Sabtu, 15 November 2014

Lengkung Senyummu Patah

Dalam rintik hujan
Di senja yang temaram
Mengapa lengkung senyummu patah?
Menyiratkan keresahan
Adakah yang salah dariku?
Sungguh aku tak mengerti
Bukankah lelahmu, dan lelahku sama?
Jangan kau suguhi aku lengkung senyum patahmu
Membuat berderai air mataku
Membuat patah sayap sayap rinduku
Jangan kau lakukan itu padaku
Tetapalah tersemyum
Pada garis yang manis
Seperti hari hari yang telah berlalu
Senyum yang selalu membuatku merinduimu

( firsajoning, Lengkung Senyumu Patah.....16 Nov 2014 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar