Senin, 13 Oktober 2014

Dalam Bait Doa Dukamu

Malam itu, sepi menyelimuti malammu
Ketika isak perlahan terdengar telingaku
Aku dengarkan dengan suara hatiku
Ayahku kau menangis tersedu
Di samping jasad belahan jiwamu
Sungguh meremangkan hatiku
Membuat berderai air mataku
Malam itu, sepi menyelimutu malammu
Ketika isak perlahan terdengar telingaku
Diatara bait bait doamu
Air matamu menetes untuk belahan jiwamu
Ayahku menangis tersedu, disamping jasad ibuku
Dengan alunan doa yang terus mengalun merdu
Semaki sendu aku mendengar semua itu
Semakin aku tahu, ayah mencintai ibuku
Dalam kedukaanmu, bait doamu mengalun merdu
Semua untuk belahan hatimu

( Firsajoning, Dalam Bait Doa Dukamu....14 Okt 2014 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar