Sayapku patah mengepak malam
Luruh dalam kesenduan
Sedu sedan menahan luruh
Airmata dalam pelukan
Menyanyi tangis dalam senyuman
Semua luruh dalam sebuah kata
Sendu tak lagi membiru
Ujung waktu membeku pilu
Biarlah semua berlalu
( firsajoning, juni 2014, )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar