Sabtu, 29 Oktober 2016

Para Penista dan Penjual Agama

Hari / Tanggal : Ahad 30 Oktober 2016
Tempat : Majelis Taklim An Nuur
Ustadz : Joko Sumantyo
Tema : Para Penista dan Penjual Agama

Assalamuaikum.wr
       Alhamdulillah, puji sukur kepada Allah karena pagi ini Allah masih memberikan nikmat salah satunya adalah nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga kita merasa ringan menuju taklim pagi ini.
       Sholawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Agung Muhammad SAW, beserta sahabat dan semua umat yg mengikuti sunah2nya dgn penuh kebajagiaan.
       Tema ksjian pagi ini adalah " Para Penista dan Penjual Agama "
Maraknya fenomena penistaan agama dan gencarnya serangan terhadap Islam dengan penuh kelancangan dan keberanian adalah sinyal kebangkitan paham Abu Lahab dkk, yang telah berani mencela Allah, Rasul - Nya , Kitab - Nya, dan agama - Nya.
       Ketahuilah bahwa istihza' ( mengolok - ngolok ) Allah, Nabi - Nya , Kitan- Nya dan atau agama Nya bukanlah masalah yang sepele, melainkan masalah besar yang sangat berbahaya karena bisa membatalkan keislaman seseorang hamba. Allah berfirman dalam  At Taubah ayat 63 yg artinya :
" Tidaklah mereka ( orang - orang munafik itu ) mengetahui bahwasanya barangsiala menentang Allah dan Rasul- Nya, maka sesungguhnya neraka jahannamlah baginya, kekal mereka di dalamnya . Itu adalah kehinaan yang besar " ( At Taubah : 63 )
Baca juga At Tuabah Ayat 61 s.d 66 karena dalam ayat ini mempunyai intisari yang sangat penting untuk kehidupan kita yaitu :
* Pertama : Kita harus memuliakan dan mengagunggkan Allah Subhhanahu wa Ta' ala . Barang siapa menghina Allah Subhanahu waTa' ala maka dia kafir, seperti ucapan Yahudi yang mengatakan Allah fakir dan pelitv, atau seperti ucapan Nasrani yg mengatakan bahwa Allah adalah Isa ibn Maryam.Semua ini adalah celaan kepada Allah Subhanahu wa Ta' ala dan termasuk kekufuran.
* Kedua : Menghina Nabi Muhammad SAW atau sunahnya adalah kekufuran pula karena Allah SWT memerintah kita kita semua untuk memuliakan dan mengagungkan Nabi Muhammad SAW.
* Ketiga : Kita harus mengagungkan AlQuran dan memuliakanya kerena Al Quran adalah firman Allah dan sifat - Nya yg mulia
* Keempat : Kita harus memuliakan agama Islam dan tidak mencelanya . Tidak boleh kita menghinanya dan melecehkanya
* Kelima : Orang yang tidak mengingkari penghinaan kepada Allah , rasul-Nya, dan Kitab-Nya maka dihukumi sama dengan penghina ( dianggap setuju dengan penghinaan tersebut ), karena dalam kejadian ini penghina Nabi Muhammad  hanyalah satu orang saja, tetapi Allah SWT menghukumi sama terhadap semua munafik yang ada karena mereka semua menhetahuinya tetapi tidak mengingkarinya.
* Keenam : Siapa yang mencela Allah SWT, rasul -Nya, atau Kitab - Nya maka dia kafir baik senagaja maupun hanya bercanda.
Kita simak Surat Ataubah Ayat 9 yg artinya: " Mereka menukarkan  ayat - ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalagi ( manusia ) dari jalan Allah..Sesunguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan "
        Penbertian menjual ayat - ayat Allah dengan harga murah ini dijelaskan dengan ayat - ayat lain.
* Pertama, menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu menyatakan , " Ini dari Allah," padahal bukan.( lihat QS.Al Baqoroh ayat 79 ) dan membuat legalisasi seakan apa yang diungkapkanya adalah wahyu, padahal itu berasal dari logika mereka sendiri ( QS. Ali Imran  77- 78 )
* Kedua, menyembunyikan ayat Allah ( Lihat QS AlBaqoroh ayat 174 - 175 ). Mereka membeli kesesatan dengan petunjuk, membeli siksa dengan ampunan. Allah mengambil janji untuk menerangkan isi kitab dan tidak menyembuyikanya. Akan tetapi melemparkan janji itu dan menukarkannya dengan harga sedikit ( QS Ali Imron ayat 187 )
* Ketiga, Orang - orang yg beriman kepada Allah dan pada wahyu yang diturunkan kepada para nabi apa adanya, mereka itu orang - orang yg tidak menjual ayat - ayat Allah dengan harga murah. Mereka tidak terpedaya dengan kelancaran dan kemajuan dalam perdagangan dan perusahaan orang kafir. Artinya, perbuatan tidak mengimaninya merupakan tidakan menjual ayat - ayat Allah dengan harga murah ( Lihat QS Ali Imron ayat 196 - 199 )
* Keempat tidak menghukumi setiap perkara dengan ayat - ayat Allah SWT. dan menggantinya dengan yg lain karena takut kepada manusia ( Lihat QS Almaidah ayat 44 )
Penyebab sebenarnya orang yang menukar ayat Allah dengan harga murah adalah:
1. Lebih takut kepada manusia daripada kepada Allah ( lihat QS Al Maidah ayat 44)
2. Untuk kepentingan orang lain ( lihat QS Al Maidah ayat 106 ) dan puncaknya.
3. Untuk menghalang - halangi manusia dari jalan Allah ( Lihat At Taubah ayat 9 )

      Dunia dan segala kesenanganya hanyalah seonggok perhiasan yg penuh dengan tipuan.Apa yg ada didunia akan lenyap sementara apa yg ada pada sisi Allah kekal.
Kita lihat Surat An Nahl ayat 96 yg artinya " Apa yang disisimu akan lenyap, dan apà yg ada disisi Allah adalah kekal.Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang - orang yg sabar dengan pahala yg lebih baik dari apa yg telah mereka kerjakan".
     Kajian diatas mengingatkan kita agar sll berhati2 dalam berucap dan bertindak. Marilah segala perbuatan kita sandarkan pada AlQuran dan Hadist dan dilakukan dengan penuh kesabaran.
       Ibu2 demikian kajian dr Ustadz Joko pagi ini yg bisa saya catat, smg ada manfaatnya terutama bagi ibu2 yg pagi ini berhalangan hadir, mhn koreksi bila masih ada kesalahan dan kekuran.
( Notulis : Ibu Murtiningsih )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar