Musim belum sempat berganti
Namun cintamu sudah kelain hati
Dalam gersang tetaplah mekar berseri
Kau menemukan tambatan hati
Musim belum juga berganti
Semua usai sampai disini
Kini melihatmu tersenyum mesra kembali
Buncah sudah rasa dalam hati
Musim belum jugs berganti
Waktu telah melupakanku dari ingatanmu
Berganti dengan bunga yang baru tumbuh
Yang memenuhi ruang rasamu
Musim belum juga berganti
Bunga sudah bermekaran di hatimu kembali
Sungguh cinta memang penuh misteri
Aku hanya tersenyum dalam hati
( firsajoning, Hanya Semusim....7 agustus 2015 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar