Senja yang temaram, sengaja aku ingin tulis surat untukmu
Sungguh aku ingin tau kabar darimu kawan
Yang jauh berjarak ribuan mil dari tempatku
Namun dentuman tersa dekat di telingaku
Harum aroma darah mengalir di tanah tanah merah
Mengapa kau masih saja bertahan di negeri itu kawan?
Bukankah hidupmu dekat denga kedukaan?
Bukankah hidupmu dekat dekat kematian?
Bukankah hidupmu lekat dwngan air mata?
Kau hanya tersenyum dan berkata
Bagaimana akan kutinggalkan negeriku
Sedangkan surga begitu dekat denganku
Di sini di negeri Palestina
Darah yang mengalir adalah lambang syahid
Dan syahid adalah surga
Semua tetes air mata adalah bukti semua bakti
Achh..di sini semua indah kawan!
Mana mungkin aku berpikir untuk meninggalkan negeri ini
Negeri yang dekat dengan kematian
Negerinya para syuhada
Negerinya para penghuni surga
Dan, kini aku mengerti
Mengapa kau tetap bertahan
Syahid dan Surga indahnya menantimu dengan setia
Aku paham kawan, mengapa kau tetap bertahan
( firsajoning, Dan Aku Mengerti ....16 nov 2014 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar