Selasa, 30 Juni 2015

Ku Sapa Hari Ini

Pagi ini mentari menyapaku
Mengabarkan kehangatan untuk diriku
Kuberikan senyum terbaikku
Untuk menatap hari cerahku

Pagi ini mentari menyapaku
Mengabarkan semangat kepadaku
Ku terima dengan sepenuh hatiku
Untuk menatap hari indahku

( firsajoning, Ku Sapa Hari Ini....1 Juli 2015 )

Sepi Dalam Kerinduan

Aku menikmati sepi
Ditemani rindu yang meluap
Semua hanya untukmu
Belahan jiwaku

Aku menikmati sepi
Bersama rindu yang menyanyi
Mendendangkan namamu
Dengan suara paling merdu

Aku menikmati sepi
Bersama rindu yang menderu
Memanggil namamu belahan jiwaku
Bersama rindu yang memasungku

( firsajoning, Sepi Dalam Kerinduan....1 juli 2015 )

Senja aku menunggu

Senja melepasmu pergi
Meninggalkan kenangan yang sunyi
Sepi menyelimuti diri
Kenangan membekas dalam diri

Senja melepasmu pergi
Bersama datangnya malam yg sepi
Walau berharap pagi menyapa diri
Dengan hangat yang menerpa hati

Senja melepasmu pergi
Namun kenangan tetaplah membumi
Bersama kenangan yang singgah dihati
Sungguh aku menantimu kembali

( firsajoning, Senja Aku Menunggu....30 juni 2014 )

Kelabu

Aku yang selalu abu - abu
Tidak hitam, putih atau biru
Semua membuatku sendu
Membuat menetes air mataku

Aku yang selalu abu - abu
Benarkah ini warna kehidupanku
Hanya abu - abu dalam kelu
Sungguh aku ingin warnaku berubah

Aku ingin warba biru
Atau mungkin warna merah jambu
Bukan warna abu - abu
Yang membuat hatiku kelabu

( firsajoninh, Kelabu...30 juni 2015 )

Senin, 29 Juni 2015

Kau bagai tugu

Kau bagai tugu
                           Diam bagai batu
Tak punya rasa
                           Tak punya cahaya
Hanya gelap
                       Tanpa rasa
Tanpa ceria
                     Kau bagai batu
Tegak seperti tugu
                                 Dan
Kau hanya membisu

( firsajoning, Kau Bagai Tugu....30 juni 2015 )

JANJI KEHIDUPAN

Kuberi kau janji kehidupan
Kehidupan yang lebih menjanjikan
Walau harus kau tebus dengan perjuangan
Namun itu untuk janji masa depan

Kuberi kau janji kehidupan
Dengan sebuah peluang
Peluang untuk kehidupan
Menuju masa depan yang gemilang

Kuberi kau janji kehidupan
Kehidupan yang lebih menjanjikan
Walau dengan banyak rintangan
Namunku yaki kau sanggup melakukan

( firsajoning, 30 juni 2015 )

Ramadhan sepuluh hari pertama

Ramadhan sepuluh hari pertama
Riang
          Riang
                    Riang
                              Riang
Ramadhan sepuluh hari pertama
Gembira
               Gembira
                              Gembira
                                             Gembira
Ramadhan sepuluh hari pertama
Bahagia
              Bahagia
                            Bahagia
                                          Bahagia
Ramadhan sepuluh hari pertama
                                                          Disambut dengan riang
                        Penuh kegembiraan
                                                           Bahagia jiwa dan raga

( firsajoning, Sepuluh Hari Pertama Ramadhan.....30 juni 2015 )

Minggu, 28 Juni 2015

Menuju Malam

Meninggalkan senja menuju malam
Dalam sisa - sisa semangat yang tak pernah padam
Malam masih dalam angan dan impian
Semoga dapat terlewati dengan rasa senang

Meninggalkan senja menuju malam
Berharap malam menjadi teman
Hingga pagi menjemput datang
Dengan sinar yang membuatnya terang

( firsajoninh, 29 juni 2015 )

Kangen

Ramadhan tanpamu Ibu
Sepi
        Sepi
                Sepi
                        Sepi
Ramadhan tanpamu Ibu
Kering
           Kering
                      Kering
                                 Kering
Ramadhan tanpamu Ibu
Rindu
          Rindu
                    Rindu
                              Rindu

( firsajoning, Kangen Ibu....29 juni 2015 )
      

Bersihkan Jelaga Di Hati

Bersihkan jelaga di hati
Dengan banyak merenung diri
Berkaca atas semua yang terjadi
Terus berusaha memperbaiki diri

Bersihkan jelaga di hati
Dengan banyak menyukuri nikmat Illahi
Banyak mengingat kebesaran sang pencipta diri
Jauhi rasa sombong dan pongah hati

Bersihkan jelaga di hati
Dengan banyak berbagi dan memberi
Hingga dada menjadi lapang hati
Dan selalu bisa saling menghargai

( firsajoning, Bersihkan Jelaga Di Hati....29 juni 2015 )

Ngàbuburit

Senja ini anak - anak riuh mendatangi rumahMu
Bahagia terlihat nyata pada wajah polosnya
Bersama memujiMu dengan sempurna
Dengan membaca ayat - ayatMu yang mulia

Senja ini anak - anak rih mendatangi rumahMu
Dengan kebahagiaan yang terlihat sempurna
Menunggu saat berbuka puasa
Dengan memujaMu dengan membaca ayat - ayatmu yang mulia

( firsajoning, Ngabuburit...28 juni 2015 )

Janji Masa Depan

Ini potret anak bangsa
Anak - anak berjuang bertaruh nyawa
Untuk menggapai cita- cita yang mulia
Menjadi insan cendikia yang berbudi mulia

Ini potret anak bangsa
Anak - anak berjuang dengan segenap rasa
Untuk masa depan yang lebih berharga
Untuk kehidupan yang lebih bahagia

Ini potret anak bangsa
Anak -anak dengan semangat yang menyala
Tak pernah padam walau rintangan menggoda
Untuk janji masa depan yang lebih berharga

( firsajoning, Janji Masa Depan....28 juni 2015 )

Aku Membaca

Kubunuh waktu senggangku
Dengan mengakrabi buku
Mencumbui semua kalimat indahmu
Hingga membuatku lupa waktu

Kubunuh waktu senggangku
Dengan terus belajar bersama waktu
Membaca bagiku adalah candu
Hingga waktu terus melaju bersamaku

Kubunuh waktu sengganggu
Dengan mencumbu aksaramu
Hingga kau membawaku kealam mimpiku
Bersama nikmatnya bacaan bermutu

( firsajoning, Aku Membaca...28 juni 2015 )

Kasmaran

Sejak bertemu denganmu
Ada getar rasa yang tertinggal
Yang kemudian kukenali
Sebagai getar rasa cinta

Sejak bertemu denganmu
Ada yang tak mentu dalam diriku
Yang kemudian kukenali
Sebagai bibit rasa rindu

Sejak bertemu denganmu
Sda rasa yang tak hiasanya ada
Yang kemudian kurasakan
Sebagai getar - getar asmara

Mungkinkah aku sedang jatuh cinta
Cinta dengan sejuta rasa berbeda
Oh..indahnya kata rindu di dada
Membuat hidupku menjadi lebih berwarna

( firsajoning, Kasmaran...28 juni 2015 )

Sabtu, 27 Juni 2015

Jànagan Cemhuru

Jangan cemburu dengan kenikmatan orang lain
Bukankah kita tak pernah tahu
Kesusahan apa yang pernah dilaluinya
Hingga Allah menambah kenikmatanya

Jangan cemburu dengan rizky orang lain
Bukankah kita tak pernah tahu
Kerja keras yang sudah di lakukanya
Hingga Allah melapangkan rizkynya

Jangan cemburu dengan kebahagian orang lain
Bukankah kita tak pernah tahu
Kesungguhan apa yang sudah setiap saat diupayakan
Hingga Allah membentangkan kebahagiaan

( firsajoning, Jangan Cemburu....28 juni 2015 )

Kujemput Pagi

Aku menjemput pagi
Dan ingin menikmatinya bersamamu
Menikmati kehangatanya
Menikmati kesejukanya

Aku menjemput pagi
Dan ingin bercerita kepada burung - burung
Betapa rindu ini masihlah sama
Dan semua masih untukmu

Aku menjemput pagi
Dan ingin menikmatinya bersamamu
Bersama dalam hangatnya mentari
Bersama dalam sejuknya angin pagi

( firsajoning, Kujemput Pagi....28 juni 2015 )

Tentang senja

Tentang senja yang jatuh di ujung jalan
Ketika aku mulai belajar dari luka - luka
Tak lagi menangis dalam sedu sedan
Belajar tersenyum dalam keterpurukan

Tentang senja yang jatuh di ujung jalan
Ketika aku mulai belajar dengan kata tegar
Tanpa tangis dan penantian panjang
Bersama senja belajar menuju malam

( firsajoning, Senja ....27 juni 2015 )

Tentang senja

Aku Ingin

Aku ingin membungkus senyummu
Dan menyimpan dihatiku
Bila rimdu datang menganggu
Akan buka senyummu sebagai obat rinduku

Aku ingin membungkus semua kasih sayangmu
Dan kusimpan dalam relung hatiku
Bila resah dan gundah mendera ragaku
Akan buka kasih dan sayangmu untukku

( firsajoning, Aku Ingin...27 juni 2015 )

Lelah

Senja ini aku akan bercerita
Mungkin hembusan angin mau mendengar tanpa bertanya
Betapa ragaku lelah tiada terkira
Terkuras habis semua tenaga yang ada

Senja ini aku akan bercerita
Tentang banyak hal yang harus kurasa
Ada duka dan airmata
Ada bahagia yang menyapa raga

Senja ini aku akan bercerita
Bila di ijinkan oleh malam
Sungguh aku ingin memelukmu dengan sempurna
Hingga pagi menyapaku dengan hangat

Dan aku menemukan kembali hari yang bahagia

( firsajoning, lelah...27 juni 2015 )

Harap

Wajahnya layu, tanpa senyum dan hanya sendu
Beban berat nyata terlihat dari bola matanya
Seakan hidup tak pernah bersahabat denga  dirinya
Hanya duka dan nestapa yang menemaninya

Ada setitik sinar terpancar di wajahnya
Ketika hari ini putri kecilnya di terima
Walaupun banyak uang yang harus dikeluarkanya
Namun binar matanya sempurna dipenuhi rasa bahagia

Putri kecil adalah harapan hidupnys
Penerang dalam gulita pahit kehidupanya
Berharap semoga asa terpenuhi sempurna
Hingga duka lara sirna dari hidupnya

( firsajoning, Harap...27 juni 2015 )

Jumat, 26 Juni 2015

Belajar

Bersihkan kerak dan daki yang ada di dalam hati
Dengan belajar menahan semua rasa yang ada
Banyak meminta ampun dan berbuat baiklah
Agar hati kembali menjadi bersih dan suci

Bersihkan kerak dan daki yang ada di dalam hati
Dengan belajar  memaafkan kesalahan
Tak lagi menyimpan dendam dan dengki
Yang ada hanya tulus dan iklas di sanubari

Bersihkan kerak dan daki yang ada di dalam hati
Dengan belajar menjadi manusia sejati
Berani minta maaf bila salah diri
Dan memaafkan kesalahan dengan rendah hati

( firsajoning, Belajar...26 juni 2015 )

Kamis, 25 Juni 2015

Selalu Setia

Ini tentangmu yang setia menjagaku
Dengan segenap rasamu untukku
Walau banyak luka dihatimu
Namun kau selalu bertahan untuk bersamaku

Ini tentangmu yang setia menjagaku
Menjaga semua rasamu untukku
Kau korbankan waktu yang kau punya untukku
Kau begitu setia menemani hari - hariku

Ini trntangmu yang setia menjagaku
menjagaku sepanjang usiamu
Akankah waktu menjadi saksi setiamu
Dan itu hanya untukku?

( firsajoning, Selalu Setia...26 juni 2015 )

Belajar Menahan

Aku belajar menahan semuanya
Tidak hanya lapar dan dahaga
Nanun semua gelolak dalam raga
Aku belajar menjaga dengan sempurna

Aku belajar menahan semuanya
Agar semua nikmat pada waktunya
Agar semua indah pada saatnya
Maka kita harus belajar berpuasa

Aku belajar menahan semuanya
Pun, tentang kerinduan di dada
Bukan berarti aku membiarkanya
Aku hanya belajar menahanya

( firsajojing, Belajar Menahan ....26 juni 2015 )

Tanya

Beribu tanya ada di kepala
Kenapa?
Kenapa ?
Dan kenapa?
Harus kutemukan jawabnya
Harus ada jawabnya
Harus ada jawabnya
Harus ada jawabnya
Itu tekadku

( firsajoning Tanya.....26 juni 2015 )

Baik2 Saja

Aku tahu kau tak pernah berhenti memikirkanku
Tak berhenti mencemaskanku
Tak berhenti merindukanku
Sungguh aku tahu itu
Biarlah waktu yang akan membawa kita berdua
Untuk saling menguji cibta kita
Jangan pernah berhenti memikirkanku
Karena sejàtinya kita adalah satu
Kau belahan jiwaku, dan aku bagianmu
Semua tentangmu adalah aku
Aku adalah bagian kehidupanmu
Jangan cemas sayang
Jangan khawatir sayang
Semua akan baik - baik saja
Semua berjalan sesuai dengan kehendakNya
Nikmati semua rasa yang ada
Nikmati setiap getar yang ada didada
Sejatinya kita sudah menyatu dalam segalanya

Say..i love u
( firsajoning, Semua Baik2 Saja....26 juni 2015 )

Catatan Perjalanan

Ini tentang sebuah catatan perjalanan
Bila Allah telah mematikan raga kita
Orang di sekitar kita akan kehilangan kita
Suami, istri, anak dan sanak saudara
Akan menangisi kita
Akan bersedih karena kita telah tiada
Namun itu tidaklah lama
Waktu akan menyembuhkan luka mereka
Rasa kehilangan menjadi tiada kentara
Harta kita akan menjadi waris mereka
Tanpa kita semua akan berjalan seperti biasa
Tanpa kehadiran kita, hidup tetaplah berjalan seperti biasa
Seiring waktu kita terlupa, hanya sesekali di kenang oleh semua
Beruntunglah kita, bila ada anak yang mendoa senantiasa
Beruntunglah kita, bila ada ilmu yang manfaat untuk sesama
Beruntunglah kita, bila ada amal jariyah kita
Pahalanya akan terus mengalir dan menemani kita
Saat semua telah melupakan kita
Sejatinya kehidupan kita baru dimulai
Tidak ada yang menemani
Hanya amal kebaikan yang akan menemani
Lalu apa yang bisa disombongkan di dunia ini
Sedangkan kita makhluk yang tak berdaya
Makhluk yang tak pernah sempurna

( firsajoning, Catatan Perjalanan...25 juni 2015 )

Kau Tak Sendiri

Rebahlah bila kau lelah
Dada ini masih bisa untuk tempatmu bersandar
Jangan ragu dan jangan malu
Saat ini kau butuh seorang sahabat
Rebahlah bila lelah
Jangan paksa terus berjalan
Istirahatlah dan amhilah nafas
Bicaralah agar kau menjadi lega
Rebahlah bila kau lelah
Hingga hilang segala gundah
Ingatlah bahwa kau tak pernah sendiri
Ada sahabat yang selalu menemani

( firsajoning, Kau Tak Sendiri...25 juni 2015 )

Di Ruang Tunggu

Ruang tunggu dalam sepi
Bersama angin yang berdesau
Dingin dalam sepi yang sempurna
Sesekali terdengar helaan nafas
Resah, gelisah menemani
Diruang tunggu dalam sepi
Semua harus di lewati
Dengan sabar hati
Agar cahaya dapat terlihat nyata
Agar keindahan dunia terlihat sempurna
Ruang tunggu dalam sepi
Aku setia menunggu
Sampai  kau datang kepadaku
Dan memberiku harapan
Untuk cahaya yang terlihat lebih terang

( firsajoning, Di Ruang Tunggu RS lestari....24 juni 2015 )

Rabu, 24 Juni 2015

Di Ruang Tunggu

Ruang tunggu dalam sepi
Bersama angin yang berdesau
Dingin dalam sepi yang sempurna
Sesekali terdengar helaan nafas
Resah, gelisah menemani
Diruang tunggu dalam sepi
Semua harus di lewati
Dengan sabar hati
Agar cahaya dapat terlihat nyata
Agar keindahan dunia terlihat sempurna
Ruang tunggu dalam sepi
Aku setia menunggu
Sampai  kau datang kepadaku
Dan memberiku harapan
Untuk cahaya yang terlihat lebih terang

( firsajoning, Di Ruang Tunggu RS lestari....24 juni 2015 )

Apa yang kau cari

Apa yang sebenarnya kau cari
Hingga kau sampai lupa diri
Kau halalkan semua cara dalam hidup ini
Bahkan tega berbuat nista dan keji

Apa yang sebenarnya kau cari
Bukankah harta tak kau bawa bila kau mati
Hanya amal yang akan menemani diri
Serta doa dari putra putri yang berbakti

Apa yang sebenarnya kau cari
Hingga kau mampu berbuat yang tak berbudi
Semoga kau segera mendapat hidayah suci
Hingga jalanmu menjadi lurus kembali

( firsajoning, Apa Yang Kau Cari....24 Juni 2015 )

Redup

Wajahmu tak bercahaya
Luka terlihat di matamu
Walau kau tutup dengan derai tawa
Namun kesedihanmu nyata terbaca

Wajahmu tak bercahaya
Banyak luka yang kau simpan di dada
Walau kau berkata semua baik - baik saja
Namun kau nyata terlihat menderita

Wajahmu tak bercahaya
Redup bersama derita
Walau kau balut dalam senyum ceria
Namun kesedihanmu terlihat nyata

( firsajoning, Redup....24 juni 2015 )

Selasa, 23 Juni 2015

Menunggi

Ini tentang sebuah kepastian
Yang ditunggu dengan hati berdebar
Atas sebuah perjuangan
Yang dilakukan dengan sepenuh harapan

Ini tentang sebuah kepastian
Yang ditunggu dengan hati berdebar
Atas semua doa yang dipanjatkan
Agar asa terkabul dengan penuh keyakinan

Ini tentang sebuah kepastian
Yang ditunggu dengan hati beredar
Atas semua iktiyar yang dilakukan
Semoga semua hajat di kabulkan

( firsajoning, Menunggu....24 juni 2015 )

Harap

Wajah - wajah penuh kecemasan
Menati sebuah kepastian
Banyak doa - doa di panjatkan
Untuk sebuah keberhasilan

Wajah - wajah penuh kecemasan
Semua tes telah di lakukan
Hanya menunduk dalam doa khusuk
Agar tidak salah masuk

( firsajoning, Harap 24 juni 2015 )

Siklus Kehidupan

Subuh saat mentari muncul penanda pagi
Kau lahir dan tumbuh menjadi anak - anak
Banyak tawa dan canda dalam masa balitamu
Banyak kebahagian yang menyapa kehidupanmu
Dzuhur saat mentari tepat diatas langit
Kau tumbuh menjadi ramaja tangguh
Bersama siang yang memancar
Dengan semangat yang menyala dalam raga
Dengan tenaga yang nyaris sempurna
Asar saat kau dewasa bersama senja
Banyak beban yang ada dalan raga
Banyak tugas sebagai orang tua
Hingga segala daya telah kau coba
Hingga semua usaha kau lakukan dengan rela
Saat senja menyapa
Waktu sebentar sebelum malam
Dlam waktu singkat yang tersisa
Kau perbaiki diri dengan sesungguhka
Kau bertobat dengan kesungguhan rasa
Hingga malam menjemputmu
Saat renta menyapa ragamu
Saat maut menjemputmu
Kau tersenyum kepada dunia
Kebaikan telah kau catatkan dengan sempurna

( firsajoning, Siklus Kehidupan...23 juni 2015 )

Janjiku

Melihat senyum tulusmu
Dari wajah tanpa dosa yang kau miliki
Mana mungkin aku sanggup meninggalkanmu
Mana mungkin aku sanggup mengabaikanmu

Melihat senyum tulusmu
Dari wajah bening sebening embun
Mana mungkin aku sanggup hentikan senyum itu
Mana mungkin aku sanggup membuatmu menangis

Melihat senyum tulusmu
Dari wajah yang penuh keteduhan
Aku berjanji tak akan membuatmu bersedih
Aku berjanji tak akan membuatmu menangis

( firsajoning, Janjiku....23 Juni 2015 )

Sandaran Hati

Akan kuletakkan lelahku hari ini
Pada pangkuan yang merengkuhku dengan sabar
Pada dada yang tak lelah untukku bersandar
Pada pundak yang tak pernah mengelak dari semua lelahku

Akan kuletakkan lelahku hari ini
Pada belahan jiwa yang selalu setia
Pada ruang rasa yang menerima lelahku dengan sempurna
Pada hati yang selalu siap untuk mengerti

Akan kuletakkan lelahku hari ini
Pada sosok yang tak pernah menyalahkan
Yang selalu bersabar dalam atas semua lelahku
Tak akan ragu bersandar dan berkeluh padamu

( firsajoning, Sandaran Hati....23 juni 2015 )

Senin, 22 Juni 2015

Wajah Penuh Cahaya

Wajah penuh cahaya
Tersenyum dengan penuh makna
Perilaku yang sopan dan kesatria
Menjawab semua pertanyaan dengan bahagia

Wajah penuh cahaya
Tersenyum dengan penuh makna
Semangat selalu ada pada dirinya
Untuk menggapai cita - citanya

Wajah penuh cahaya
Tersenyum dengan penuh cahaya
Tersenyum dengan penuh makna
Melihat masa depan dengan penuh cinta

( firsajoning, Wajah Penuh Cinta....23 Juni 2015 )

Rinduku Menjelma Sempurna

Siang ini rinduku menjelma sempurna
Bersama jejak perjalanan yang tak pernah hilang
Selalu ada dalam setiap desah rasa
Sungguh rindu ini hadir nyata dan sempurna

Siang ini rinduku menjelma sempurna
Senyummu menggoda rasa
Membangkitkan semua kenangan tentang kita
Dalam batas yang sungguh kita rasa berdua

Siang ini rinduku menjelma sempurna
Sejuknya tatapanmu menembus ruang rasa
Kuhela nafas dalam bahagai rasa
Semoga kerinduan ini tak akan pernah sia - sia

( firsajoning, Rinduku Menjelma Sempurna.....23 Juni 2015 )

Menikmati Senja Bersamamu

Aku ingin berada di sini bersamamu
Menikmati senja yang datang
Bersama angin yang berhembus
Kita bercerita tentang kehidupan

Aku ingin berada di sini bersamamu
Menikmati keindahan ciptaanNya
Sambil menikmati indahnya senja
Kita bercanda dalam bahagia

Aku ingin berada di sini bersamamu
Menikmati segala yang ada
Tanpa ada beban dalam rasa dalam jiwa
Kita berdua bersama dalam bahagia

( firsajoning, Menikmati Senja Bersamamu...22 juni 2015 )

Menggapai Asa

Lelah ini terbayar sudah
Melihat senyum mereka yang merekah
Seakan masa depan tergambar cerah
Ketika berkas masuk dengan sangat mudah

Lelah ini  terbayar sudah
Melihat senyum mereka penuh gairah
Semangat menuntut ilmu yang tak kenal lelah
Untuk menggapai masa depan yang cerah

Lelah ini terbayar sudah
Melihat tawa mereka yang merekah
Melihat masa depan yang terlihat indah
Dan bahagiapun menyapa dengan ramah

( firsajoning, Menggapai Asa...ppdb 22 juni 2015 )

Minggu, 21 Juni 2015

Jalan Kita Berbeda

Kau dan aku tak mungkin menyatu
Tujuan hidup kita tidaklah sama
Kau bukna berjalan di jalanku
Aku tidak berjalan di jalanmu
Kita berjalan sendiri - sendir
Kita tak mungkin bergandeng tangan
Seperti embun tak mungkin hadir di terik mentari
Seperti matàhari tak mungkin berjalan dengan bulan
Seperti bintang tak mungkin terlihat bersama awan
Biarlah semua berjalan sendiri - sendiri
Dan jangan bersedih hati
Kita tetap bisa saling melengkapi
Walau tak mungkin bersatu
Karena jalan kita berbeda

(firsajoning, Jalan Kita Berbeda....22 juni 2015 )

Sia - Sia

Puasa, jangan sampai hanya menyisakan lapar dan dahaga
Sedangkan tak sedikitpun pahala tersisa untuk jiwa raga
Semua hancur dengan polah tingkah kita
Yang tak sanggup mengendalikan lisan kita
Puasa, jangan sampai hanya menyisakan lapar dan dahaga
Karena kita berasik masyuk dengan kemungkaran yang ada
Tidak berusaha mencegar perbuatan cela kita
Dengan sengaja melakukan perbuatan dusta
Puasa, jangan sampai hanya menyisakan lapar dan dahaga
Sedangkan tak sedikitpun pahala tersisa
Kita menahan lapar dan dahaga saja
Namun tak sanggup menahan lidah kita
Namun tak sanggup menahan hati kita
Namun tak sanggup menahan perilaku kita
Sungguh ruginya puasa kita
Tanpa sedikitpun pahala untuk kita

( firsajoning, Sia - Sia....21 juni 2015 )

Sabtu, 20 Juni 2015

Aku Mencintainya

Aku yang diam diam menyebutmu dalam doaku
Aku yang diam - diam mengagumimu dalam gerak lahirmu
Aku yang diam - dian terpesona oleh perilakumu
Aku yang diam - diam meminta didekatkan kepadamu
Aku yang diam - diam meminta untuk berjodoh denganmu
Aku yang diam - diam mencintaimu dengan segenap rasaku
Aku yang diam - diam terus meminta dan meminta
Agar hatimu juga mempunyai rasa yang sama
Agar ragamu juga menerimaku apa adanya
Agar perilakuku juga mempesonamu
Agar kau dekat dengan diriku
Agar kau berjodoh denganku
Maafkan aku Tuhan, kali ini aku banyak meminta
Karena diam - diam aku mencintainya
Berharap dia mengucapkan amiin untuk semua doaku

( firsajoning, Aku Mencintainya....21 Juni 2015 )

Catatan Kehidupan

Hidup adalah catatan yang tak pernah usai
Manis pahit menyatu dalam lembaran kehidupanku
Tercatat dan tersimpan rapi dalam relung hati
Tak akan ada catatn yang hilang
Semua menjadi catatan sebuah kehidupan
Hidup adalah catatan yang tak pernah usai
Bahagia dan derita, tawa dan air mata
Mengiringi setiap langkah yang kupunya
Tak mungkin tangis selamanya
Tak mungkin tawa sepanjang masa
Catatan dalam relung jiwa
Menjadi rahasia hati yang sempurna
Ribuan kenangan menjadi catatan sejarah
Yang akan di baca dalam senyum dan tawa
Hidup adalah catatan yang tak pernah usai.
Dan hidup menjadi catatn yang sangat berharga

( firsajoning, Catatan Kehidupan...21 Juni 2015 )

Tak Lelah Meminta

Bibirku tak lelah meminta
Ribuan doa kupintal dengan kesungguhan rasa
kupanjatkan dengan segenap rasa
Agar Allah mengabulkan segala pinta
Tak lagi memaksa, hanya kerendahan hati yang kuminta
Semoga hidup tak pernah jauh dari hidayahNya
Hidup dalam kesehatan raga, dan ketengan jiwa
Bibirku tak lelah meminta
Untuk semua kebaikan di dunia dan akhirat
Meminta dengan kebaikan jiwa
Tak lagi mendikte Allah yang Maha Sempurna
Bila kau berikan ujian, semoga dapat kulalui dengan penuh keimanan
Bila kau beri cobaan, semoga dapat kulalui dengan penuh keihlasan
Kau adalah Maha Pengabul semua doa
Kau yang Maha mengerti dari semua yang kubutuhkan
Aku bersandar hanya padaMu
Dengan bibir yang tak akan pernah lelah meminta

( firsajoning, Tak Lelah Meminta....20 Juni 2015 )

Maafkan Aku Tuhan

Siapakah aku, yang hanya berani meminta
Meminta semua kebaikan dari Tuhanku
Siapakah aku, yang kadang berani mendikte Tuhan
Mengharuskan semua yang ku minta diberikan
Harus sesuai dengan yang di inginkan
Siapakah aku, yang berani mengharuskan semua permintaan
Bukankah Tuhan yang Maha Tahu
Bukankah Tuhan yang Maha Mengetahui
Apa - apa yang terbaik untukku
Aku masih terus salah sangka
Bila yang kau kabulkan tidak seperti yang kuminta
Aku masih sering mengeluh, bila kau berikan cobaan untukku
Aku masih sering berkesah bila semua tidak seperti yang kuinginkan
Sungguh siapakah aku, yang beraninya hanya banyak meminta
Padahal sejatinya aku bukanlah siapa - siapa
Hanya makluk lemah yang tak berdaya
Maafkan aku Tuhan, yang tak pandai mensyukuri nikmatMu
Maafkan aku Tuhan, yang kadang tak sabar dengan ujianMu
Masfkan aku Tuhan yang kadang lengah dari semua perintahmu
Jangan tinggalkan aku, jangan abaikan aku
Tuhan ,bimbinglah aku kejalan lurusMu

( firsajoning, Maafkan Aku Tuhan....21 juni 2015 )

Luka

Air mata yang menetes di pipi
Karena luka yang kau buat
Bersama waktu pasti akan mengering
Sesak di dada karena tangis
Bersama waktu pasti kan menghilang
Namun sakit dalam dada
Mungkin masih akan membekas
Dan mungkin tak akan hilang
Entah sebentar, entah lama
Atau mungkin akan tertinggal selamanya
Dan, hanya menjadi rahasia hati
Benarkah luka itu benar - benar tanpa bekas

( firsajoning, Luka...20 Juni 2015 )

Ingin Kembali

Ijinkan aku menikmati kesendirian
Merenungi setiap jejak langkahku
Agar aku lurus dalam berjalan
Agar aku tak salah dalam melangkah

Ijinkan aku menikmati kesendirian
Bercumbu dengan Tuhan
Berbincang dengan rasa yang kumiliki
Agar semua tentangmu dapat kuadukan

Ijinkan aku menikmati kesendirian
Hingga kutemukan jalan terang
Hingga kumantapkan kemana kaki melangkah
Karena jalan Tuhan tak pernah salah

Ijinkan aku menikmati kesendirian
Samapai batas waktu Tuhan menunjukan jalan
Ijinkan aku melangkah ke jalan terang
Meninggalkan semua yang Tuhan tidak senang

(firsajoning, Ingin Kembali....20 Juni 2015 )

Tunduk

CintaMu memberikan ketenangan
Kasih - sayangMu melenakan rasaku
Hanya Kau yang mempunyai cinta sempurna
Cinta dari segala cinta yang ada
Tak mungkin aku berpaling dari cintaMu
Sedangkan Kau kuat mengikat rasaku
Ingin kuberikan hidup dan matiku
Hanya Untukmu yang memberiku hidup
Aku pasrah dalam segala resah
Aku pasrah dari semua sedih
Aku percaya Kau menyanyangiku
Aku percaya Kau mencintaiku
Berikan aku kesempatan untuk terus memujaMu
Dari setiap helaan nafasku
Ijinkanlah kusebut namaMu dalam rasaku
Ya Allah ya Rahman ya Rahim
Terimaksih sudah memberiku kesempatan
Untuk menjadi hamba yang lebih baik
Dengan sepenuh cinta, dengan segenap rasa
Aku tunduk dan patuh perintahMu

( firsajoning, Sayangilah Aku...20 juni 2015 )

Jumat, 19 Juni 2015

Aku Menikmati Pagi

Aku menikmati pagi
Dengan dingin memeluk raga ini
Berharap di sapa senyum mentari
Hingga hangat menyelimuti hati

Aku menikmati pagi
Bersama riuhnya anak mengaji
Semua mumuji kebesaran Illahi
Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini

Aku menikmati pagi
Bersama menetesnya embun pagi
Berharap beningnya menyejukkan hati
Seperti lantunan ayat suci yang menggetarkan hati

Aku menikmati pagi
Dengan penuh kesukuran diri
Di Ramsdhan tahun ini
Allah memberikan nikmat yang banyak sekali

( firsajoning, Aku Menikmati Pagi...20 Juni 2015 )

Batas yang berbeda

Batas yang tak lagi dapat kurengkuh
Semakin jauh rasa dalam dada
Menyisakan luka yang sangat menyiksa
Sungguh aku ingin akhiri semua

Batas yang tak lagi dapat kurengkuh
Cinta yang ada dalam jalan berbeda
Tak dapat bergandeng tangan bersama
Hanya menyisakan luka dalam raga

Batas yang tak lagi dapat kurengkuh
Melemahkan rasa yang ada dalam jiwa
Kessdaran muncul dengan sempurna
Kau dan aku berada pada jalan yang berbeda

( firsajoning, Batas yang berbeda....20 Juji 2015 )

Dingin Di Bulan Juni

Dingin di Bulan Juni
Masih setia menemani
Terdengar celoteh anak - anak pergi ke rumahMu
Dengan semangat hangat dalam diri
Dingin menjadi tak terasa
Saat berjalan di iringi tawa
Ayah, ibu dan semua anggota keluarga
Saling berlomba memenuhi panggilanMu
Dingin di Bulan Juni
Menjadi saksi semangat yang tak pernah henti
Menjadi saksi perjuangan diri
Untuk menjadi insan sejati
Dingin di Bulan Juni
Menjadi sangat tidak berarti
Karena janjiMu sangatlah tinggi
Dan semua berlomba mengalahkan dingin di Bulan Juni

( firsajoning, Dingin Di Bulan Juni.....20 Juni 2015 )

Aku Menikmati Rasa

Aku menikmati rasa
Indahnya berbagi dalam bahagia
Pada bulan yang penuh makna
Menjadi bagian yang tak terlupa

Aku menikmati rasa
Indahnya berbagi dan memberi
Dengan sepenuh rasa dalam jiwa
Kedamain yang kini kurasa

Aku menikmati rasa
Rasa yang fitrah dari dalam jiwa
Semangat untuk selalu berbagi
Dan itu menenangkan jiwa

( firsajoning, Aku Menikmati Rasa.....18 Juni 2015 )

Puasa Dalam Segala Rasa

Puasa dalam segala rasa
Beljar menahan semuanya
Tidak hanya lapar dan dahaga
Namun juga semua gejolak dalam dada

Puasa dalam segala rasa
Belajar menahan semuanya
Tidak ada lagi amarah dalam dada
Tidak ada lagi kebencian dalam raga

Puasa dalam segala rasa
Berharap ridho dari yang maha kuasa
Tanpa prasangka dalam rasa
Tanpa ada beban dalam jiwa

Puasa dalam segala rasa
Menciptakan ketenangan dalam rasa
Menciptakan kebahagian yang nyata
Hadir dalam rasa yang paling sempurna

( firsajoning, Puasa Dalam Segala Rasa....18 juni 2015 )

Kamis, 18 Juni 2015

Aku Ingin Pulang

Aku  ingin pulang
Saat remang petang
Hari menjelang malam
Dengan kubawa semua kenangan

Aku ingin pulang
Dengan membawa rasa sayang
Sungguh tak mungkin hilang
Walau hari berganti petang

Aku ingin pulang
Dengan semua yang terkenang
Akan kujaga dengan perasaan senang
Semua kenangan yang tak mungkin hilang

( firsajoning, Aku Ingin Pulang....19 juni 2015 )

Dingin di bulan juni

Tentang dingin di bulan Juni
Membuat lemah ragaku
Namun tidak dengan hatiku
Hatiku selalu hangat bersama kasihMu
Hatiku selalu bergetar bersama cintaMu
Walau kau beri dinhin di bulan Juni
Yang membuat gigil pada tubuh lemahku
Membuatku selalu menyebut namaMu
Dalam semua rasa tak berdayaku
Namun aku tahu Kau mengasihiku
Aku tahu Kau menyanyangiku
Dalam dingin ragaku
Hangatlah jiwa dan ragaku
Terimakasih Allahku
Aku tak berhenti mencintaiMu

( firsajoning, Dingin di Bulan Juni....18 Juni 2015 )

Rabu, 17 Juni 2015

Makna Cinta

Cinta adalah persoalan rasa
Yang disampaikan jantung lewat detaknya
Yang disampaikan darah pada pembuluhnya
Yang disampaikan hati dengan semua rasanya
Cinta adalah persoalan rasa
Yang mengalir dalam kehidupan
Yang indah bagai harmoni keindahan
Cinta adalah persoalan rasa
Yang mampu menggerakkan semesta
Untukmencapai keindahan yang ada

( firsajoning, Makna Cinta....18 Juni 2015 )

Ramsdhan Tanpamu

Ramadhan pertama tanpamu, ibu
Tak terasa menetes air mata di pipiku
Mengingat semua kebaikanmu, ibu
Yang telah memberikan warna untuk hidupku

Ramadhan pertama tanpamu, ibu
Namun semua tentangmu melekat kuat di hatiku
Kebaikan sifatmu menjadi contoh untuk hidupku
Tak pernah sedikitpun aku melupakanmu

Ramdhan pertama tanpamu, ibu
Nanun semua tentangmu melekat dalam hatiku
Menjadi panutan dalam gerak dan langkahku
Semoga aku dapat meneruskan semua kebaikanmu

Ibu malam ini dalam doaku kusebut namamu

( firsajoning, Ramadhan Tanpamu....18 Juni 2015 )

Makan Sahur

Sepertiga malam ini
Hamba tunduk pada perintahMu
Memulai aktivitas baru
Untuk mengawali ibadah puasaku

Sepertiga malam ini
Hamba tunduk pada aturanMu
Tak ada malas dalam ragaku
Yang sda hanya bahgaia dalam hatiku

Sepertiga malam ini
Hamba tunduk pada perintahMu
Makan sahur dengan niat hanya untukMu
Mengharap ridha dan ampunanMu

( firsajoning, Makan Sahur.....18 juni 2015 )

Kupenuhi Panggilanmu

Malam ini kupenuhi panggilanMu
Dengan segenap rasa dalam hati
Tak berhenti ucapkan syukur atas nikmat ini
Bisa kembali menemui bulan yang suci

Malam ini kupenuhi kewajibanku
Menjalankan sholat malamku
Rakaat demi rakaat kunikmati dengan hatiku
Ku ingin selalu dekat dengaMu

Malam ini aku asik bersamaMu
Kupanjatkan doa terbaikku
Semoga Kau terima amal ibadahku
Hingga tak sia - sia semua usahaku

( firsajoning, Kupenuhi Panggilanmu....17 juni 2015 )

Sinabung

Gunung Sinabung semakin berkabung
Kabut tebal hitam membumbung
Korban semakin banyak yang terkatung
Bantuan belum juga sampai di sinabung

Gunung Sinabung semakin berkabung
Tak lagi bersahabat dengan penghuni gunung
Mengamuk dan meraung - raung
Meninggalkan luka yang jauh di dasar relung

( firsajoning, Sinabung....17 juni 2015 )

Selasa, 16 Juni 2015

RAMADHANKU

Menunggu kehadiranmu
Dengan segenap rasa di hatiku
Kupersiapakn jiwa dan ragaku
Untuk menyambut kehadiranmu
Kau yang hadir setiap tahunku
Dalam satu bulan penuh rahmat
Dalam satu bulan penuh keindahan
Aku menunggu hadirmu dengan penuh rindu
Ingin sebulan menghabiskan waktu bersammu
Dengan amalan yang melipat gandakan pahalaku
Yang selalu membuat hatiku menjadi tenang selalu
Ramadhanku, kau akan segera mewarnaiku
Dengan warna biru dan merah jambu
Sebagai tanda aku bahagia atas hadirmu
Dan semoga sebulan bersamamu tanpa jemu
Semoga pahala mengalir dalam diriku

( firsajoning, Ramadhanku ...17 juni 2015 )

Tetaplah Bersamaku

Tetaplah berjalan bersàmaku
Walau jalan kita tak selalu mudah
Jangan pernah merasa lelah
Walau hatimu sering merasa gundah

Tetaplah berjalan bersamaku
Dengan cinta yang penuh untukku
Sungguh tidak banyak yang ku minta darimu
Hanya pengertian yang kuharap dari dirimu

Tetaplah berjalan bersamaku
Karena aku sangat menyanyangimu
Walau aku tak sempurna untukmu
Namun cintamu menyempurnakan rasaku

( firsajoning, Tetaplah Bersamaku....17 juni 2015 )

Pantun Ramadhan

Pantun Ramadhan

Hari ini hari Selasa
Ibu pergi membeli bunga
Ramdhan segera tiba
Kita sambut dengan suka cita

Membeli bunga di pasar pagi
Di rangkai untuk si buah hati
Kami mohon maaf setulis hati
Bila ada khilafan yang terjadi

Ibu guru bersikap ramah
Hingga sering di puji oleh bu lurah
Semoga Ramadhan ini membawa berkah
Dengan rizky yang semakin melimpah

(firsajoning, Pantun Ràmadhan...17 juni 2015 )

Perempuan Biasa

Belahan jiwa, aku juga perempuan biasa
Yang punya hati dan rasa yang sama
Ingin di manja dan di sayang sepanjang usia
Tidak selalu dianggap perkasa

Belahan jiwa, aku juga perempusn biasa
Yang bisa sedih dan meneteskan air mata
Bila kau sakiti dengan kata - kata
Pasti akan berlinang air mata

Belahan jiwa, aku juga perempuan biasa
Walau mungkin kau melihat apa - apa aku bisa
Namun aku tetaplah perempuan biasa
Yang mudah menangis dan bisa terluka

( firsajoning, Perempuan Biasa....16 juni 2015 )

Menunggu

Menunggu akan menjadi bagianku
Tak akan pernah ada lelah dalam menunggu
Walau waktu berlaku dan musim berganti
Aku akan tetap menunggu dengan sepenuh hati

Menunggu akan menjadi bagianku
Bersama musim yang akan terus berlalu
Mungkin akau akan menjadi bisu
Namun aku tetap menunggu seperti janjiku

Menunggu akan menjadi bagianku
Melewati hari - hari yang berlalu
Walau musim berganti meninggalkanku
Aku tetap tabah menunggumu sepanjang waktu

( firsajoning, Menunggu....16 Juni 2015 )

Senin, 15 Juni 2015

Belajar Memahami Gerak Rasa

Belajar memahami semua gerak rasa
Agar tak menjadi salah sangka
Lebih baik diam seribu bahasa
Namun memahami dengan sepenuh jiwa

Belajar memahami semua gerak rasa
Agar tak ada prasangka dalam rasa
Semua menjadi baik - baik saja
Dan cinta tetap mekar dalam rasa

Belajar memahami semua gerak rasa
Agar tak ada lagi duka lara
Bila memang diam menjadi lebih baik untuk rasa
Aku akan lakukan dengan rela

( firsajoning, Belajar Memahami Gerak Rasa...16 juni 2015 )

Menyambut Ramadhan Tiba

Pagi ini di pusat alon- alon kota
Anak - anak ramai menyambut Ramadhan tiba
Anak - anak bersukaria
Sambil bernyanyi lagu gembira

Pagi ini di pusat alon - alon kota
Atraksi di perlihatkan dengan gembira
Menyambut liburan tiba
Menyambut bulan yang mulia

Pagi ini di pusat alon - alon kota
Semua bergembira dan bahagia
Bersama sahabat dan warga kota
Senyum mekar bagaikan bunga

( firsajoning, Menyambut Ramadhan Tiba...16 Juni 2015)

Aku Ingin Tidur

Siang ini aku ingin terlelap
Ragaku lelah, pikirkku gundah
Siang bawalah aku terlelap
Agar semuanya menjadi indah saat aku terbangun

Siang ini aku ingin terlelap
Meninggalkan rutinitas yang membuatku penat
Biarlah aku bermimpi di siang hari
Hingga senja menjemputku kembali

( firsajoning, Aku Ingin Tidur...15 juni 2015 )

Minggu, 14 Juni 2015

Pagi Ini

Pagi ini mentari bersinar manja
Membawaku pada senyum ceria
Aku ingin terus menikmati
Bersama sinarmu yang menawan rasa

Pagi ini mentari bersinar ceria
Mengawali semangat yang terus ada
Indahnya dunia dalam genggaman rasa
Sungguh aku tak akan meninggalkanya

( ,firsajoning, 15 juni 2015 )

Selamat Pagi Dunia

Malam memelukku mesra
Mengsntarkanku dalam mimpi yang indah
Mimpi tentang kau dan aku
Yang bertemu dalam peluk rindu

Malam mendekapku manja
Memberikan kedamaian sempurna
Rasa menjadi ringan tanpa luka
Malam membalut kepedihan yang ada

Malam melenakanku dengan sejuta mimpi
Membawaku kepada pagi yang ceria
Bersama hangatnya sinar mentari
Kusapa pagi ini dengan senyum ceria

Selamat pagi dunia
Aku baik - baik saja

( firsajoning, Selamat Pagi Dunia....15 juni 2015 )

Malam Peluklah Aku

Malam ijinkan aku berlindung dalam gelapmu
Ijinkan aku lelap dalam pelukanmu
Sungguh siang telah merenggut rasaku
Hingga berkeping keping dan terkulai
Malam ijinkan aku lelap dalam dekapanmu
Hingga mimpi menjadi bagian indahku malam ini
Hingga kulupakan kecemasanku sepanjang siang ini
Hingga kulupakan kepedihanku senja ini
Malam bawalah aku dalam gelapmu
Dan ajari aku untuk melupakan semuanya
Ajari akau untuk bermimpi indah
Hingga aku lupa semua kesedihanku
Dan bila aku terbangun nanti
Kau sudah mendatangkan mentari untukku
Dan aku akan tersenyum menyambut matàhari

( firsajoning, Malam Peluklah Aku....14 Juni 2015 )

Bila Semua Tak Berarti

Hari ini resahku tak bermakna
Gundahku tak lagi berarti
Cemasku tiada berguna
Hari ini semua tentangku
Sudah tak berarti
Semua akan  baik - baik saja
Semua akan kembali seperti semula
Mengapa harus menjadi bodoh
Resah sepanjang siang
Gundah sepanjang hari
Cemas sepanjang senja
Sedangkan kau bahagia dan tertawa
Bahkan berkata semuanya baik - baik saja
Tanpa resahku, tanpa cemasku dan tanpa gundahku

( firsajoning, Bila Semua Tak Berarti...14 juni 2015 )

Aku tak lagi bertanya

Siang telah memelukmu mesra
Hingga senja datang kaupun lupa
Sungguh aku tak akan lagi bertanya
Karena aku bahagia kau tersenyum bahagia
Siang telah membawamu
Sampai di batas senja
Ketika kau bilang baik - baik saja
Karena kau menikmati hari yang bahagia
Aku tak akan bertanya
Siapa yang membuatmu bahagia
Karena kini kutahu
Aku bukan kau anggap siapa - siapa
Aku tak akan lagi bertanya
Tentang apapun, tentang siang atau senja
Aku tak akan lagi bertanya

( firsajoning, Aku Tak  Akan Lagi Bertanya....14 juni 2015 )

Aku Tak Akan Bertanya

Bila senja tak membawamu kembali
Aku tak akan lagi menangis
Karena hari ini kulihat kau bahagia
Karena hari ini kau tersenyum penuh pesona
Bila senja tak membawamu kembali
Aku tak akan lagi bertanya
Karena kau sudah menemukan senyummu
Karena kau sudah menemukan bahagiamu
Dan itu bukan bersamaku
Dan itu bukan dalam pelukku
Aku tak akan menunggu
Aku tak akan bertanya
Bila senja tak membawamu pulang kerumahku
Itunpasti karena ada rumah yang lebih baik untukmu tinggal
Aku mengerti, dan aku tak akan bertanya
Bila senja melepasmu menuju malam
Dan itu bukan untukku

( firsajoning, Aku Tak Akan Bertanya Lagi....14 juni 2015 )

Senyummu

Waktu bersamaku
Tak terlihat senyum bahagiamu
Hanya duka dan lara yang kulihat di matamu
Hari ini kutemukan senyum manismu
Justru saat kau tidak berada disampingku
Waktu bersamaku
Hanya menghilangkan semangat hidupmu
Mengekang semua kebebasanmu
Hari ini kulihat senyum manismu
Bersama teman - teman terbaikmu
Raihlah mempimu kembali
Jangan ragu untuk memulainya kembali

( firsajoning, Senyummu....14 juni 2015 )

Senja Akankah 》Dia Kembali

Senja kemanakah dia pergi
Mungkinkah angin telah meembawanya pergi
Dan dia enggan kembali lagi
Senja, ini sudah hampir malam
Namun jejakmu belum juga kutemukan
Mungkinkah kau sengaja tak akan datang
Hingga senja berubah menjadi malam
Senja kemanakah dia pergi
Mungkinkah dia sedang menghibur diri
Karena rasa sakit yang sering di hadapi
Mungkinkah dia sekarang enggan kembali
Senja merambat menjadi malam
Dan malam akankah membawamu kembali
Atau kau akan hilang dalam gelapnya
Entahlah, aku tak mengerti

( firsajoning, Senja Akankah Dia Kembali....14 juni 2015 )

Kau Akan Kembali

Tiba - tiba kau menghilang
Tanpa meninggalkan kata selamat tinggal
Meninggalkanku dalam sepi
Meninggalkanku tanpa pesan

Tiba - tiba kau mengilang
Tanpa berkata akan kemana
Mungkinkah engkau sengaja
Agar aku tahu rasanya kecewa

Tiba - tiba kau mengilang
Meninggalkan rasa yang tak biasanya
Namun semoga semuanya akan baik baik saja
Bersama senja pasti kau akan tiba

( firsajoning, Kau Akan Kembali....14 juni 2015 )

Kau Kemana

Hari ini tak kutemui sapa mesramu
Tak kutemui lembut suaramu
Entahlah engkau kemana
Mungkinkah kau pergi di bawa angin
Tak sedikitpun kau memberi kabar
Sungguh membuatku jadi khawatir
Mungkinkah kau sedang ingin sendiri
Dan senagaja meninggalkan aku sendiri
Baiklah, semoga kau baik - baik saja
Dan angin tolonglah berikan pesanku kepadanya
Kalau diam membuatmu bahagia, sungguh aku akan diam selamanya

( firsajoning, Kau Kemana....14 juni 2015 )

Sabtu, 13 Juni 2015

Biarlah

Aku yang sengaja menyimpan semua rindu di dada
Kusimpan rapat di ruang rasaku
Biarlah hanya aku yang tahu rasanya
Dan biarlah aku yang dapat menikmatinya
Aku tak akan peduli bila kau tak tahu
Aku juga tak peduli kalau kau tak merindukanku
Bagiku cukup semua rasa yang ada dalan hatiku
Aku menikmatinya dan menyimpan di dalam rasaku

( firsajoning, Biarlah.....14 juni 2015 )

Diam

Hari ini kau diam
Pasti kau sedang memikirkanku
Namun engkau lagi enggan menyapaku
Diam mewakili rasamu psdaku

Hari ini kau diam
Aku tahu bukan karena kau bosan padaku
Namun kau selalu begitu
Karena diam bagian dari cintamu

Hari ini kau diam
Dan akupun juga diam
Kita berdua saling berdiam
Namun kita saling merindukan

Say.....i love u
( firsajoning, Diam....14 Juni 2015 )

Berpaling Dalam Senyum

Wajah yang enggan berpaling
Dari tumpukan sampah yang tak sempat mengering
Dilihatnya kehidupan dalam bau yang menyengat
Dilihatnya senyum bahagia anak dan istri di rumah
Mana mungkin bisa berpaling
Walau tumpukan sampah tak pernah mengering
Ada detak kehidupan pada bau yang tak hilang
Ada senyum bahagia dari seluruh keluarga
Disaat yang lain datang dan berpaling
Para pemulung datang dengan senyum di kulum
Di saat yang lain memalingkan wajah enggan
Pemulung memberikan senyum yang paling manis
Inilah kehidupan, inilah realita, inilah fakta

( firsajoning, Berpaling dalan senyum....13 juni 2015 )

Aku Mencintai Puisi

Puisiku tak mungkin berlalu
Karena puisiku adalah perjalanan waktu
Setiap saat pasti akan tersaji untukmu
Agar kau tahu keadaan rasaku

Puisiku tak mungkin buntu
Karena puisi adalah kehidupanku
Sampai nanti di ujung waktu
Barulah puisiku menjadi beku

Puisiku akan terus terlahir
Dari rahim suci yang kumiliki
Mewakili segala rasa dalan hati
Terhadap semua yang terjadi dalam hidup ini

Puisiku tak akan pernah basi
Setiap hari akan terus terbarui
Karena itu wujud komitmen diri
Karena aku mencintai puisi sepenuh hati

( firsajoning, Aku Mencintai Puisi...13 Mei 2015 )

Senyummu Sempurna

Senyummu kulihat sempurna
Ada ketulusan kulihat di sana
Mana mungkin aku meninggalkanya
Sedangkan cintanya teramat nyata

Senyummu kulihat sempurna
Membuatku hatiku berbunga bahagia
Setiap hari tanpa duka dan lara
Kau berikan kasih sayang yang sempurna

Senyummu kulihat sempurna
Dan kunikmati dengan bahagia rasa
Inilah indah kehidupan kita
Semoga sakinah selamanya

( firsajoning, Senyummu Sempurna....13 juni 2015 )

Jadilah ,Dirimu Sendiri

Aku enggan melihatmu
Bila kau berubah menjadi bukan dirimu
Walau menurutmu kau semakin ayu
Namun aku semakin tak mengenalimu

Aku enggan melihatmu
Bila kau berubah menjadi bukan dirimu
Walau menurutmu kau semakin bermutu
Namun aku semakin merasa jauh darimu

Tetaplah menjadi dirimu
Walau tak sempurna namun itu dirimu
Cukup yang kau ubah hanyalah prilakumu
Namun bukan tampilan fisikmu

Tetaplah menjadi dirimu
Seperti yang Tuhan berikan padamu
Jangan mencoba untuk menjadi bukan dirimu
Karena pasti aku akan menjauhimu

( firsajoning, Jadilah Dirimu Sendiri....13 Juni 2015 )

Jumat, 12 Juni 2015

Tak Kulihat Senyummu

Aku menemuimu siang ini
Dalam ramai yang terasa sepi
Sungguh tak bisa kunikmati senyummu
Hanya sepi yang mewakili hadirmu

Aku menemuimu siang ini
Hanya terlihat sepi di matamu
Entahlah apa yang terjadi
Aku menikmati senyummu bersama sepi

Aku menemuimu siang ini
Dala ramai yang terasa sepi
Hanpa terlihat disana
Tanpa ada senyum ramaimu seperti waktu itu

( firsajoning, Tak Kulihat Senyummu....13 juni 2015 )

Anakmu Bukanlah Kamu

Anakmu tetaplah anakmu
Ada darah yang kau titiskan untuknya
Mungkin wajahnya mirip denganmu
Mungkin sifatnya sama denganmu
Namun mungkin ia berbeda denganmu
Karena memang dia bukan dirimu
Bukan pula boneka kecilmu
Anakmu tetaplah anakmu
Karena kau yang mengukir jiwa raganya
Namun jangan paksakan kehendakmu
Karena pasti mereka tidak setuju
Kau adalah kau
Anakmu biarlah jadi anakmu
Tumbuh bersamamu
Besar bersama kasih sayangmu
Namun mungkin tidak sama denganmu
Karena mereka memang bukan kamu
Jadi biarlah kau tetap menjadi ayah ibu
Dan mereka menjadi yang sejatinya anakmu

( firsajoninh, Anakmu Bukanlah Kamu....12 Juni 2015 )

Kamis, 11 Juni 2015

Sahabat dalam sahabat

Sahabat adalah embun pagi
Yang cemerlang dan membawa kesejukan hati
Sahabat adalah sinar mentari
Yang menghangatkan dan memberi semangat hati
Sahabat adalah senja merona
Yang selalu ada dalam suka dan duka
Sahabat adalan bersinar
Yang selalu membuat indah hidup kita
Sahabat sdalah bintang berkelip
Yang melengkapi kehidupan kita
Sahabat  desau angin
Yang membisikan kebaikan untuk hidup kita
Sahabat adalah air yang jernih
Yang selalu mengajak kita pada bening hati
Sahabat adalah pohon yang rindang
Yang membawa kita dalam perlindungan
Sahabat adalah bunga yang sedang mekar
Itulah sahabat, semua simbol kebaikan melekat padamu
Sahabat yang sebenar - benarnya sahabat
Sahbat dalam suka dan duka
Sahbat yang tulus mengasihi
Sahabat dalam sàhabat

( firsajoning, Sahabat....12 juni 2015 )

Kepadamu Aku Berguru

Kepadamu aku ingin berguru
Cara menikmati waktu
Yang tak pernah membuatmu sendu
Yang hanya menyisakan senyum manismu

Kepadamu aku ingin bertanya
Tentang hari yang bahagia
Dari pagi hingga malam tiba
Tak pernah ada duka terlintas di sana

Kepadamu aku ingin berguru
Tentang hari yang selalu merah jambu
Tak pernah ada hitam dan kelabu
Tolong ajari aku menikmati waktu

( firsajoning, Kepadamu Aku Berguru....12 juni 2015 )

Pantun Pagi

Pantun Pagi

Hari Jumat hari yang mulia
Umat islam merayskanya
Semoga hari ini kita bahagia
Karena Allah selalu menjaga kita

Pagi hari sarapan roti
Ditemani selai stroberi
Semoga hari ini wajah kita berseri
Karena kita bersenang hati

Beli cawas di pasar baru
Dihadiahkan untuk sang ibu
Kita tak perlu cemas bersama waktu
Hari ini bahagia akan menyapamu

( firsajoning, Pagi....12 juni 2015 )

Angeline

Gadis cantik itu bernama Angeline
Wajahnya ceria dan jelita
Sebelum tragedi berat menimpanya
Sejak kecil nasib telah mempermainkanya
Hingga jauh dari ibu tercintanya
Bersama waktu, gadis tumbuh semakin ayu
Ada yang tak bermoral dekat dengan raganya
Hingga tega melakukan tindakan asusila
Gadis kecil hilang keperawananya
Diperkosa dengan nafsu jahatnya
Menangis pilu gadis dalam diamnya
Ketika kepala dibenturkan dengan kerasnya
Hingga gadis kecil diam selamnya
Dalam balutan luka bersama boneka kesayanganya
Luka - luka di sekujur tubuhnya
Tewas mengenaskan oleh orang terdekatnya
Dikubur di tempat yang tak selayaknya
Untuk menghilangkan jejak kematianya
Kini, gadis kecil tersenyum sempurna
Allah telah mengangkat luka laranya
Kini tenang di alam surgaNya

( firsajoning, Angeline .....11 juni 2015 )

Anggeline

Angeline wajah cantikmu sekarang sempurna
Tak ada lagi air mata duka
Di temani bidadari -bidadari surga
Kini kau tenang dalam pelukaNya

Angeline wajah cantikmu sekarang sempurna
Tak ada lagi siksaan yang kau terima
Kini kau tak lagi menangis menahan luka
Dari kebiadapan manusia yang tak berakhlak mulia

Angeline wajah cantikmu sekarang sempurna
Kau tenang dan damai di surgaNya
Kau bàhagia sudah berada bersamaNya
Kau semakin cantik bersama bidadari surga

( firsajoning, Angeline..11 juni 2015 )

Cinta Tak Perlu Berkata

Menantimu dalam diam
Ini akan lebih menetramkan
Hatiku damai, hatimu damai
Bukankah cinta tidak perlu diteriakkan
Orang yang salaing mencinta
Akan sanggup merasa tanpa berkata
Orang yang saling memcinta
Akan mengerti walau tak bicara
Karena rasa mereka sama
Karena hati mereka sama
Jadi, jangan lagi kau bertanya tentang cinta
Cukup, lihatlah pada rasa dan hatimu
Begitulah aku dengan rasa dan hatiku
Semua akan baik baik saja
Sampai senja tiba, menjemput kita

Say...i love u

( firsajoning, Cinta Tak Perlu Berkata....11 Juni 2015 )

Rabu, 10 Juni 2015

Pidato Pak Anis

Kesalehan publik tidak mungkin dihasilkan oleh satu dua orang saja namun semua berperan dalam keberhasilan itu, membangun sekolah bermutu dibutuhkan ekosistem yang baik, tidak hanya sekolahnya, anak - anak adalah ibarat bibit dan diletakkan di tanah yang subur dan cuaca yang baik, membangun pendidikan tidak hanya bibit yng baik, namun tanah dan cuaca yang baik, penting sekali komitmen dari semua yang ada, siswa, sekolah, guru dan pemerintahnya, Kepala Sekolah berperan penting, jika leadersipnya bagus maka seluruh komponen sekolah akan mengikutinya, this is leadeship role, peran tidak hanya menempel saat menjabat namun saat tidak menjabatpun masih di ingat, masa depan sayarat mendasar adalah integritas  dan kejujuran, masa depan yg jujur akan selamat, dan yang tidak jujur akan kujur, masa depan transparansi akan menjadi norma, semua iteraksi akan terdokumentasi dengan baik, dua puluh tahun lagi semua orang akan mempunyai kriminal record, sebentar lagi kita memasuki global anak kits harus bersiap, jangan sampai pendidikan berasusmsi bahwa pendidikan masih akan seperti ini terus, masa depan akan berubah dimana integritas menjadi sangat penting, integritas di mulai dari rumah dan sekolah, kita akan membuat jujur adalah normal dan yang tidak jujur adalah tidak normal, generasi 30 tahun yang akan datang yg akan memimpin kita, dan mereka adalah wajah masa depan kita, tangan kitalah yang menentukan baik dan buruknys mereka, ďitangan para guru dan sekolah ada kewajiban masa depan, ada guru yang di ingat dan ada guru yang dilipakan, guru yang di ingat adalah guru yang menginspirasi dan guru yang menyebalkan, guru yang membawa pesan dan kesan sepanjang hidup, jangan sampai kita di ingat karena menyebalkan, perubahan berjalan dengan cepat karena itu pada anak anak kita tidak mau jadi apa tapi mau berkarya apa di masa depan, what can i create, dan rangsanglah anak untuk kreatif untuk itu gurunya harus kreatif, bila anaknya di suruh membaca gurunya juga harus membaca, kunci keberhasilan tidak pada kurikulum namun peran guru lebih penting, kita akan terus meningkatkan kompetensi guru, pemerintah akan berpatner dengan pemda untuk meningkatkan komitmen untuk peningkatan mutu guru, ekosistem pendidikan di magelang adalah baik, karena banyak anak yang berasal dr luar daerah, orang tua tidak akan melepas putra - putrinya untuk sekolah di luar kotanya kalau di kota tersebut ekosistemya tidak baik, Magelang adalah Kota yang mempunyai angka itegritas tertinggi, integritas di atas 97 dan nilai UN 93, 53, contoh tidak hanya akademik tinggi dan kareakter integritas tinggi, mks Magelang sdh mensuplai orang -  baik untuk masa depan Indonesia, jangan di catat sebagai ketidaknormalan, tapi di pandang sebagai kenormalan, yuk kita jadi generasi yang berubah,
Dahulu ada era perbudakan dan dianggap normal, pasar manusia itu ada, dan orang yang melawan perbudakan di anggap aneh, rasialis itu dulu normal, hari ini sudah berbeda tidak ada lagi perbudakan manusia, dunia ini berubah ada periode di mana korupsi itu normal namun yang akan datang akan muncul bahwa korupsi itu memaluksn, nerikan anak kepercayaan diri yang baik agar ada perubahan di masa depan, dan dari Kota Magelang kita sebar virus kebaikan.

Sempurna Aku Meminta

Sepertiga malam dalam sendiri
Ditemani angin yang berbisik merdu
Lantunan ayatMu menggetarkan rasaku
Menyisakan butir air mata yang tak berhenti
Sepertiga malam dalam sendiri
Semua perjalanan kisah Kau perlihatkan
Segala kebaikan dan keburukan kau tunjukkan
Jiwa luruh dalam keheningann
Sepertiga malam dalam sendiri
Doa doa melesat ke langit tanpa hijab
Berharap semua malaikat datang mendekat
Mengikat kuat doa dan menyampaikan kepadaNya
Sepertiga malam dalam sendiri
Jiwa terasa sukur dalam nikmat
Merasa dekat dengan yang maha dekat
Luruh sudah keangkuhan diri
Luruh sudah kesombongan diri
Saat menghadapMu, sungguh diri sangat jauh dari sempurna
Namun sungguh ampunanMu seluas samudra
Sepertiga malam dalam sendiri
Sempurnalah aku meminta

( firsajoning, Sempurna Aku Meminta....11 juni 2015 )

Angeline

Gadis kecil dengan senyum manis
Bersama gerimis menghabisimu dengan sadis
Luka - luka sempurna di seluruh raga
Karena kebiadapan orang dewasa
Gadis kecil dengan senyum manis
Kini dukanya telah terkikis
Damai bersama Penciptanya
Tak ada lagi duka dan lara
Kini gadis manis tetap tersenyum manis
Bersama bidadari surga yang menjaganya
Memanjakanya dengan penuh cinta
Jauh dari angkara seperti saat di dunia

( firsajoning, Angeline...10 juni 2015 )

Kau dan aku

Ini cerita tantang aku dan kau
Yang tak mungkin dipisahkan
Aku jantung kau detaknya
Aku darah kau pembuluhnya
Aku adalah udara yang kau hela
Selalu ada aku dan ada kau
Rasa ini selalu utuh dan sempurna
Tak pernah setengah rasa
Semuanya nyata dan memang ada
Mari kita nikmati bersama
Sampai di batas usia
Sampai maut memisahkan kita
Sampai di penghujung senja
Sampai kita tinggal hanya nama
Dan kita bersama selamanya

( firsajoninh, kau dan aku....10 juni 2015 )

Selasa, 09 Juni 2015

Semoga Tuhan Memaafkan

Ini salah siapa
Ketika imun tubuhku melemah
Ketika virus mematikan itu ada ditubuhku
Siapa yang harus disalahkan
Ketika aku tak bisa bertahan
Ragaku semakin lemah
Tak mampu lagi aku bertahan
Dari serangan virus yang mematikan
Tak mampu lagi aku bertahan
Dalam kelemahan raga
Doa - doa kupanjatkan
Agar Tuhan memaafkan
Dari dosa masa lalu
Yang membuatku lemah
Dan berada di ujung waktu

( firsajoning, Semoga Tuhan Memaafkan...10 juni 2015)

Kau Menghilang

Malam ini kau menghilang bersama angin
Hembusanya menerbangkanmu menjauh dariku
Jauh meninggalkanku sendiri disini
Menatap malam yang semakin pekat tak bercahaya

Malam ini kau menghilang bersama rembulan
cahayamu tak dapat lagi kunikmati
Hanya gelap dan pergi yang kau sisakan
Dan aku masih disini setia menunggumu

Malam ini kau menghilang bersama bintang
Kerjapnya hilang bersama gelap
Hanya resah yang kini kau tinggalkan
Aku hanya berharap pagi segera datang

( firsajoning,Kau Menghilang....9 juni 2015 )

Ijinkan Aku Mengenagmu

Ijinkan aku tetap mengenangmu
Dalah setiap helaan nafasku
Karena bagiku kau sangat menginspirasiku
Setia memberikan ilmu yang bermutu

Ijinkan aku tetap mengenalmu
Sebagai orang - orang yang mengerti aku
Tak pernah lelah memberikan semua ilmu
Untukku yang selalu ingin maju

Ijinkalah aku tetap mengenangmu
Mengenang waktu yang telah berlalu
Hari -  hari bersamamu tak pernah membuatku jemu
Bagiku sungguh kau dosenku yang bermutu

Ijinkan aku tetap mengenalmu
Dengan semua yang melekat pada dirimu
Akan kuingat semua kebaikan dirimu
Yang tak pernah lelah untuk berbagi ilmu

Kini waktu akan membawamu
Menjauh dari kehidupanku
Namun sejatinya hati kita telah menyatu
Walau jarak memisahkan ragaku dan ragamu

Kini waktu akan membawaku
Pergi menjauh dari kehidupanku
Namun semua ilmu yang kudapat darimu
Akan terus melekat dalam sanubariku

Dalam tangkupan kedua tanganku
Doàku tak pernah putus untukmu
Semoga keberkahan ilmu untukmu
Hingga kita akan bertemu walau di ujung waktu

( firsajoning, ijinkan aku mengenangmu....9 juni 2015 )

Langitku Itu Kamu

Aku tak berhenti menatap langit
Disana semua gambar tentangmu terlihat jelas
Kadang hadir bersama warna biru yang cerah
Walau kadang bersama awan yang hitam dan gelap
Aku tak berhenti menatap langit
Disana semua derita tentangmu terlihat jelas
Bersama derai hujan yang membasah
Bersama pelangi warna warni indah sekali
Aku tak berhenti menatap langit
Karena di langit  cerita tentangmu terlihat sempurna
Aku bisa bersamamu dimanapun aku berada
Dan bila rindu itu datang menggoda
Kutatap langit yang penub warna
Disana kau menyambutku dengan penuh cinta

( firsajoning, Lagitku Itu Kamu....9 juni 2015 )

Dosen

Waktu telah mengukir kenangan indah bersamamu
Waktu telah menyempurnakan semua cerita tentangmu
Bapak, ibu dosen terbsikku
Yang telah merelakan waktu - waktu indahmu
Untuk membimbing dan berbagi ilmu yang bermutu
Waktu telah berhasil menyempurnakan kenangan tentangmu
Saat kita bersama pada senja itu

Bersama hujan

Aku mencintai hujan
Karena hujan selalu menjagaku
Menjaga air mataku menjadi tak pernah terlihat olehmu
Air hujan akan menyamarkan semua air mataku
Aku mencintai hujan
Rinainya yang selalu membawa kedamaian
Yang selalu mampu menutupi semua rasaku
Menutupi semua mimpi burukku
Aku mencintai hujan
Bersama beningnya mengantarkaku pada kedamaian
Tetaplah menderah hujan, aku tak bosan bercanda denganmu

( firsajoning, Bersama Hujan...9 juni 2015 )

Aku Ingin Sendiri

Hujan siang ini sungguh menyempurnakan rasaku
Tajam kata - katamu membuat sesak dadaku
Menyisakan debar yang tak pernah selesai
Menyisakan sakit yang mengendap rasa
Hujan siang ini sungguh menyempurnakan rasaku
Menyisakan bening di kedua mataku
Membuat gamang seluruh rasaku
Siang ini ijinkan aku sendiri
Merenungi semua rasa ini
Benarkah semua ini memang harus terjadi
Biarlah aku sendiri dan sendiri
Sampai aku menemukan diriku kembali

( firsajoning, Aku Ingin Sendiri....9 juni 2015 )

Senin, 08 Juni 2015

Sukses Untuk Semuanya

Hari ini semua usaha akan dilakukan jua
Perjuangan sedang digelar
Semua menikmati dengan riang hati
Menjawab semua soal dengan percaya diri
Hari ini semua tangan tertangkup
Doa - doa melesat cepat
Dibawa semua malaikat kepada Sang Pengabul doa
Karena hari ini pintu sejarah akan dibuka
Semangat jangan berhenti
Jujur jangan tinggalkan diri
Cermat harus kalian mikiki
Doa kuat harus terus kau yakini
Pintu - pintu akan segera terbuka
Kalian akan melangkah dengan suka cita

( firsajoning, SBMPTN, sukses untuk semuanya....9 juni 2015 )

Jangan Lupa Kembali

Malam telah membawamu pergi
Meninggalkan rumah cintaku
Aku mengerti ini tidaklah lama
Kau pasti akan segera kembali

Malam telah membawamu pergi
Bersama dengan teman sejati
Bersendau gurau dengan senang hati
Menikmati indahnya hidup ini

Pagi pasti akan membawamu kembali
Rumahku akan terbuka dan menanti
Semua penghuni merinduimu sepenuh hati
Belahan jiwaku jangan lupa untuk kembali

( firsajoning, jangan lupa kembali...8 juni 2015 )

Ini Tentangmu

Kau yang mengantarkan rinduku malam ini
Bersama angin yang berhembus
Bersama kerlip cahaya bintang
Bersama senyum ramah sang rembulan
Kau yang mengantarkan rinduku malam ini
Sempurna semua rasa yang ada dalam hati
Menerima semua pemberianmu malam ini
Menikmati getaran rindumu bersama malam yang menari
Kau yang mengantarkan rinduku malam ini
Dan akulah yang dalam sepi menunggumu
Hingga aku tersenyum bersama malam
Ketika rindumu menyapaku dengan mesra bersama angin malam ini

Say..i love u

( firsajoning, Ini Tentangmu...8 juni 2015 )

Perempuan Berwajah Rembulan

Perempuan berwajah rembulan
Indah memancar dalam gelap malam
Menebarkan sejuta keindahan malam
Bersahabat dengan bintang yang cemerlang
Perempuan berwajah rembulan
Yang sanggup menelan pedihnya kehidupan
Membalut semua luka dalam senyuman
Menyimpan derita sampai diujung malam
Perempuan berwajah rembulan
Yang terus tersenyum untuk bintang dan malam
Sungguh manis perempuan berwajah rembulan

Kau kah itu?
Perempuan berwajah rembulan?
Aku meminangmu
Bersama gelap malam

( firsajoning, Perempuan Berwajah Rembulan...8 juni 2015 )

Taman Hati

Kita berdua bersama senja
Duduk di sudut taman hati kita
Mehikmati indahnya bunga warna warni
Sambil melihat kupu - kupu terbang dan menari
Kekasih hati, inilah taman hati
Yang kita bangun dengan ketulusan hati
Dibingkai dengan kasih sayang sejati
Berbuah rindu yang melenakan hati
Dan, setiap senja menyapa diri
Kita berdua bergandengan tangan menikmati hari
Bersama kita menyadari, untuk selalu merawat taman hati

( firsajoning, Taman Hati...8 juni 2015 )

Kau pasti kembali

Senja telah membawamu pergi
Meninggalkanku bersama semua cintamu
Namun aku yakin kau akan kembali
Dan memelukku dengan semua rasamu
Senja telah membawamu pergi
walau hanya untuk beberapa hari
Namun pasti aku akan merinduimu setiap hari
Jangan lupa jàlan kembali
Aku setia menanti dengan sepenuh hati

( firsajoning, Kau Pasti Kembali...8 juni 2015 )

Minggu, 07 Juni 2015

Kusapa pagi

Kusapà pagi
Dengan senyum sepenuh hati
Bersama sejuknya udara pagi ini
Aku menikmati karunia Illahi

Kusapa pagi
Dengan semangat yg sll terbarui
Bersama hangatnya sinar mentari
Aku optimis menjalani hari

Kusapa pagi ii
Dengan bahagia yang tak terperi
Betapa nikmat Allah indah sekali
Syukurku tak pernah berhenti

( firsajoning, kusapa pagi...8 juni 2015 )

Pulànglah

Kau pasti kembali pulang
Bukankah rumahku banyak menyimpan kenangan
Bukankah separuh nafasmu kau tinggalkan disini
Aku yakin kau pasti pulang kerumahku
Karena banyak hal yang kau tinggalkan
Lihatlah apa yang sudah kita lakukan
Semua menyisakan kenangan indah bukan?
Aku yakin kau akan kembali pulang
Walau tanpa bicara, tapi aku tahu kau rindu rumah kita
Aku tahu kau inginkan segera pulang
Bila senja datang, aku tak pernah lelah
Berada diberanda menatàp ujung gang
Sambil memandang bayangmu kembali pulang
Dan bila malam tiba, aku hanya bergumam
Pasti esok hari kau akan datang bersama mentari
Aku setia menunggumu, seperti embun terhadap pagi
Seperti hangat dengan mentari
Pulanglah sayang, aku menantimu

Say... i love u
( firsajoning, Pulanglah....7 juni 2015 )

Sahabat

Kita berjanji akan tetap bersama
Bergandeng tangan dengan eratnya
Walau jarak memisahkan raga
Namun hati berpeluk dengan eratnya

Sahabat, kita berada pada langit yang sama
Namun jalan yang kita tempuh berbeda
Pasti jalan tak selalu mudah
Pasti jalan tak selalu indah

Sahabat, kita berada di langit yang sama
Namun kini tujuan kita berbeda
Namun tetaplah sapa ragaku
Tetaplah peluk hangat hatiku

Sahabat, sungguh aku lemah tanpamu
Aku lengang tanpa hadirmu
Tetaplah ada bersamaku
Dalam nyata dan dalam hatiku

Sahabat kau teman terbaikku

( firsajoning, Sahabat....7 juni 2015 )

Sabtu, 06 Juni 2015

Pulanglah

Pulanglah bila kau rindu
Bukankah kau sudah tahu di mana rumahku
Kau jugs tahu pintuku tak pernak kukunci
Karena aku menunggumu kembali
Pulanglah bila kau rindu
Bukankah kau tak lupa jalan untuk pulang
Rumahku masih sama
Jendelanya masih terbuka
Bukankah kau paling senang tidur dekat jendela
Pulanglah bila kau rindu
Pintu hatiku tak pernah kukunci
Jadi tak perlu lagi kau bertanya padaku
Karena kau pasti sudah tahu semua jawabnya

Say...i love u

( firsajoning, Pulanglah...7 juni 2015 )

Sabar ya sayang

Ini cerita tentang keramaian semalam
Ditengah hingar bingarnya musik
Diterang cahaya lampu warna - warni
Di pusat alon - alon kota
Gadis kecil merengeng menangis
Menarik ujung kerudung sang nenek
Sambil terus menangis
Anak kecil itu minta boneka beruang
Yang dijual oleh penjaja mainan
Sang nenek terus membujuk
Berhentilah menangis cucuku
Lihatlah, lampu bersinar terang
Gadis kecil terus merajuk
Sang nenek lalu menggedong gadis itu
Sambil berbisik sendu
Tunggu ya sayang semoga besuk nenek punya uang
Pasti kan kubelikan boneka beruang
Dalam terangnya lampu kota
Gadis kecil diam seribu bahasa
Membayangkan boneka beruang dalam pekukanya

( firsajoning, Sabar ya sayang....7 juni 2015 )

Ijinkan aku jatuh cinta lagi

Malam ini aku melihatmu
Melihatmu tersenyum padaku
Melihatmu begitu menyanyangiku
Malam ini kembali aku jatuh cinta padamu
Entahlah ini sudah yang keberapa
Aku jatuh cinta padamu
Kau begitu memikat rasaku
Kau begitu sempurna untukku
Belahan jiwaku, ijinkan aku kembali jatuh hati padamu
Kembali mekar cinta di dalam rasaku
Aku melihatmu, dan aku mencintaimu dan mencintaimu lagi

Say...i love u

( firsajoning, Ijinkan aku jatuh cinta lagi padamu...6 juni 2015 )

Ilmu yang bermanfaat

Sudahkah ilmu kita bermanfaat?
Ataukah hanya banyak bicara saja kita
Seakan - akan kita yang paling pandai
Bukankah ilmu yang bermanfaat,
Adalah ilmu yang membawa kita kepada derajat taqwa
Ilmu yang mampu membentengi kita dari maksiat
Membuat kita semakin dekat kepada Sang Pencipta
Sudahkah ilmu kita bermanfaat?
Sudahkah ilmu itu berbuah manis
Tidak membawa kita kepada kesombongan
Tidak membawa kita kepada kemungkaran
Ilmu kita jangan menghasilkan kepalsuan
Dan melahirkan manipulasi kepentingan yang melelahkan
Semoga ilmu kita membawa pada derajat tinggi tanpa kepalsuan

( firsajoning, Ilmu Yang Bermanfaat....6 juni 2015 )

Bersama Waktu

Ini tentang catatan kita
Bukankah setiap hari kita buat yang baru
Yang telah berlalu kita anggap catatan masa lalu
Lalu kita buka lembar yang baru
Dan kita kembali mencatat semua kisah kita
Ketika pagi datang
Ketika hari berganti
Ketika waktu berlalu
Kembali menjadi catatan masa lalu
Esok hari, tiada yang sanggup menjamin kita sampai di sana
Masa depan, tak pernah tau apakah kita kan sampai di ujung
Yang lalu, seindah apapun tetaplah masa lalu
Yang lalu, seburuk apapun tetaplah tak kembali
Hari kita, adalah hari ini
Buatlah catatan yang terindah untuk hari ini
Hingga indahlah masa lalu
Cerahlah masa depan

( firsajoning, Bersama Waktu....6 juni 2015 )

Jadilah Pohon Rindang

Jadilah pohon yang rindang
Serindangnya sebuah pohon
Memberikan kesejukan umat
Memberikan keteduhan untuk semua
Jadilah pohon yang rindang
Membawa kenyamanan untuk semua
Dengan segala kebaikan dan keteduhan

( firsajoning, Jadilah Pohon Rindang...6 juni 2015, pengajian Pak Rosihan dr Pwa )

Sudahkah Kita Kaya

Orang yang kaya adalah yang paling sedikit kebutuhanya
Sudahkah kita termasuk orang yang kaya?
Sedangakan kita masih berlomba - lomba memenuhi kebutuhan kita
Bangga bila kebutuhan kita paling banyak
Masihkah kita berbangga
Padahal sesungguhnya kita adalah orang yang paling menderita
Kita masih termasuk orang yang paling banyak kebutuhanya
Masih berlomba - lomba  memebuhi kebutuhan kita
Hingga melupakan kewajiban kita sebagai hamba
Sungguh hidup kita amatlah ruginya

( firsajoning, sudahkah kita kaya...6 juni 2015, Pengajian Akbar  Bp Rosihan dr PWM )

Ketika Ayatmu Diperdengarkan

Siang ini, dalam terik mentari
Ayat - ayatmu diperdengarkan
Semua hening dalam diam
Merasuk dalam jiwa yang bening
Jiwa luruh dalam ketundukan
Siang ini, dalam terik mentari
Ayat - ayatmu menggetarkan rasa
Menikmati setiap lafadznya
Menikmati semua artinya
Sungguh ayat - ayatmu menggetarkan rasa
Menyejukkan jiwa dan raga

( firsajoning, Ketika Ayatmu Diperdengarkan....6 juni 2015 )

Jumat, 05 Juni 2015

Aku bangga padamu

Wahai orang tua
Apa yang bisa kau banggakan dari para putra
Apakah kau bangga dengan wajah tampan dan cantik mereka
Atau bangga dengan kecerdasan yang ada padanya
Atau bangga dengan semua prestasinya di dunia
Wahai orang tua
Cobalah lihat anak - anak kita
Apakah sholatnya sudah tertip setiap saatnya
Apakah ngajinya sudah dilakukan setiap harinya
Apakah prilakunya sudah mencerminkan akhlak yg mulia
Wahai orang tua
Marilah kita saling berlomba
Mengubah kebabggaan terhadap buah hati kita
Kejarlah dunia seakan kita akan hidup selamanya
Kejarlah akherat seakan kita akan mati besuk
Berbanggalah dengan putra - putri yang sholih dan sholihah

( firsajoning, Aku Bangga Padamu ....6 juni 2015 )

Kamis, 04 Juni 2015

Putriku

Putriku, tumbuhlah menjadi perempuan sejati
Menjadi penyejuk hati ayah dan ibumu ini
Menjadi cahaya mata dalam hidupku ini
Menjadi perempuan sejati pembangun negeri

Putriku, tumbuhlah menjadi generasi Rabbani
Yang selalu siap menjadi perempuan sejati
Menjadi penyebar kebaikan sejati
Menjadi panutan kebaikan yang hakiki

( firsajoning, Putriku,....5 juni 2015 )

Taubatlah Kawan

Kawan, masihkah kita sibuk dengan urusan dunia
Mengagungkan harta benda yang kita punya
Membanggakan raga yang cantik dan tampan adanya
Mengsngungkan ilmu walau sebenarnya tak seberapa
Kawan, masihkah kita sibuk dengsn urusan dunia
Mencari rizky dengan segala cara
Menindas teman, menfitnah demi harta benda
Berbuat cela hanya untuk jabatan semata
Kawan, itukah yang kau cari di dunia ini
Itukah yang bisa me buatmu bahagia
Tidak ingatkah kawan, ada kehidupan setelah kematian
Ada pertanggung jawaban dari semua yang kau lakukan
Jangan kau terlena oleh bujuk rayu dunia
Hingga kau tinggalkan yang utama
Kembalilah kawa, kembali pada jalan yang lurus
Jalan yang sesuia dengan ketetapan
Jàlan yang dirodhoi oleh Tuhan
Jalan yang membuatmu menjadi lebih terang

( firsajoning, Taubatlah Kawan...5 juni 2015 )

Kawan, renungkanlah

Kawan, duduklah sejenak dan renungkanlah
Sejatinya apa yang bisa kau sombongkan
Sedangkan kau bukan siapa - siapa
Ingatlah saat awal kejadianmu
Bukankah kau hanya berasal dari air mani yang menjijikan?
Kawan, duduklah sejenak dan renungkanlah
Sejatinya apa yang bisa kau sombongkan
Sedangkan kau tidak punya kuasa atas dunia ini
Bukankah sepanjang usia kau hanya membawa kotoran dalam tubuhmu
Kawan, duduklah sejenak dan rejungkanlah
Sejatinya apa yang bisa kau sombongkan
Sedangkan kau hanya akan membusuk dalam kematian
Dengan bau yang menyengat dimakan belatung dalam tanah
Kawan, duduklah sejenak dan lakukanlah
Gunakanlah kehidupanmu untuk mencari harta yang berkah
Tinggalkanlah harta untuk beramal jariyah
Yang pahalanya tak pernah putus sampai kau tiada
Kawan, duduklah sejenak dan lakukanlah
Gunakan umurmu untuk mencari ilmu setinggi mungkin
Berbagilah ilmu kepada yang membutuhkan
Buatlah kehidupanmu di lingkupi aroma ilmu yg mengharumkan
Menngharumkan namamu di dunia dan akheratmu
Kawan, duduklah sejenak dan lakukanlah
Didiklah buah hatimu dengan hatimu
Agar tumbuh menjadi cahaya mata dan cahaya hati
Agar tumbuh menjadi anak yg sholih sholihah
Sejatinya itulah harta yang paling berharga untukmu
Agar bahagia dan tinggilah derajatmu

( firsajoninh, Kawan, renungkanlah....5 juni 2015 )

Terimakasih

Terimakasihku untukmu
Yang selalu mengerti aku
Selalu mengalah denganku
Tak pernah marah dengan sikapku

Terimakasihku untukmu
Yang tak pernah meminta kepadaku
Selalu memberi setiap yang kumau
Dengan rasa senang dihatimu

Terimaksihku untukmu
Yang selalu ada untuk hidupku
Merelakan hari - harimu untukku
Merelakan kehidupanmu untuk diriku

( firsajoning, Terimakasih...4 juni 2015 )

Rindu Ramadhan

Menunggu kedatanganmu
Selalu mampu mengetarkan rasaku
Rindu - rindu memenuhi ruang hatiku
Menanti kedatanganmu dengan rasa di jiwaku

Menunggu kedatanganmu
Setelah berbulan - bulan tak bertemu
Walau kita bertemu setahun yang lalu
Namun rindu ini terasa sempurna untukku

Menunggu kedatanganmu
Dengan segenap rasa dihatiku
Berharap kau menjumpaimu dengan penuh rindu
Dan kita akan bersama dalam peluk rindu

Ramadhanku...sungguh aku merinduimu

( firsajoning,Rindu Ramadhan....4 juni 2015 )

Diamlah Sejenak

Diamlah sejenak
Merenungi tentang diri
Tentang noda dan dosa diri
Tentang keburukan yang terjadi

Diamlah sejenak
Sekedar menari nafas
Merenungi semua yang terjadi
Belajar untuk memperbaiki diri

Diamlah sejenak
Untuk sekedar melepas sesak di hati
Terus belajar menjadi insan sejati
Terus mendekatkan diri kepada Illahi

( firsajojing, Diamlah Sejenak....4 juni 2015 )

Jangan

Keindahan dunia
Jangan sampai melenakan dirimu
Membuatmu lupa dengan akheratmu
Membuatmu terpana dengan kemewahan dunia
Keindahan dunia
Jangan sampai membuatmu lupa

Rabu, 03 Juni 2015

Ramadhan

Ramadhan sebentar lagi
Ku sambut dengan senang hati
Akan kunikmati dengan hati berseri
Nikmatnya Ramadhan ingin kuulangi

Jangan takut berbeda

Jangan takut untuk berbeda
Jangan takut berada jalan yang tak sama
Yang terpenting berjalanlah di jalanNya
Yang terpenting mengikuti petunjukNya

Jangan takut untuk sendiri
Karena jalan ke surga memang banyak berduri
Namun bila hati ikhlas menjalani
Kita akan menuai kebahagiaan sejati

Jangan takut walau di cela
Karena kita dianggap berbeda
Ksrena berani meninggalkan bidah yang ada
Dan hanya lurus mengikuti petunjuk dariNya

Jangan takut untuk berbeda
Walau dunia meninggalkan kita
Yang terpenting Allah selalu ada
Melindungi kita dengan sempurna

( firsajoning, Jangan Takut Berbeda....4 juni 2015 )

Nasehat Untuk Putriku

Jangan malu dengan identitasmu, putriku.
Kau adalah perempuan sejati penerus generasi rabbani
Jangan malu menjulurkan hijabmu
Hingga tertutup rapat semua aurat tubuhmu
Jangan malu dengan identitas muslimahmu, putriku
Bebanggalah karena Allah selalu menjagamu
Menjaga kehormatan dan harga dirimu
Dari pandangan jalang penuh hawa nafsu
Jangan malu dengan identitasmu, putriku
Teruslah menjadi perempuan muslimah yg penuh ilmu
Yang lemah lembut penuh kasih seperti ibu
Yang tak henti belajar untuk menjadi yang bermutu
Ingatlah putriku, itulah pesan bunda untukku
Jagalah agama dan kehormatanmu

( firsajoning, Nasehat Untuk Putriku....3 juni 2015 )

Muslimah Sejati

Muslimah sejati pembangun insan sejati
Jangan engkau takut dengan dunia iji
Tujukkan jati dirimu dengan hati berseri
Tampilkan identitasmu sebagai perempuan sejati

Muslimah sejati pembangun peradaban tinggi
Jangan takut dan malu hati
Railah ilmu dunia dengan semangat tinggi
Kejarlah akherat seolah besuk kau akan mati

Muslimah sejati pembangun tiang negara
Jangan engkau hanya berpangku tangan saja
Lakukan banyak hal yang kau bisa
Hingga dunia menenpatkan dirimu sebagai perempuan mulia

Muslimah sejati pembangun karakter bangsa
Mari bersama membangun kejayaan agama dan negara
Bersama lembut kasihmu dan halus budi bahasa
Pasti akan tercipta generasi ahli surga

( firsajoning, Muslimah Sejati....3 juni 2015 )

Aku dan Puisi

Aksaraku tak akan pernah mati
Seperti udara yang kau hela
Puisiku akan selaku ada
Menemani hari - harimu
Menemani jejak perjalananmu
Aksaraku tak akan pernah mati
Seperti jantung yang tak berhenti berdetak
Yang degupnya setia menemani langkahmu
Seperti itulah puisiku
Selaku ada walau kau tak meminta
Karena setiap hari bagiku adalah keindahan rasa
Dan keindahan rasa bagiku adalah puisi
Aku dan puisi akan bersahabat sampai mati

( firsajoning, Aku dan Puisi...3 mei 2015 )

Senja Bisu

Ketika senja membisu
Alam enggan menyapaku
Hanya dingin yang kurasa
Hanya pekat yang kulihat

Ketika senja membisu
Bersama gugurnya kelopak mawar itu
Bersama daun yang jatuh
Aku hanya diam termangu, membisu

Ketika senja membisu
Tak kutemui apapun
Hanya ada sepi dan bisu
Aku menikmatinya dengan sendu

( firsajoning, Senja Bisu....3 juni 2015 )

Cemburu

Siang ini aku kehilangan kata
Hingga nyaris tak dapat berkata
Rasa yang ada semakin menyesak dada
Melihat kau bercanda mesra dengan seorang entah siapa

Mungkinkah cemburu menghajar rasa
Inikah tanda aku sangat cinta
Tak rela bila kau bercanda mesra dengan yang lainya
Yang kuinginkan kau hanya untukku saja

Siang ini aku kehilangan kata
Laku kuputuskan untuk diam saja
Sambil menekan lara di dada
Beginikah rasanya cemburu di dalam dada

( firsajoning, Cemburu....3 juni 2015, ini nda puisinya )

Ku sambut Ramadhanku

Kau akan datang kembali
Aku akan menjemputmu dengan senang hati
Seperti tahun yang lalu
Aku akan melewati hari bersamamu

Kau akan datang kembali
Kupersipakan jiwa dan ragaku
Untuk menjemput hadirmu
Agar aku bisa berasik masyuk denganmu

Kau akan datang kembali
Segalanya telah kusipakan dengan sepenuh hati
Ingin kudekap erat dan tak kubiarkan kau pergi
Karena kau sangat membuatku sejuk hati

( firsajoning, Kusambut Ramadhanku....3 juni 2015 )

Selasa, 02 Juni 2015

Terimakasihku Untukmu

Kau tak pernah lelah
Walau aku banyak berkeluh kesah
Kau tetap setia
Walau aku banyak meminta
Kau tetap ada
Walau aku tidak sempurna
Kau yang tak pernah menyalàhkanku
Kau yang terus mengerti aku
Kau yang selalu mengalah untukku
Terimakasih untukmu
Belahan jiwaku
Aku sangat menyanyangimu
Disepanjang kehidupanku

( firsajoning, Terimakasihku Untukmu....2 juni 2015 )

Aku

Diam
Diam
Diam
         Bisu
         Bisu
         Bisu
Sepi
Sepi
Sepi
        Menangis
        Menangis
        Menangis
Luka
Luka
Luka

( firsajoning, Aku....2 juni 2015 )

Senin, 01 Juni 2015

Dialog Pagi

Aku ingin pulang
Gandenglah tanganku
Agar aku tak salah jalan
Agar aku tak salah langkah
Aku ingin pulang
Pada jalan yang Kau tunjukkan
Pada fitrah yang Kau berikan
Aku tak ingin melangkah sendiri
MenjauhiMu yang menyayangiku
Pagi ini aku menangis
Tuhan aku ingin kembali pulang
Gandenglah tanganku dengan kasihMu
Hanya kepadaMu aku meminta
Hanya kepadaMu kumohon pertolongan

( firsajoning, Dialog Pagi...2 juni 2015 )

Sedih

Malam ini kudekap malam dengan sempurna
Saat dinginya membisikkan kata yang membuatku luka
Mengapa kau tetap tidak mau dan tak ingin mengerti rasaku
Atau akukah yang terlalu banyak meminta
Entahlah, aku tak mengerti juga apa yang sebenarnya ada
Malam ini kucumbui malam dengan sempurna
Dinginya mewakili segala rasa
Mengapa kau tak mau mengerti juga
Tentang rasa yang memang selalu ada dalam rasa
Aku di sini bersama dengan semua dalam bahagia
Diam - diam merindumu hampir membuatku gila
Kau disana setia menunggugu sampai di ujung senja
Bukankah aku memang sudah tak punya rasa
Membiarkanmu menunggu, dan disini aku tertawa
Aku berkata, maaf aku tak sempurna
Hatiku kubagi dengan banyak rasa
Masihkah kau tak mengerti juga?
Aku bertanya dalam linangan air mata

( firsajoning, Sedih...2 Juni 2015 )

Hujan di awal bulan Juni

Hujan di awal bulan Juni
Terlihat anggun menari dihati
Tak ada yang lebih mengagumkan
Dari hujan di awal bulan juni

Hujan di awal bulan Juni
Terasa sejuk sampai ke dasar hati
Memekarkan bunga di taman hati
Menawarkan senyum yang tersimpan rapi

Hujan di awal bulan juni
Menawarkan kesejukan yang tak terperi
Bungan mekar tersenyum penuh arti
Sungguh mesra hujan di awal bulan Juni

Say...i love u
( firsajoning, Hujan diawal bulan Juni...1 Juni 2015 )

Hujan

Siang ini hujan datang
Mengingatkanku kepada sebuah kenangan
Saat kita berlari di bawah hujan
Sambil tertawa dan bergandengan tangan
Kita berlari dan tertawa
Hujan sungguh membuat kita bahagia
Di atas jembatan merah kau peluk aku mesra
Lupa sudah bila hujan ada diantara kita
Siang ini hujan datang
Kembali mengantarku pada sebuah kenangan
Kapankah kita kembali bersama
Menikmati guyuran hujan sambil tertawa riang

Say...i love u

(firsajoning, Hujan....1 juni 2015 )