Beberapa hari yang lalu, saat saya pulang menjemput putriku dari sekolah, dibawah guyuran hujan lebat, banyak siswa siswa berseragam abu - abu berlarian, sambil membawa sabuk dan membawa batu, rupanya mereka sedang mengejar pelajar sekolah lain, sungguh menjadi satu keprihatinan yang sangat mendalam bagi kami sebagai pendidik dan pengajar di sekolah, sungguh kita sebagai pendidik harus berupaya untuk mengambil tindakan yang nyata, mengevaluasi dari banyak hal yang sudah kita lakukan, jangan jangan ini juga bagian dari kesalahan kita dalam mendidik mereka, mungkinlkah ada dimensi kemanusiaan dari siswa kita yang luput dari perhatian kita sebagai guru, marilah kita lihat bersama,ada lima dimensi yang harus kita kembangkan diantaranya : dimensi kefitrahan, dimensi keindividualan, demensi kesosialan, kesusilaan dan keberagaman, dari lima dimensi tersebut kita bisa melihat kata kuncinya, dimensi kefitrahan adalah kebenaran dan keluhuran, dimensi keindivudualan adalah potensi dan perbedaan, dimensi kesosialan adalah komunikasi dan kebersamaan, dimensi kesusilaan adalah nilai dan moral, adapun dimensi keberagaman adalam Iman dan Taqwa, dari kelima dimensi kemanusiaan tersebut bila kita lupa mengembangkanya maka yang terjadi adalah ketidakseimbangan dalam diri, hal tersebut bisa mengakibatkan hal hal yang tidak kita inginkan, kembali lagi kepada maslalah anak anak kita, marilah kita bersama sebagai pendidik untuk mengenali semua dimensi yang harus dikembangkan untuk peserta didik kita, agar sifat sifat anarkis seperti tawuran, dan kenakalan remaja yang lainya tidak terjadi, semoga kita mampu menjadi guru yang pantas diteladani dan menginspirasi kehidupan siswa kita .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar