Selasa, 20 Januari 2015

Syukur

Jam di dinding menunjukkan pukul 03.00 dini hari, ketika aku terbangun karena hidung mampet, kepala rasanya pening dan berat, seperti biasa bersin menyerang dan tak berhenti bersuara, selalu seperti ini setiap pagi, disapa angin dingin yang menyejukan selalau membuat hidungku gatal, belum lagi kalau tak sengaja ada debu yang terhirup, waah pasti bersinnya tidak akan berhenti. Ini hanya sesikit peringatan yang Allah berikan bahwa sebenarkan sungguh kita adalah makhluk yang sangat lemah, kita tak berdaya bila kasih sayang Allah tidak diberikan untuk kita, jadi marilah kita belajar, dalam keadaan apapun rasa syukur harus terus kita panjatkan, malam ini aku hanya sanggup berdzikir mengingat namaMu bersama sepi yang melandaku, dalam balutan dingin, bersama bersin yang terus menyerang, aku rapalkan doa memuji segala kebesaranMu, dengan kesyukuran yang utuh dan penuh, Ya Allah terimakasih untuk hari - hari yang telah berlalu, dan hari yang akan aku lalui dan hari yang belum pasti untukku, semoga kebaikan dan keberkahan hidup selalu menjadi milikku amiin.
( Firsajoning, Syukur....21 jan 2015 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar