Ibu, aku mengenangmu sebagai perempuan yang tangguh
Yang tak pernah keluar berjuta keluh
Walau hidup kadang terasa keruh
Ibu, aku mengenangmu sebagai perempuan yang mandiri
Sanggup melakukan semuanya dengan sepenuh hati
Menjadi pemdamping suami yang tak pernah tinggi hati
Ibu, aku mengenangmu sebagai perempuan yang lembut hati
Memberi teladan untuk selalu berbagi dan memberi
Memberi tanpa pamrih untuk kembali
Ibu, aku mengenangmu sebagai pribadi yang taat
Tak pernah kau tinggalkan sholat
Selalu dekat kepada yang memberi nikmat
Ibu, aku mengenangmu sebagai pribadi yang tegar
Tetap sabar walau cobaan mengguncang
Kau tersenyum walau kadang hati terasa hambar
Ibu, aku mengenangmu sebagai ibu yang luar biasa
( firsajoning, Ibu....5 Agustus 2015 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar