Kau memelukku dengan sepenuh rasamu
Namun bukan untuk menenangkanku
Hanya untuk menancapkan lebih dalam belati sembilumu
Kau memelukku dengan senyum manismu
Seakan kau adalah sahabat terbaikku
Namun dalam pelukanku
Kau tusukkan duri yang menyakiti rasaku
Kau memelukku dengan senyum manismu
Seakan memberikan rasa nyaman untuk diriku
Namun sebenarnya kau sedang bermain bara untukku
Kau akan tersenyum bila aku terbakar
Dan kau diam diam memelukku
Turut berempati kepada penderitaanku
Namun diam - diam kau tebar racun mematikan untukku
Kau sahabat bagiku, namun kau berikan racun untukku
Aku hanya menangis, melihatmu semakin erat memelukku
Dan semakin sakitlah rasaku padamu, sahabatku
Kau tetap tersenyum dalam pelukanku
( firsajoning, Musuh Dalam Selimut....26 April 2015, terinspirasi statusnya seorang kawan )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar