Rabu, 17 Juni 2015

Ramsdhan Tanpamu

Ramadhan pertama tanpamu, ibu
Tak terasa menetes air mata di pipiku
Mengingat semua kebaikanmu, ibu
Yang telah memberikan warna untuk hidupku

Ramadhan pertama tanpamu, ibu
Namun semua tentangmu melekat kuat di hatiku
Kebaikan sifatmu menjadi contoh untuk hidupku
Tak pernah sedikitpun aku melupakanmu

Ramdhan pertama tanpamu, ibu
Nanun semua tentangmu melekat dalam hatiku
Menjadi panutan dalam gerak dan langkahku
Semoga aku dapat meneruskan semua kebaikanmu

Ibu malam ini dalam doaku kusebut namamu

( firsajoning, Ramadhan Tanpamu....18 Juni 2015 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar