Masihkah kau berani sombong
Sedangkan otakmu masih kosong
Tak ada isinya alias melompong
Masihkah kau berani sombong
Sedangkan sahadatmu hanya sampai di bibir yang kosong
Sholatmu masih seperti pepesan kosong
Puasamu hanya meninggalkan perut kosong
Zakatmu hanya kauberikan agar tidak dikira sombong
Dan hajimu hanyalah gelar agar bisa terus sombong
Masihkah kau berani sombong
Kalau senyatanya kau hanyalah tong kosong
Nyaring bunyinya karena kosong isinya
Semoga Segera mendapat cahaya terang
Hingga hidupmu tak lagi kerontang
Agar hidupmu menjadi lebih terang
Dan kesombonganmu ditundukkan
( firsajoning, Masihkah Berani Sombong.....17 April 2015 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar