Masihkan kau susah untuk menunduk
Akankah kau akan terus menegakkan kepala
Berlaku seolah paling berkuasa
Berkata tanpa berpikir tentang rasa
Sampai kapan kau seperti itu
Menganggap diri paling sempurna
Menganggap diri paling bisa
Menganggap yang lain tak berharga
Menganggap yang lain tak bermakna
Masihkah kau susah untuk menunduk
Akankah kepongahanmu terus meraja
Hingga kau anggap yang lain tak bermakna
Kau tertawa melihat yang lain terluka
Kau bahagia melihat yang lain menderita
Pasti karena cermin di rumahmu rusak
Hingga kau tak temukan keburukan dirimu
Yang terlihat hanya keanggkuhan rasamu
Yang ada hanya kepongan hatimu
( firsajoning, Gagal Bercermin...3 Agustus 2015 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar