Kamis, 25 Juni 2015

Catatan Perjalanan

Ini tentang sebuah catatan perjalanan
Bila Allah telah mematikan raga kita
Orang di sekitar kita akan kehilangan kita
Suami, istri, anak dan sanak saudara
Akan menangisi kita
Akan bersedih karena kita telah tiada
Namun itu tidaklah lama
Waktu akan menyembuhkan luka mereka
Rasa kehilangan menjadi tiada kentara
Harta kita akan menjadi waris mereka
Tanpa kita semua akan berjalan seperti biasa
Tanpa kehadiran kita, hidup tetaplah berjalan seperti biasa
Seiring waktu kita terlupa, hanya sesekali di kenang oleh semua
Beruntunglah kita, bila ada anak yang mendoa senantiasa
Beruntunglah kita, bila ada ilmu yang manfaat untuk sesama
Beruntunglah kita, bila ada amal jariyah kita
Pahalanya akan terus mengalir dan menemani kita
Saat semua telah melupakan kita
Sejatinya kehidupan kita baru dimulai
Tidak ada yang menemani
Hanya amal kebaikan yang akan menemani
Lalu apa yang bisa disombongkan di dunia ini
Sedangkan kita makhluk yang tak berdaya
Makhluk yang tak pernah sempurna

( firsajoning, Catatan Perjalanan...25 juni 2015 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar