Sabtu, 28 Februari 2015

Sajak Pagiku

Mengintip kebekuan pagi
Pada embun di atas dahan
Menyusup nikmat dalam jiwa suci
Perasaan lembut memenuhi rasa
Pada jiwa jiwa suci terbersit tanya
Masihkan perawan dalam jiwa luka
Tertawa entah untuk siapa
Menangis kepada yang tak berguna
Mengintip kebekuan pagi
Menangkup tangan dalam jeda pinta
Kesungguhan permohonan pada yang maha karya
Sekiranya mentari menyusup mesra
Ingin ku sapa dengan penuh cinta
Bersama sajak pagimu yg merona

( firsajoning, Sajak Pagiku...1 maret 2015 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar