Aku hanya bisa mengambil nafas
Lalu menahanya di dada
Kemudian pelan - pelan kuhembuskan
Tak perlu kumarah
Apalagi menahan sesak
Bicaramu terlalu tajam
Prilakumu terlalu menyesakkan
Kadang mulutmu hanya menghasilkan comberan
Aku harus bisa tetap berjalan dan tersenyum
Sampai akhirnya kau bosan dan berhenti
Sungguh, bila lara itu datang
Aku hanya bisa mengambil nafas
Lalu menahanya di dada
Kemudian pelan - pelan kuhembuskan
Dan untaian doa kulantunkan
Semoga kau mendapatkan jalan terang
( firsajoning, Untukmu....19 Mei 2015 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar