Rabu, 25 Maret 2015

Ayah

Kupandang wajah tuamu
Keriput terlihat nyata di atas tulang pipinya
Lengkung senyummu tak lagi sempurna
Pahit getirnya hidup kau reguk sempurna
Ayah, pengukir jiwa ragaku
Rambutmu memutih saksi kehidupanmu
Mengantar putra putrimu
Menuju laju kehidupan masa depan
Ayah, kini kau makin renta
Namun senyum bijakmu masih terasa
Lembut nasehatmu untuk kami semua
Membuat hati selalu berbunga bunga
Ayah, semangatlah untuk kami semua
Bersama menikmati hari bersama semua
Jangan pernah ada duka dan air mata
Ayah, kami semua menyanyangmu dgn penuh cinta

( firsajoning, Ayah....25 Maret 2015 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar