Masihkah aku menepuk dada
Menganggap diri paling bisa
Padahal sejatinya
Aku bukanlah siapa siapa
Masihkah aku sibuk dengan dunia
Seakan diri paling berharga
Padahal Allah tak pernah melihat harta
Hanya melihat taqwa kita
Masihkah aku berani membusung dada
Menganggap semua menjadi tak ada
Padahal sejatinya diri banyak noda
Dosa menumpuk banyak tak terkira
Harusnya aku mulai luruh
Melebur bersama kata taubat
Berserah dan pasrah tanpa serakah
Memohon ampun atas semua salah
Harusnya diri semakin merunduk
Seperti padi yang semakin berisi
Jauh dari ambisi diri
Terus memperbaiki diri
( firsajoning, Nasehat Diri...21 Maret 2015 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar