila kita mampu berempati dengan orang lain, pasti kedamaian yang akan kita dapatkan, dan ingat saat beempati kenakanlah baju yang dipakai orang lain, jangan kenakan baju yg biasa kita pakai, karena orang lain tidak pernah merasakan baju yg kita pakai.

Belajarlah terus untuk berempati kepada orang lain dan kita akan terdidik menjadi jiwa yang santun dan penuh kasih
Semoga Allah memberkahi setiap langkah kita amiin

( firsajoning, Mengikat Makna.....8 Okt 2015 )

Menjaga Pikiran

Menjaga pikiran agar tetap positif adalah penting, karena dari pikiran akan berbuah kata - kata, dan jagalah kata - kata Anda, karena dari kata kata - kata maka akan lahirlah perilaku, jagalah perilaku Anda karena prilaku akan berbuah kebiasaan, dan kebiasaan yang dilakukan yerus menerus akan menjadi karakter atau watak Anda.
Menjadi kewajiban diri kita untuk terus menjaga pikiran kita, agar selalu positif, pikiran positif menjadi sumber energi yang positif, belajar untuk menghilangkan prasangka dalam kehidupan kita, apalagi membuat rekaan cerita tanpa dasar yang kuat, janganlah kita terbiasa negatif thinking terhadap orang lain, bila itu kita lakukan maka kita akan terus merasa lelah, positif dalam setiap keadaan walaupun mungkin tidak seperti yang kita ibginkan, itu akan lebih baik untuk ketenangan hati kita.

( firsajoning, Mengikat Makna....8 Okto 2015 )

Padamu

Padamu yang mengatakan selamat tinggal
Kucatat dalam buku biruku sebagai kenangan
Walau sebentar dalam lembar perjalanan
Namun sungguh keindahan pernah bersinar

Padamu yang mengatakan selamat tinggal
Karena kau sejatinya tak pernah tinggal
Aku bagimu hanya pelengkap layar
Yang kau kembangkan dengan penuh sadar

Padamu yang mengatakan selamat tinggal
Walau sebentar semua terasa bergetar
Namun semua hanya menjadi catatan dalam lembar
Yang kau dan aku tak akan lagi membaca karena hambar

Padamu yang mengatakan selamat tinggal
Aku tahu dihatimu tak ada lagi getar
Karena sejatinya kau hanya beriku tawar
Atas semua kebodohanku bermain  tanpa sadar

( firsajoning, Padamu...8 Okt 2015 )

Rabu, 07 Oktober 2015

Lebih Banyak Mendengar

Tahukah Anda, bahwa Allah menciptakan satu mulut dan dua telinga untuk kita, itu bukan tanpa maksud, kita diwajibkan belajar untuk banyak mendengar daripada berbicara, mengapa demikian? Karena biasanya kita lebih senang berbicara, bahkan tidak dimintapun kita akan dengan senang berbicara, kita merasa senang kalau sudah banyak berbicara, senang bila dianggap pintar atau banyak wawasan, kita sering lupa bahwa orang lain kadang malas atau sebenarnya enggan mendengar kita bicara, untuk itu marilah kita belajar untuk berbicara secukupnya, bicara yang ada manfaatnya dan bicara yang baik2 saja, yang membawa kedamaian dan kesejukan, bukan bicara yang memancing pada perdebatan dan kesia - siaan.
Lebih baik kita belajar menjadi pendengar yang baik, mencoba mengerti apa yang dibicarakan orang lain, tidak merasa sok pintar dan mengahargai orang ketika dia berbicara.
Marilah kita sukuri anugrah Tuhan ini dengan sebaik - baiknya, jangan sampai lisan / mulut kita membawa kita ke dalam neraka.

Sendiri

Tak akan kutanya lagi
Kemana kamu pergi
Karena semua jelaslah sudah
Kau pergi meninggalkanku sendiri
Tak akan kutanya lagi
Bila tak ada sapamu hari ini
Karena kini kau telah pergi
Dari kehidupanku ini
Tak akan kutanya lagi
Bila kau tak datang menjumpaiku
Karena  kesadaranku penuh untukmu
Bahwa kau kini bukan milikku
Dan aku disini, akan selalu sendiri
Walau hanya diam merenung sepi

(  firsajoning,  Sendiri.....8 Okt 2015 )

Nyanyian Hujan

Dalam hening sepertiga malam
Khusuk kulantunkan doa - doa
Dengan tetes ari mata
Untuk saudara yang sedang tidak bahagia
Doa panjang kupanjatkan
Untuk derita para saudara
Atas asap berjelaga yang tiada habisnya
Yang menyisakan kabut di mata
Dan rengekan anak - anak tak berdosa
Dalam doa khusukku
Kumohonkan butir - butir nyanyian hujan
Yang akan menghapus semua derita
Yang tak kunjung berkesudahan
Nyanyian hujan datanglah, hiburlah anak - anakku semua
Agar bisa tertawa dan bercanda
Karena mata cemerlang dan nafas lega

( firsajoninh, Nyanyian Hujan....8 Okt 2015 )

Terimakasih

Terima Kasih

Apakah Anda adalah orang yang ringan mengucapkan terimakasih kepada orang lain yang telah berbuat baik kepada kita?, atau kita termasuk yang  sering lupa berterimaksih kepada Tuhan yang telah memberikan kita banyak nikmat, kepad orang tua yang dengan ikhlas merawat dan menyanyangi kita, dengan orang - orang yang dekat dengan kehidupan kita, yang selalu ada saat kita dalam keadaan suka maupun duka.
Marilah kita belajar dari kedasyatan ucapan terima kasih, sungguh ucapan itu akan mampu menggetarkan hati, mendekatkan silaturahmi dan memberikan kebahagiaan, ada penghargaan di dalam ucapan terimaksih, untuk itu jangan pelit untuk berucap terimakasih kepada semua yang telah memberi kebaikan untuk hidup kita, dan juga ucapan terimaksih kepada orang yang telah banyak memberikan pelajaran untuk kehidupan kita.

( firsajoning, Catatan....7 Okt 2015 )

Maafkan Aku Tuhan

Maafkan aku Tuhan
Lama meninggalkanMu dalam lengah
Sibuk dengan rencana - rencana indah
Melupakan Sang pengatur rencana
Maafkan aku Tuhan
Lama meninggalkanMu dalam gudah
Sibuk dengan urusan hati yang salah
MelupakanMu Dzat yang menggenggam hati
Maafkan aku Tuhan
Lama meninggalkanMu dalam pongah
Sibuk seakan dunia sangat berarti
MelupakanMu Dzat yang maha pemberi berkah
Maafkabn aku Tuhan
Kini tak ingin ku lengah
Kini tak ingin ku gundah
Kini tak ingin ku pongah
Aku pasrah atas kuasaMu
Aku tunduk atas perintahMu
Aku ingin kembali kepada kasihMu
Peluklah aku dalam damaiMu

( firsajoning, Maafkan Aku Tuhan....7 Okt 2015 )

Selasa, 06 Oktober 2015

Catatan 51 s.d100

89O8" Fokusmu hari ini akan menjadikanmu bermutu dimasa yang akan datang, jangan sia - siakan kesempatan hari ini, dan lakukan yang terbaik "

( firsajoning,  Catatan 51.....6 Okt 2015 )

" Jangan berharap mendapat kedamaian dari orang lain, karena sejatinya damai itu diri kita yang menciptakan, karena kita lebih dekat kepada Tuhan "

( firsajoning, Catatan 52......6 Okt 2015 )

" Jangan dibiasakan melemahkan diri sendiri dan memupuk rasa tidak percaya diri dan menganggap diri tak berarti, Ingat Allah menciptakan kita sebagai makhluk yang paling sempurna, "

(firsajoning, Catatan 53.....7 Okt 2015 )

" Waktu akan membatumu meyembuhkan semua luka, dan menemukan kebahagian hidupmu "

( firsajoning, Catatan54......7 Okt 2015 )

" Orang yang menyanyangi kita, tak akan pernah meninggalkan kita, walau kita sudah memintanya, karena dihatinya selalu ada kasih untuk hidup kita "

( firsajoning, Catatan 55....7 Okt 2015 )

" Berbuatlah baik dengan siapapun dengan hati tulus, karena sejatinya kebaikan itu untuk diri kita sendiri, dan berterimaksihlah kepada orang2 yang telah memberi kesempatan kepada kita untuk berbagi kebaikan, Allah memberkahi hidup kita dengan kesejahteraan hati dan pikiran serta kesejahteraan duniawi "

( firsajoning, Catatan 56.....11 Okt 2015 )

" Kita tak pernah mampu membuat seseorang untuk tetap tinggal dalam hati kita, sekuat apapun kita memintanya, mungkin kita bisa menyimpanya sebagai kenangan abadi dalam kehidupan kita dan merelakan kepergianya dengan ikhlas "

( firsajoning, Catatan 57....8 Okt 2015 )

" Jangan merasa bersedih dan kehilangan terhadap sesuatu yang bukan menjadi milik kita, karena itu adalah kebodohan, fokus pada apa yang kita miliki dan berbahagialah "

( firsajoning, Catatan58......14 Okt 2015 )

" Cinta akan mengajari kita banyak hal dalam kehidupan, dan apabila hanya kau dapatkan tangis dan penderitaan, pasti itu bukan cinta, segera sadari kesalahan dan jemputlah cinta sejatimu "

( firsajoning, Catatan59....14 Okt 2015)

" Kebencian itu adalah racun bagi diri, tinggal tunggu kematian untukmu, untuk itutebarkanlah kasih untuk sesama karena itu laksana madu yang manis dan menyehatkan "

( firsajoning, Catatan60....14 Okt 2015)

" Yakinlah masih ada janji kehidupan yang lebih baik, dengan cinta dan kasih sayang semua akan baik - baik saja "

( firsajoning, Catatan  61.....22 Okt 2015 )

" Jauhi dan tinggalkan teman - teman yang hanya membuatmu menjadi lebih buruk, menderita dan tidak bahagia "

( firsajoning, Catatan 62.....27 Okt 2015 )

"Teruslah belajar untuk memaafkan kesalahan orang lain, sesakit apapun yang kita rasakan, bila sanggup memaafkan dengan ikhlas, sungguh hanya ketenangan hati yang aka kita rasakan "

( firsajoning, Catatan 63....29 Okt 2015 )

" Tenangkan hatimu, janganlah kau resah bila dia mencintaimu pasti dia akan memcarimu, dan bila dia jodohmu pasti takdir akan menyatukanmu "

( firsajoning, Catatan64.....29 Okt 2015 )

" Percayalah sikap rendah hati tak akan pernah merendahkanmu, namun akan menjunjung dan mengharumkan namamu "

( firsajoning,  Catatan 65.... 29 Okt 2015 )

" Tabungan kita sesungguhnya adalah apa yg kita berikan kepada orangblain, bukan apa yg kita simpan untuk diri sendiri, maka teruslah menabung agar hidup kita beruntung "

( firsajoning,  Catatan66......31 Okt 2015 )

" Jangan menghabiskan waktu untuk hal - hal yang kecil hingga melupakan hal - hal yang besar dalam hidup kita "

( firsajoning, Catatan bersama  Mohammad Sukamta 67......31 Okt 2015 )

" Cara mudah untuk menyakiti adalah dengan mengabaikan, dan menganggap hadirnya  tak pernah ada "

( firsajoning, Catatan 68......31 Okt 2015 )

" Hidup ini penuh warna, jangan ragu untuk memilih warna kesukaanmu, jangan hiraukan orang lain yg tidak menyukai warnamu, warnailah hidupmu dgn warnanamu "

( firsajoning, Catatan 69.......2 Nov 2015 )

" Bila hidupmu hanya dipenuhi dengan rasa khawatir maka kau tak akan pernah sanggup untuk melangkah, jadi jalanilah hidupmu dengan penuh optimis "

( firsajoning, Catatan70.....2 Nov 2015 )

" Aku belajar membacamu, dan ini baru dimulai, keliahatanya sangat menarik, berikan kwalitasmu agar aku tak pernah salah sudah belajar membacamu "

( firsajoning, Catatan71....5 November 2015 )

" Seberapa pentingnya kau  untuk kehidupannya, waktu yang akan menjawab semuanya, jangan lagi resah dan gelisah apalagi bertanya tentang apapaun, biarlah waktu yg akan memberikan jawabnya, maka bersabarlah dan nikmatilah dengan diam tanpa banyak bertanya, bila memang dia mencintaimu maka tak akan pernah mengabaikanmu, bila dia mengabaikanmu berarti semuanya hanya nafsu dan dia tak pernah benar - benar mengaharapkan kehadiranmu "

( firsajoning, Catatan 71....5 Nov 2015 )

" Nikmat itu segala sesuatu yang mendatangkan manfaat untuk hidup kita "

( firsajoning,,Catatan 72..,...6 Nov 2015 )

" Belajarlah untuk memahami tidak menuntut dan menghakimi, yang kau lihat baik belum tentu kebaikanya, dan yang kau anggap buruk belum tentu keburukanya, waktu mampu merubah segalanya maka bijaklah dalam membuat penilaian "

( firsajoning, Catatan 72....6 Nov 2015 )

" Orang kaya itu adalah orang yg banyak memberi kepada orang lain, bukan yg menyimpan semua harta bendanya untuk dirinya sendiri"

( Firsajoning, Catatan 73.....15 Nov 2015 )

Berhentilah mengeluh maka kau akan mendapati bahwa hidup ini indah dan nikmat

( Firsajoning, Catatan 74.....15 Nov 2015 )

" Cinta dan persahabatan itu memberikan rasa nyaman, pengertian, kebahagiaan dan pengorbanan "

( firsajoning, Catatan 75....16 Nov 2015 )

" Hidup adalah rangkaian keputusan dan pilihan, ketika Anda memilih pasti selalu ada yang ditinggalkan, maka  belajarlah dalam memilih, jangan sampai salah pilih "

( firsajoning, Catatan76......21 Nov 2015 ?

" Belajar tidak selalu dari sebuah kesuksesan, kegagalan juga bisa membuat kita belajar dengan lebih baik "

( firsajoning, Catatan 77....28 Nov 2015 )

" Jangan lelah untuk terus berkarya dengan keihlasan hati dan ketulusan rasa, masukkan bumbu kesungguhan didalamnya, ingatlah hasil tak pernah menghianati proses, dan jangan lupa tutup semua usaha dengan doa terbaik."
( firsajoning, Catatan78....1 Des 2015 )

" Mari belajar menjadi orang hebat, menyanyangi orang yang memusuhi, memaafkan orang yang membenci dan menerima kebaikan orang lain tanpa iri dan dengki."

( firsajoning, Catatan 79.....3 Des 2015 )

" Ingatlah, sehebat dan sekuat apapun kita, sungguh kita tidak pernah bisa hidup sendiri, jadi jangan pernah menganggap remeh orang lain, karena semua orang punya peran masing - masing untuk saling melengkapi kebahagiaan."
( firsajoning, Catatan80.....3 Des 2015 )

" Berharap semua orang baik kepada diri kita adalah mustahil, pasti ada saja yg tidak menyukai kita, untuk itu fokus untuk terus memperbaiki diri, fokus untuk selalu produktif dalam berkarya, fokus dengan segala kebaikan orang lain, menyibukkan diri dengan perbuatan baik,  biarlah anjing mengonggong, kafilah tetap berlalu."

( firsajoning, Catatan 81....4 Des 2015 )

Senin, 05 Oktober 2015

Kangen

Kita bermain dengan jarak
Waktu memasung semua rasa rindu
Lalu kita mencoba berdamai
Berdamai dengan jarak dan waktu
Dan ketika pagi kembali kutemui kau
Sebagai embun yang sejuk didedaunan
Serupa mentari dengan hangatnya
Rindu selalu sederhana
Tak pernah rumit dan membelenggu
Bila kita benar - benar mau berdamai
Berdamai dengan jauhnya jarak
Dan berputarnya waktu
Dan kita bersabar untuk saling memeluk rindu

( firsajoning, Kangen...6 Okt 2015 )

Pergi

Rasa ini masih ada
Dan akan selalu ada
Tanpa aku meminta
Tanpa aku memaksa
Semua datang sendiri
Seperti mentari pagi
Datang setelah malam
Seperti siang
Hadir setelah pagi
Seperti malam
Hadir setelah senja
Seperti itu rasa ini ada
Tanpa aku memintanya
Kau hanya berkata
Nikmati saja
Semua karunia
Tuhan sedang berbaik hati
Hingga dihadirkan rasa
Aku diam membisu
Bagaimana menikmatinya
Sedangkan pagi tak lagi berembun
Siang tak lagi panas
Malam tak lagi berbintang
Ternyata rasa memang tak selamanya indah
Adakalanya sepi dan lengang
Dan aku tak mampu menikmati
Hanya melihat semuanya
Dan pergi tidak untuk kembali
Hanya ingin melewati
Dan bukan teriak menikmati
Karena kau telah pergi
Dan tak pernah kembali

( firsajoning, Pergi....5 Okt 2015 )

Minggu, 04 Oktober 2015

Màafkan AkunSayang

Maafkan aku sayang
Malam ini sengaja kumengambil pisau
Lalu kulukai urat nadimu
Mengalirlah darah dari tanganmu
Kau menangis, tersayat, patah dan terluka
Kau berterian kejam, jahat, jahanam
Kau bahkan membisu dan membatu
Maafkan aku sayang
Malam ini sengaja kutoreh luka
Agar kebencianmu hanya untukku
Agar pupus semua benih cinta dihatimu
Karena aku tahu, cinta dan benci itu bersaudara
Maafkan aku sayang
Aku harus memilih cara ini
Untuk menenagkan gundah dan resahku
Untuk mematikan semua benih rasaku
Untuk memastikan kau baikbaik saja  tanpa hadirku
Maafkan aku sayang
Aku memilih cara ini
Cara yang kau bilang curang dan kejam
Cara yang naif dan bodoh untuk kulakukan
Namun hanya inilah yang bisa membuatmu " benci "
Benci dan pergi, meninggalkan semua jejak
Bahkan mematikan semua benih rasa
Maafkan aku sayang
Bila pada akhirnya, kau mengenangku sebagai pecundang
Orang yang tak layak di cintai
Orang yang kejam
Karen sejatinya aku tak pernah punya cara
Untuk mematikan semua rasa
Biarlah kebencianmu selamanya
Sayang, malam ini akulah orang menang
Walau harus menangis darah
Walau harus menelan luka
Namun, aku yakin
Kau sudah mematikan rasamau
Kau sudah tak ingin bersamaku
Kau " Membenciku"
Dan akulah perempuan, yang menelan
Setiap luka hati
Maka kuijinkan kau me benciku
Kuijinkan kau membatu
Selamat tinggal, sayang
Matilah semua kebaikanku
Dan aku mengenangmu
Sebagai malaikat hatiku
Dan kau mengenangku
Sebagai setan dalam hidupmu

( firsajoning, Aku Memilih Caraku ...5 Okt 2015 )

Sabtu, 03 Oktober 2015

Aku Cemguru

Aku cemburu kepada angin
Yang bebas memelukmu
Menyapa wajahmu yang lemhut
Dan berbagi kesejukan

Aku cemburu kepada mentari
Yang bebas memberi kehangatan
Tanpa harus meminta persetujuaan
Hangat meresap tanpa penghalang

Aku cemburu kepada malam
Yang menemanimu dalam mimpi
Bercanda dengan bintang dan remhulan
Dan banyak catatan tentang rasamu

( firsajoning, Aku Cemburu.....4 Okt 2015 )

Waktu Mengenangmu Ibu

Waktu terus mengenangmu, Ibu
Sebagai sosok yang tak pernah mati dalam hidupku
Ada harum namamu dalam hembusan nafasku
Ada kalimat lembutmu yang meresap hatiku
Waktu terus mengenangmu Ibu
Sebagai sosok tegar dan tak pernah lemah hatimu
Kuat raga dan selalu siap membantu sesamamu
Maka waktu akan terus mengenangmu
Malam ini genap satu tahun kepulangnmu
Namun semua orang masih mengenangmu
Mengenang semua hal baik tentangmu
Tak ada prasangka buruk dalam kehidupanmu
Sungguh malam ini aku tergugu
Menyaksikan waktu mengenangmu
Tak pernah tinggalkan walau sedetik berlalu
Semua tentangmu lengkap mengisi kalbuku
Ibu, biarlah waktu terus mengenangmu
Sebagai Ibu yang sempurna untuk hidupku
Walau dulu selalu ada pilu
Namun tegarmu mengalahkan lajunya waktu
Kini sungguh semua mengenang kebaikanmu
Dan waktu tak pernah meninggalkanmu
Seperti aku yang tak lelah berdoa untukmu
Ibu, waktu mengenangmu
Dengan tulus kasih seorang ibu

( firsajoning, Waktu Mengenagmu, Ibu...3 Okt 2015 )

Jumat, 02 Oktober 2015

Dunia Maya

Sahabat dunia maya
Sahabat yang tak pernah berjumpa raga
Namun hadirnya sungguh bisa dirasa
Bahkan kadang ada yang menyakiti rasa
Atau bahkan membuat jatuh cinta
Sahabat dunia maya
Ada yang baik tiada terkira
Menampilkan wajah yang nyata
Namu  juga ada yang berpura - pura
Mencari sensasi dan hura - hura
Sahabat dunia maya
Boleh dipercaya atau diabai saja
Semua terserah diri kita
Karena sejatinya mereka ada dan tiada
Jangan terlena oleh bujuk rayunya
Sahabat dunia maya
Bisa membuat hidup kita bahagia
Namun bisa membuat kita sengsara.
Maka sadarlah kita semua
Agar hidup kita tidak celaka
Jangan sampai waktu kita terbuang percuma
Hanya untuk yang sebenarnya hanya maya
Dunia maya, dunia yang menghipnotis rasa
Maka sadarlah dengan segera
Dan kembalillah kedunia nyata
Dunia yang penuh warna

( firsajoning, Dunia Maya....2 Okt 2015 )

Kebahgiaan

Kebahagiaan
Ustadz Burhanudin
Alumni Kompetensi RPL

Pagi ini kajian di sekolah terasa istimewa karena yang memberikan tausiah adalah alumni dr SMK N 2, kajian yng disampaikan pagi ini tentang kebahagian.
Pagi ini ustadz Burhanudin cerita tentang Yulia Natasya yang sangat kaya dan berbakat, namun mati karena over dosis, padahal semua orang menganggap dia bahagia, itulah hakekat kebaagiaan yang semu, yg pasti kebahagiaan nyata itu ada di dalam hati, kebahagiaan tidak hanya karena berlimpahnya harta benda.
Resep kebahgiaan
1. Beriman dan beramal sholih
Allah berjanji akan memberikan kehidupan yg baik dan balasan yg baik, penting dr kita untuk mengetahui iman kita, iman ada di dalam hati,  oleh karena itu bila hati kita lurus maka amal kita juga akan lurus dan bila hati kita buruk maka bila buruk pulalah perilaku atau amalan  kita . Orang yg beriman akan menghadapi hidup dengan indah, baik tentang nikmat hidup maupun kesedihan hidup.
Orang yang beriman bila mendapat kenikmatan maka akan bersyukur, dan bila mendapatkan kesedihan maka akan bersabar.
Musibah  yg sangat besar apabila iman lepas dari diri kita, untuk itu kita akan terus memohon untuk akhir yang baik.
2. Amalan - amalan yang baik berupa ibadah 2 kita kepada Allah
Semua perbuatan kita diawali dengan niat yg benar dan karena Allah maka Allah akan mencatat kita sebagai ibadah. Kita berharap amalan2 kecil kita yg disertai dengan niat yg benar maka Allah akan mencatat sebagia amalan yg besar.

Bersambung......

Hadirmu

Kau yang hadir memenuhi ruang rasa
Membuka lembaran baru catatan cinta
Meninggalkan jejak rasa yang sempurna
Untuk setiap depa perjalanan asa

Kau yang hadir memenuhi ruang hati
Menjadi bagian hidup yang semakin berarti
Meniti kisah hidup yang tiada bertepi
Menjalani hari dengan hati berseri

Kau yang hadir memenuhi ruang kalbu
Menjadi bagian dalam syair syair rindu
Membuat hidup laksana madu
Bahagia menyapaku setiap waktu

( firsajoning, Hadirmu...2 Okt 2015 )

Dulu Aku Siapa Sekarang Mau Kemana

Sebuah Renungan

" Dulu Aku Siapa Sekarang Mau Kemana "

# Dulu aku kagum kepada orang yang kaya, cerdas dan berpenampilan wah, namun sekarang kekagumanku berubah, aku lebih kagum kepada orang yang tawadhu' sederhana dan berilmu tinggi namun selalu rendah hati.

# Dulu aku selalu beranggapan bahwa orang bahagia itu bila kaya harta dan benda, mempunyai kedudukan yang tinggi di masyarakat, tapi kini anggapanku berubah, bahagia itu tidak hanya karena harta benda dan kedudukan tinggi namun bahagia itu orang yang selalu merasa cukup dengan pemberian Allah.

#Dulu aku selalu beranggapan kalau orang tua akan bangga melihatku berhasil di dunia ini, punya segalanya namun ternyata itu tidak benar, mereka bahagia bila saat membutuhkan aku selalu ada, memeluk penuh kasih sayang dan memperlakukan mereka dengan lembut hati

# Dulu aku selalu ingin mengejar kenikmatan dunia, hingga kerja tak pernah mengenal waktu, namun kini aku berubah, kebutuhanku hanya makan, minum dll tidaklah banyak, sekarang aku belajar fokus untuk kebahagiaan akherat tidak hanya mengejar kenikmatan dunia.

# Dulu aku akan marah bila ada orang yang mengkritikku, mencelaku dan menghujatku, namun kini aku memilih kata sabar untuk menghadapi siapapun,karena sebenarnya sabar  bukan untuk mereka namun sabar untuk ketengan hatiku sendiri

# Dulu aku sering menumpuk harta benda yang kuraih dengan kerja keras, namun kini aku berubah aku lebih senang dengan berbagi dan memberi karena itu membuat hatiku bahagia dan aku merasa kehidupanku bermakna.

# Dulu aku sering meremehkan orang lain dan tidak menganggap mereka ada, sekarang aku berubah, rasanya tenang dan damai bila hisa bersama dan banyak menjalin silaturahmi dengan siapapun.

# Dulu aku ingin hidup dalam lingkungan yang elit dan berkecukupan, namun kini aku lebih bahagia ditengah -tengah orang yang berhati tulus dan suci

Sejatinya hidup tidaklah lama, mari kita renungkan kehidupan kita, sudahkah kehidupan kita bermakna untuk sesama ?

Kamis, 01 Oktober 2015

Selamat Pagi

Pagi ini alam tunduk pada kuasaMu
Embun bergelayut indah di atas daun
Menari bertasbih mengingatMu
Rumput - rumput bergeliat manja
Menyebut AsmaMu dalam doa
Mentari beranjak dari peraduan
Meniggalkan gelap semalam
Bertakbir mengangungkan namaMu
Angin tak kalah bersyukur
Berhembus lembut memujiMu
Bumi tempat berbijak
Siap menerima semua karuniaMu
Seluruh alam bernyanyi
Menyambut pagi yang berseri
Sungguh rahmatMu tiada henti
Dan aku tersenyum di pagi ini
Menyambut hari yang berseri

( firsajoning,mSelamat Pagi.....2 Oktober 2015 )

Sabda Alam

September sudah berlalu
Musim belum juga berganti
Rindu tetes tetes bening
Jatuh membasahi bumi
Lihatlah alam mengajak bercanda
Daun - daun menengadah doa
Rumput kering tersenyum meminta
Alam risau panas tiada terkira
September sudah berlalu
Tetes bening masih tersimpan dilagit
Alam semakin rasah dalam pasrah
Tuhan, bermurahlah dengan ramah
Berikan tetes bening, dalam rintik hujanMu
Dan semestapun akanmenari bahagia
Bila semesta bersukaria
Dengan hujan di bulan Oktober

( firsajoning, Sabda Alam...1 okt 2015 )