Aku melihat perempuan itu
Dengan senyum yang masih sama
Dengan getir yang masih sama
Semuanya menjadi beku dan kelabu
Aku melihat perempuan itu
Dengan senyum yang masih sama
Di matanya tak ada sinar bahagia
Hanya duka dan derita sepanjang hidupnya
Aku melihat perempuan itu
Yang bertahan untuk buah hatinya
Selalu berkata semuanya akan baik baik saja
Walau sebenarnya derita ada pada raganya
Aku melihat perempuan itu
Yang akhirnya tak dapat bertahan dari lukanya
Walau senyum masih menghiasi bibirnya
Namun raganya menolak semua kehidupan di dunia
Aku melihat perempuan itu
Akhirnya mengalah pada takdirnya
Menghembuskan nafas terakhirnya
Membawa semua luka dalam hati dan raganya
( firsajoning,nTentang Perempuan Itu.....11 April 2015 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar