Senin, 30 Juni 2014

Kebenaran AyatMu

Mengharu biru menenetes deras
Alunan merdu ayat suciMu
Dialunkan bocah kecil tanpa dosa
Tanpa beban dan tanpa takut
Mengalir bak irama alam
Syahdu merdu sampai di ujung kalbu
Semua ayatMu kebenaran sempurna
Tak ada yang sanggup memungkiri
Sore sejuk lahirlah sudah
Bocah kecil penghafal ayatMu
Tak diragukan lagi
Kebenaran titahMu
Untuk seluruh umat di alam fana
Berharap hati terus bergetar
Air mata menetes deras
Tanda hati sangatlah lembut
Menyambut seluruh ayatMu
Ya..Allah aku tunduk padaMu
Dengan kesadaran hatiku


( firsajoning, kebenaran ayatMu, terinspirasi para hafidz dan hafidzah,30 juni 2014

Ketika Kembali

Temaram senja di ujung gelap
Ketika hati tlah lupa segala harap
Ketika datang mengetuk pintu
Masuk kembali menjadi biru
Lama tersimpan direlung jauh
Ketika pergi tanpa berpesan
Kini datang membawa harap
Dalam bimbang kelam menjelang
Gundah gelisah rasa dibawa
Kepada siapa harus bertanya
Tentang hati yang bimbang berkembang
Baik hilang tak kembali
Karena asa sudahlah menjadi mati
Kini ketika kembali
Membuat meremang senja di ujung hati


( firsajoning, ketika kembali, 30 juni 2014 )

Senyum Annakku

Senyum manis di ujung bibir
Hati biru berbalut rindu
Duhai...buah hatiku
Penyejuk qolbu ayah bundamu
Senyum tulusmu
Bersemayam bahagiamu
Sungguh bunda tau itu
Bahagia di raut wajahmu
Janji bunda padamu
Tak akan pernah hilang senyum itu
Senyum indahmu
Akan sll hiasi wajah sejukmu
Sungguh bunda sayang padamu
Hari ini, esok dan selamanya
Senyummu..bahagiaku
Tersenyumlah buah hatiku
Bunda merinduimu sepanjang waktu


( firsajoning, senyum annakku, buat anakku atthar dan atthaya,30 juni 2014)

Janji Hati

Secercah cahaya redup
Dalam senja bersama angin
Lalau lalang mencari harapan
Untuk obati dahaga kehidupan
Sejak terbit mentari pagi
Hingga tenggelam dalam peraduan
Mencoba menahan segala rasa
Dari lapar sampai dahaga
Ada yang lebih bermakna
Ketika ditahanya semua amarah
Segala rasa angkara hilanglah sudah
Lebur dalam niat suci di sanubari
Berjanji hati mengukir nurani
Agar menjadi putih suci
Dalam secercah cahaya terang
Dalam senja bersama angin
Aku mengingatMu
Dengan rasa suciku


( firsajoning, ...................kidung ramadhan , 29 juni 2014 )

Sabtu, 28 Juni 2014

Hari Suci, Ramadhan

Terasa sejuk menusuk kalbu
Awal menjalani hari sucimu
Tanpa gelegak nafsu dalam raga
Kepasrahan hamba pada sang pencipta
Sungguh semua menjadi sangat terasa
Kodrat manusia adalah sama
Kaya maupun miskin papa
Tidak ada bedanya di hadapan sang kuasa
Yang ada hanyalah iman dan tagwa
Yang selalu ada dalam diri manusia
Itulah yang membuat jadi berbeda
Hari suci penuh makna
Ketika seluruh angkara luluh dalam tunduk
Ketika semua nafsu dibelenggu
Sungguh kesejukan sangat terasa
Tidak ada angkara berkuasa
Tidak ada fitnah merajalela
Semua menjadi sangat sempurna
Hidup damai dalam pelukan kasihNya
Sungguh hari suci yang sempurna


( firsajoning, hari suci, ramadhan hr pertama, 28 juni 2014 )

Puasa, Kidung Ramadhan

Belajar menahan lapar dan dahaga
Dengan niat suci yang membara
Untuk suatu kewajiban bagi sang pencipta
Godaan datang tak terhingga
Mencoba menggoda iman rapuhnya
Dengan tawaran yang menggoda
Walau hanya setetes air dahaga
Walau hanya sekepal makan tak bersisa
Sungguh hari berat baginya
Saat kekuatan imannya di coba
Dengan semua kelenaan dunia
Berharap menjalani dengan sempurna
Dengan tetap yakin pada sang kuasa
Bahwa yang dilakukan tidaklah sia sia
Semua untuk penguji imanya
Menguji iman rapuhnya
Agar menjadi lebih sempurna


( firsajoning, puasa, kidung ramadhan, 28 juni 2014 )

Kidung Sahabat

Ijinkan aku menjadi sahabatmu
Agar kau tak merasa sendiri
Kau tahu kan arti persahabatan?
Aku akan menemani hari -harimu
Aku akan selalu ada untukmu
Aku akan melewatkan wakti bersamamu
Dikala susah dikala senang
Kupastikan kau tidaka akan pernah sendiri
Kala ragamu lelah
Kala batinmu merana
Aku akan sll ada untukmu
Untuk itu...
Ijinkan aku menjadi sahabatmu
Sahabat terbaik untuk hidupmu
Sahabat terbaik untuk hari harimu


( firsajoning, kidung sahabat, 28 juni 2014)

Ingin Kembali, Kisung Ramadhan

Jauh sudah langkah kutempuh
Dosa selaksa bertumpuk tumpuk
Andai Kau tidak berbaik hati padaku
Mungkin saat ini aku sdh kehilangan mukaku
Tidak mampu bertatap walau sekejab
Tapi Kau masih sayang padaku
Segalanya Kau tutup dengan rapat
Dengan sepenuh kasih sayangMu
Ach...pasti Kau berharap
Aku menyadari semua salahku
Dan harus segera tunduk pada perintahMu
Sungguh saat ini aku ingin kembali
Dengan sepenuh hati
Aku ingin menghadapMu
Dengan. kesempurnaan amalku
Aku ingin menjadi yang tersayang disisiMu
Sungguh aku ingin kembali
Di jalan lurusMu


( firsajoning, ingin kembali, kisung ramadhan 28 juni 2014 )

DirumahMu

DirumahMu
Aku datang dengan segala ikhlas
DirumahMu
Aku datang dengan segala rindu
DirumahMu
Aku datang dengan segala harap
DirumahMu
Aku curahkan segala kesahku
DirumahMu
Aku memohon segala pinta
DirumahMu
Ketenangan datang menjelma
DirumahMu
Kebahagiaan sejatiku
Kan kudatangi rumahMu dengan senandung rinduku

( firsajoning, DirumaMu, saat senja dimasjid alafiah, juni 2014 )

Cintaku Merekah Merah

Cintaku merekah merah
Malu malu menyapa pagi
Cintaku merekah merah
Menyapa mentari dengan senyuman
Cintaku merekah merah
Bersama siang benderang terang
Cintaku merekah merah
Bersama senja nan temaram
Cintku merekah merah
Bersama malam dalam pelukan
Cintaku merekah merah
Sepanjang buaian dalam kenangan


( firsajoning, Cintaku merekah merah, juni 2014)

Kemana

Diantara dua hati
Duanya membuat getar sensasi
Diantara dua hati
Duanya membuat getar tak pasti
Diantara dua hati
Duanya maya tak pasti
Diantara dua hati
Kemana harus kembali

( firsajoning, kemana, juni 2014)

Aneh

Semakin ku jauh
Semakin kau mendekat
Semakin ku lupa
Semakin ku mengingat
Semakin ku lari 
Semakin kumengejar
Semakin ku hindari
Semakin ku datangi
Semakin ku jenuh
Semakin ku hibur 
Semakin ku lelah
Semakin ku bersemangat
Semakin ku sayangi
Semakin ku membenci
Semakin ku cintai
Semakin ku mendustai
Semakin ku berbagi
Semakin ku ingin sendiri
Semakin ku menangis
Semakin ku tertawa


( firsajoaning, aneh,juni 2014 )

Alunan Rindu

Sendiri merayap sepi
Terdengar alam berbisik merdu
Pelan...
Seakan takut membangunkan penghuni malam
Sendiri merayap sepi
Bersenandung kidung merindu
Mencoba menyatu 
Dalam sepimu
Dan malam ini kucumbui bayangmu

( firsajoning,alunan rindu, juni 2014;)

Rasamu...

Membawa beban rasa terasa sangat berat
Lebih berat daripada memikul gunung
Itu katamu padaku
Benarkah sedalamn itu???
Rasamu????? Padaku?...
Sungguh aku tak pernah tau itu
Apa yg salah dariku???
Adakah sikapku yang berlebih padamu???
Atau karena kau terlalu merasa???
Hingga yg biasa terasa istimewa???
Tak taulah aku
Tak mengertilah aku
Itu memang hanya tentang rasa
Dan itu radamu padaku
Rasamu untukku
Yang bagiku hanyalah sembilu
Dan semoga rasa itu cepat berlalu
Seiring berjalanya waktu


( firsajoning, rasamu....untuk yg reques dr grabag, juni 2014 )

Pemilik Bening Mata Hati

Ibu sipemilik bening mata hati
Biru jelaga sanubari
Yang tak pernah kering
Dengan kasih sayang
Dengan cinta sebening embun
Dengan hati selembut selimut rindu
Ibu pemilik bening mata hati
Biru jelaga sanubari
Yang selalu mengabdi 
Untuk si buah hati
Kasih sayang yang menalir
Tiada pernah kering
Sepanjang helaan nafasmu
Ibu...taukah kalau aku begitu menyayangmu
Dengan segenap rasa dalam hatiku
I love you ibu...

( firsajoning, pemilik bening mata hati, puisi untuk nanda Rita Dhaniati ,juni 2014 )

Guruku...

Guruku
Kala sang surya merekah di ufuk cakrawala
Embun dingin menetes di hijaunya dedaunan
Kau ayunkan langkahmu
Menuju medan juangmu
Guruku...
Jasamu tiada tara
Kau yang membimbingku ..
Kau yang mengajariku...
Dari kecil hingga aku dewasa
Guruku...
Jasamu tiada tara
Semoga Allah membalasmu dengan surga


( firsajoning, guruku, puisi untuk tk aba mujahidin, juni 2014 )

Ketika aku mengingatmMu

Pagi menjelang...
Ketika aku mengingatmMu
Dengan segala rindu
Menusuk kalbu
Kurebah di dada malam
Kutanggalkan baju dunia
Kuluruh dalam asik masyuk
Mengadu dengan syahdu
Mencoba menggapaii kasihMu
Mencoba meminta lebih dariMu
Semoga Kau semakin menyanyangku
Semoga Kau semakin mencintaiku


( firsajoning, 20 juni 2014 )

Senandung Syukur Untuk Buah Hatiku

Rasa mengharu dalam kalbu
Semua karenamu nak...
Hari ini sunguh sempurna menjadi orang tua
Yang sll berusaha untuk buah hatinya
Untuk kakak selamat sdh berusaha dgn sepenuh hati
Bagaimanapun hasilnya ibu tetap bangga padamu
Kualitas bukan hanya pada nilai semata
Tapi pada proses yang telah kau lalui
Dan ibu tau kau menikmati proses itu dengan sabar
Semoga Allah sll menemani setiap langkahmu
Bersamaku yang akan sll memelukmu
Untuk adik selamat sdh berusaha dengan sepenuh hati
Hari ini Allah telah bermurah hati memberi yang terbaik untukmu
Bersukurlah nak...
Semoga ini menjadi awal langkahmu
Untuk menggapai segala mimpimu
Doa ibu untukmu selalu
Semoga Allah sll menemani harimu
Dan bersamaku yang akan sll menjagamu
Dengan sepenuh kasih sayangku


( firsajoning,senandung sukur untuk buah hatiku 21 juni 2014)

Berani Berkata

Kau sembunyikan rasa...
Dalam relung gelap
Disudut tanpa terang
Berharap tak pernah ada yang melihat
Berharap tak terdetek oleh siapapun
Tapi...
Rasa tetaplah rasa..
Dimanapun kau sembunyikan 
Tetap menemani langkahmu
Lihatlah...gegundahanmu..
Lihatnya..kegelisahanmu
Sebagai tanda kau tak sanggup menyimpannya
Mengapa kau tak katakan saja..
Jangan takut tidak diterima
Setidanya kau sudah mencobanya
Agar menjadi terang dalam cahaya
Agar tidak sembunyi dalam relung hati
Sepanjang masa..
Beranilah berkata, bahwa rasa ini memang miliknya
Yang kau sembunyikan hanya untuknya
Dan saat ini kau berikan padanya


(Firsajoning, berani berkata, 22 juni 2014, buat yang tidak sanggup mengungkapkan rasa )

Ungkapkan Rasa

Menunggumu sampai di ujung senja
Sampai batas lembayung merona
Sungguh tak lelah menunggu
Sampai kau ucapkan semua
Yang tersimpan di dalam dada
Yang kau sembunyikan direlung hati
Yang kau pancarkan lewat tatapan mata
Yang kau tunjukkan lewat olahn rasamu
Sungguh sebenarnya aku mengerti semua
Tapi aku takut bila aku salah mengira
Ungkapkanlah padaku
Agar aku tidak salah mengerti tentang semuanya
Cinta memang cukup dirasa
Tapi cinta juga butuh di kata
Agar semua menjadi nyata
Dalam menuju bahagia


( firsajoning, ungkapkan rasa, puisi lanjutan bagi yg tdk bisa ungkapkan rasa , 22 juni 2014 )

Nasehat Untuk Anakku

Melesat bak anak panah
Tak sedetikpun berhenti
Tidak pernah mau menunggu
Yang terlewat menjadi masa lalu
Yang dijalani menjadi masa kini
Yang akan datang menjadi masa depan
Melesat bak anak panah
Sedetikpun tak pernah menunggu
Sebaik dan seburuk apapun masa lalu
Hanya menjadi sebuah kenangan
Haruskah kita ratapi?????
Tentu jawabnya adalah tidak!!
Masa depan????
Akankah kita bisa melewatinya
Tidak ada yang tau tentang masa depan kita
Karena hanya yang mencipta waktu yang paling tau
Untuk itu...
Lakukan yang terbaik untuk hari ini
Agar semua menjadi indah pada saatnya
Masa lalu indah..
Masa depan indah..
Dan masa kini yang indah
Biarlah panah waktu tetap melesat
Kita tidak pernah tertinggal
Kita sll bisa mengikutinya
Dengan penuh percaya diri

( firsajoning, nasehat untuk anakku, 22 juni 2014 )

Perempuan Perkasa

Perempuan perkasa
Berjalan melewati semesta
Tanpa keluh...
Tanpa kesah...
Perempuan perkasa
Berjalan melewati semesta
Tanpa air mata
Tanpa terlihat duka 
Semua demi seuntai senyum
Buah hati tercinta

( firsajoning, perempuan perkasa, 22 juni 2014 )

Kebahagian itu Sederhana

Rumah kecil di pinggir rel kereta api
Tanpak sepi tak berpenghuni
Berserakan barang tak berguna
Menambah semakin tidak teratur suasana
Kuketuk pintu dengan sejuta rasa
Keluar wanita yang sangat sederhana
Dengan senyum yang penuh makna
Menyambutku dengan sepenuh cinta
Terlibat percakapan yang penuh makna
Satu persatu anggota keluarga menyapa
Menambah ramai suasana
Kehangatan cinta keluarga menjelma nyata
Anak kecil yang jago bercerita
Orang tua yang ramah mempesona
Rumah kecil di pinggir rel
Penuh tawa bahagia didalamnya
Sungguh tidak kusangka
Dimata mereka kebahagiaan itu sederhana
Dan sangat sederhana
Hanya senyum tawa seluruh keluarga
Hanya makan minum sederhana
Semuanya sudah menjelma
Menjadi sebuah kat indah....bahagia
Tetnyata bahagia itu sederhana


( firsajoning, kebahagian itu sederhana 23 juni 2014;)

Seleksi PPDB

Pagi ini disekolaku
Orang lalu lalang dengan wajah cemas
Ada harap yang terpendam
Untuk sebuah masa depan
Berdesak berharap
Untuk segera menyelesaikan
Sebuah tahap seleksi
Lihatlah wajah terengah engah mereka
Berusaha tetap kuat walau sebenarnya lelah mendera
Demi hitungan angka yang harus diraihnya
Lihatlah diruang kelas
Penuh sesak dengan calon siswa
Ber desakkan dengan orang tua
Untuk sebuah seleksi wawancara
Lihatlah orang tua mereka
Menjawab dengan yakinnya
Walaupun banyak yang ditutupinya
Tapi tetap berusaha meyakinkanya
Semua dilakukan agar anaknya bisa diterima
Ach...ini belum seberapa perjuanganya
Masih panjang jalan yang harus ditempuh
Untuk sebuah kata "diterima "
Harus ada semangat yang membara
Dari siswa dan orang tua
Semoga berhasil semuanya
Selamat bergabung di smk negeri dua
Masa depan gemilang menanti anda


( firsajoning, seleksi ppdb, 23 junin2014)