Jumat, 31 Juli 2015

Pergilah

Jangan kau cari aku lagi
Aku sudah menghilang, lenyap
Di telan bumi dan dibawa angin
Jauh ketempat yang sangat jauh
Jangan kau cari aku lagi
Walau jejak kenangannyapun telah lenyap
Sia - sia kau punguti kenangan
Karena semua tela hilang ditelan bumi
Jangan menunggu, dan janganmencari
Melangkahlah bukan untuk menungguku
Tapi untuk meninggalkanku

( firsajoning, Pergilah...31 juli 2015 )

Kamis, 30 Juli 2015

Padam

Cahaya sudah kuredupkan
Bahkan sudah kumatikan
Berharap tak ada lagi yang tersisa
Semua biarlah terkubur bersama waktu
Jangan berharap kembali
Karena semuanya sudah pergi
Tak akan kuijinkan semua kembali
Cahaya sudah kuredupkan
Bahkan sudah kumatikan
Tak akan ada lagi sisa kenangan
Semua sudah hilang bersama waktu
Mari menyambut pagi
Dengan cahaya yang putih suci
Dengan cinta yang penub berkah
Dengan harap yang tàk ternodai
Sungguh cahaya sudah kuredupkan
Bahkan sudah kupadamkan
Tak akan kunyalakan lagi
Karena semua sudah hilang
Bersama hembusan bayu

( firsajoning, Padam...31 juli 2015 )

Putraku

Senja membawamu kembali
Kulihat wajahmu bercahaya
Kabut di matamu tadi pagi telah sirna
Kini senyum ceria dari wajah beningmu
Senja membawamu kembali
Dengan cerita yang membanggakan hati
Hari ini kau sanggup kalahkan diri
Hari ini kauntunjukkan eksistensi
Kau tersenyum penuh arti
Membuktikan kemampuan diri
Menjadi pembelajar sejati

( firsajoning, Putraku...30 juli 2015 )

Kau Pasti Bisa

Pagi yang berembun
Aku menjumpaimu dalam tunduk
Bukan karena memintal doa
Namun karena ada tetes di wajahmu

Pagi yang berembun
Kau sandarkan segala rasamu
Kau curhatkan isi hatimu
Kau ingin aku menenangkanmu

Pagi yang berembun
Kualirkan kesejukan rasaku
Kupeluk hangat tubuhmu
Kubisikkan kata, kau pasti bisa !!

( firsajoning, Kau Pasti Bisa....30 Juli 2015 )

Binar Di Wajahmu

Ada binar di wajahmu
Terang bagai cahaya mentari
Hari ini kau taklukan raksasamu
Hingga kau kalahkan semua egomu

Ada binar di wajahmu
Kau kalahkan semua tantanganmu
Kau tersenyum penuh arti padaku
Memelukku dengan cintamu

Ada binar di wajahmu
Kau peluk aku dengan rasa terimakasihmu
Sambil berbisik lembut di telingaku
Terimaksih atas cintmu, ibu

( firsajoning, Binar di wajahmu...30 juli 2015 )

Rabu, 29 Juli 2015

Dimana Puisimu

Kau akan mencari puisi
Mungkin di tempat sampah
Atau di bungkus kacang
Atau diatas layang - layang
Lalu kau kembali bertanya
Dimanakah kutemukan puisi
Mungkin dalam nafasmu ada puisi
Atau dalam aliran darahmu?
Atau dalam detak nadimu
Entahlah, dimanakah puisi kau letakkan
Hingga kau harus mencarinya

( firsajoning, 29 juli 2015 )

Databglah Sahabat

Pintu rumahku masih terbuka
Maka datanglah dengan riang
Temuilah anak - anakku
Dengan gembira dan bahagia

Jendela rumahku masih kubuka
Agar angin masih masuk dengan leluasa
Bukankah itu sehat untuk semua
Janga  takut masuk ke rumahku

Rumahku adalah tempat singgahmu
Bila kau lelah dan pengap jalani hari
Tempat tidur dan semuanya
Masih menunggumu dengan suka cita

( firsajoning, Datanglah Sahabat...29 juli 2015 )

Terimakasih Tuhan

Tuhan aku tahu Kau tak pernah tidur
Kau selalu ada untaukku
Walau aku sering melupakanmu
Namun kasih sayangMu penuh untukku
Tuhan, aku tahu kau maha mengetahui
Mengetahui semua keburukanku
Namu  kasih sayangMu menjagaku
Kau simpan rapat aib - aibku
Tuhan, aku tahu Kau sayang padaku
Kau berikan yang aku mau
Bahkan yang tidak kumintapun Kau berika
Bodoh kalau aku tak mencintaiMu
Bodoh kalau aku melupakanMu
Tuhan, jangan tinggalkan aku dalam kesedirianku
Berilah cahayaMu untuk kehidupanku

( firsajoning, Terimakasih Tuhan....29 juli 2015 )

Setia

Setia pada satu hati
Setia untuk satu nama
Setia untuk selamanya
Setian sampai di ujung usia

Maafkan bila pernah tak setia
Maafkan bila pernah mengecewakan rasa
Maafkan bila pernah menoreh luka
Maafkan bila membuat tak bahagia

Namun aku berjanji akan setia
Hari ini dan selamanya
Agar kita bisa bersama
Bahagia dunia dan akherat bersama

( firsajoning, Setia....29 juli 2015 )

Kau akan mencariku

Akankah sajakku mati
Karena terus kau gerus dengan kata - kata pedasmu
Ataukah sajakku akan menari
Karena selalu mendapat gizi
Baiklah, aku akan berbuat bijak
Tak akan kumatikan sajakku
Akan kuajak sajakku bergembira
Hingga bila saatnya tiba
Kau akan mencariku dan bertanya
Kemanakah sajakku yang sunyi
Kau akan mencariku
Dengan sembunyi - sembunyi

( firsajoning, Kau akan mencariku....29 juli 2015 )

Perempuan Bermulut Bangkai

Menurutku kau terlalu cerewet
Hingga bibirmu terlihat tak manis lagi
Lihatlah kau begitu jelek
Karena kau terlalu dower
Bicara yang tak seharusnya
Mengumbar cela dengan bangganya
Kau semakin jelek saja
Dengan bibir dower yang jauh dari mempesona
O..iya mulutmu juga busuk
Kau tebarkan aroma kebencian
Hasut menghasut dan adu domba
Jangan - jangan kau keturunan penjajah
Kau semakin terlihat tak berharga
Baumu semakin menyengat
Bangkai yang keluar dari mulutmu
Membuat semua berpaling darimu
Dasar kau !!!
Perempuan bermulut bangkai

( firsajoning,Perempuan Bermulut Bangkai....29 juli 2015 )

Kalah

Tiba - tiba aku harus berhenti
Menyunting langit dan melihat awan
Tiba - tiba aku harus diam
Merasakan panasnya mentari
Dan dinginya kabut pagi
Aku menjadi beku dan kelu
Seluruh urat nadiku menjadi beku
Aku diam dan membisu
Menatap alam yang mentertawakanku
Semua menjadi sangat kejam padaku
Haruskah aku kalah
Tidaklah aku menjadi lelah

( firsajoning, Kalah...29 juli 2015 )

Karyaku

Aku tak akan membiarkan tinta penaku beku
Atau aksara berhamburan meninggalkanku
Kemudian menjsdi sepi tanpa karya
Biarlah penaku menari lincah
Menjadi bait - bait yang indah
Biarlah tetap lahir karya - karyaku
Dari hasil berpikir, melihat dan merasa
Aku ingin semuanya tetap mengalir
Sampai waktunya tiba
Kau merindukan tulisanku bila aku tak hadir

( firsajoning, Karyaku...29 juli 2015 )

Selasa, 28 Juli 2015

Sepi

Tentang kesunyian
Yang bernyanyi dalam relung dalam
lembut dan sangat pelan
Melahirkan sepi
Sepi dalam sendiri

( firsajoning, Sepi...29 juli 2015 )

Remaja Idaman

Para remaja
Jangan sampai kau terlena
Oleh gemerlap dunia
Dan meninggalkan ajaran agama

Para remaja
Janganlah engkau bangga
Dengan yang namanya cinta
Bila hanya akan membawamu ke neraka

Para remaja
Janganlah kau bersukaria
Mengejar kenikmatan dunia
Melupakan akherat yang kekal adanya

Para remaja
Kini saatnya kalian berkarya
Menaklukan kejamnya dunia
Dengan akhlak yang mulia

Para remaja
Kini saatnya kalian berlomba
Untuk menaklukan dunia fana
Menjadi yang paling bahagia di dunia
Namu tak lupa dengan akheratnya

Para remaja
Ukirlah prestasimu dengan kesungguhan rasa
Hingga semua bangga pada masa muda yang berharga
Dunia mencatat sebagai prestasi yang berharga
Allah mencatat sebagai amal yang tiada putusnya

( firsajoning, Remaja Idaman...28 juli 2015 )

Hidayah

Kupenggal semua kisah tentangmu
Tak akan ada yang harus kuingat
Kau sudah berjalan di jalanmu
Aku berjalan dinjalanku
Tujuan kita tidak pernah sama
Jangan kau paksa untuk bergandengan tangan
Karena itu tidak mungkin
Biarlah kau jalani hidupmu
Dan aku jalani hidupku
Dalam langkah kita
Pasti akan ada doa - doa kebaikan
Karena sejatinya kita bersaudara di dunia
Namun tidak untuk akherat kita
Bila nanti kau dapatkan cahaya
Dan tujuan langkah kita sama
Maka, kita akan melangkah bersama
Dan bergandengan tangan dengan bahagia
Karena ada surga yang sama untuk kita

( firsajoning, Hidayah...28 juli 2015 )

Senin, 27 Juli 2015

Ini Tentang Kau

Pagi ini rindu tiba - tiba memainkan rasaku
Jejak kenangan bersamaku menari dipelupuk mata
Bertahun kita meewati saat indah bersama
Walau lama terkubur dalam kenangan
Namun pagi ini semua terlihat begitu jelas
Kau mempermainkan rasaku
Hingga aku tak sanggup untuk menolakmu
Kau hadir dalam ingatanku
Sempurna dari ujung rambut sampai ujung kakimu
Semua tingkah lakumu tergambar jelas di matakua
Aku tak kuasa menolaknya
Walau aku sebenarnya malu untuk mengakui
Namun saat kau tersenyum kepadaku
Lukuhlah semua keangkuahanku
Aku tak kuasa menolak pesonamu
Walau hanya dalam kenangan dalam pelupuk mataku
Kau sempurna mengingatkanku pada masa itu
Masa antara kau dan aku

( firsajoning, Ini Tentang Kau....28 juli 2015 )

Aku Tahu Kau Tak Pernah Kesepian

Aku tahu kau tak pernah kesepian
Walau malam menjemputmu bersama gelap
Bukankah kau bisa bercanda dengan binatang malan
Lalu tertawa dalam balutan sunyi

Aku tahu kau tak pernah kesepian
Walau semua serangga malam terlelap tidur
Kau sibuk dengan celoteh hati
Yang akrab menemani sepanjang malammu

Aku tahu kau tak pernah kesepian
Walau malam semakin kelam
Kau sibuk memintal doa - doa
Tak peduli gelap merayap hingga pagi

Aku tahu kau tak pernah kesepian
Karena kau selalu berdamai dengan hatimu
Kau selalu menyukuri semua nikmatNya
Tak pernah lelah dalam setiap pinta

( firsajoning, Aku Tahu Kau Tak Pernah Kesepian....27 juli 2015 )

Minggu, 26 Juli 2015

Aku Setia

Belahan jiwaku
Aku melepasmu dengan tulus hatiku
Kau pergi untuk tugas sucimu
Aku tak akan menjadi penghalang langkahmu

Belahan jiwaku
Aku melepasmu dengan segenap rasaku
Rindu pasti akan menjadi bagianku
Kangen pasti akan menemani hari panjangku

Belahan jiwaku
Dalam heningku pasti kusebut namamu
Dalam setiap doaku pasti ada namamu
Hanya ada namamu di dalam hatiku

Belahan jiwaku
Jangan khawatirkan aku
Aku akan menjaga diri dan kehormatanku
Semua hanya untuk kehormatanmu
Semua hanya untuk kesungguhan cintaku

Belahan jiwaku
Bertugaslah dengan kesungguhan hatimu
Aku setia menunggumu sampai kau kembali
Kembali dalam pelukanku lagi

( firsajoninng, Aku Setia...27 juli 2015 )

Selamat Pagi Hari Senin

Selamat pagi hari Senin
Hari yang membuat buncah
Bertemu dengan yang di rindu
Bertemu dengan semua yang di sayang
Bertemu dengan semua jejak kenangan
Selamat pagi hari Senin
Beribu doa kupanjatkan
Semoga menjadi awal kebaikan
Semoga menjadi awal kebahagiaan
Selamat pagi hari Senin
Selamat pagi dunia
Kusapa dengan senyum

( firsajoning, Selamat Pagi Hari Senin....27 juli 2015)

Sabtu, 25 Juli 2015

Ada Namaku Dalam Doaku

Berulang kali kusebut namamu
Dalam guman lirih bibirku
Aku takut semua orang tahu
Bila aku teriak kencang memanggilmu

Berulang kali kusebut namamu
Bahkan dalam tidurku
Tak lepas namamu dari bibirku
Yang tumbuh dari dalam hatiku

Berulang kali kusebut namamu
Bahkan dalam hening doaku
Selalu kumohonkan ampun untukmu
Atas segala yang terjadi padamu

Berulang kali kusebut namamu
Dalam diam dan gumam lirih bibirku
Biarkan hanya aku saja yang tahu
Ada satu nama dalam hatiku

Berulang kali kusebut namamu
Dalam lirih di ujung bibirku
Semoga kau selalu mengerti
Ada namamu dalam doaku

Kau sahabat terbaik untuk hatiku

( firsajoning,Ada Namamu Dalam Doaku....26 juli 2015 )

Memaafkan

Aku memaafkanmu
Bukan karena kau salah padaku
Aku memaafkanmu
Bukan karena kau menyakitiku
Aku memaafkanmu
Karena hatiku butuh kedamaian
Hatiku butuh ketenraman
Aku tak ingin memelihara kebencian
Yang akan menggerogoti tulang dan dagingku
Hingga menjadi kurus dan makan hati
Aku ingin kedamaian
Sku ingin perasaan lega
Maka semua pasti kumaafkan
Karena aku tak ingin memelihara sakit hati
Karena aku ingin damai dalam hati

( firsajoning, Memaafkan...26 juli 2015 )

Senyum Sahabat

Kua menggoda rasaku
Setelah kau tinggalkan senyum manismu
Yang terlanjur lekat di pelupuk mataku
Kini kau pergi bersama angin
Aku tak sanggup merasakan hembusanya
Entahlah kau pergi kemana
Hanya senyum itu yang terus melekat
Dipelupuk mataku bahkan lekat dihatiku
Kapan kau kembali padaku
Memberikan senyum yang kau bawa pergi
Sungguh aku tak ingin kehilangan senyum itu
Senyum tulus dari hati yang tulus
Senyum tulus seorang sahabat hatiku

( firsajoning, Senyum Sahabat...26 juni 2015 )

Syawal

Ramadhan telah berlalu
Setan - setan tak lagi dibelenggu
Bebas menari - nari dan menggoda nurani
Untuk menjauhi sang pencipta diri
Akankah kita kembali menjadi lemah?
Ataukah kita kembali menjadi fitri ?
Bersama bulan Syawal yang penub rahmat
Seharusnya semua amalan kita meningkat
Puasa Ramsdhan sebulan penuh tak ada keluh
Sudahkah Enam hari di bulan Syawal dapat terlewati
Ataukah kita kembali disibukkan dengan urusan mulut dan perut
Hingga nafsulah yang kita turut
Seakan menjadi balas dendam saat puasa Ramadhan
Ataukan kita benar -benar berhasil menempa diri
Hingga bulan Syawal menjadi ajang peningkatan diri
Setan tetap dibelenggu dengan kebaikan sejati
Dengan amalan yang diajarkan oleh Nabi
Mari kita saling interopeksi diri
Sudahkah kita menjadi insan yang sejati

( firsajoning, Syawal...26 juli 2015 )

Berhentilah Sejenak


Berhentilah Sejenak
Oleh : Murtiningsih

Ini tentang kehidupan
Berpuluh tahun waktu berlalu
Apakah yang sudah kita capai
Kenapa masih saja sibuk untuk urusan raga
Kadang kehidupan ruhani sering terlupa
Mendekat Tuhan apabila butuh saja
Kala kehidupan sedang sengsara
Ini tentang kehidupan
Banyak yang mengorbankan banyak hal
Untuk hal - hal yang tidak bermakna
Yang menjauhkan dari indahnya surga
Hanya terpukau oleh gemerlap dunia
Akankah kehidupan ini sia - sia?
Akankah bertahun hidup tak meninggalkan apa - apa ?
Marilah kita menengok kehidupan kita
Agar mampu meluruskan niat kita
Sejatinya hidup tidak hanya untuk hidup
Sejatinya hidup untuk menyiapkan kematian
Jangan kita lupa karena terbuai angan dunia
Dan melupakan keindahan surga
Kehidupan kita, janganlah sia - sia
Ukirlah nama kita sebagai bunga
Ukirlah nama kita sebagai penderma
Ukirlah nama kita sebagai orang yang berhati mulia
Ukirlah nama kita sebagia insan yang bertaqwa
Semoga Tuhan melihat setiap usaha kita
Agar hidup kita tak lagi sia - sia

( firsajoning, Berhentilah Sejenak....26 juli 2015 )

Jumat, 24 Juli 2015

Menyambut Hari

Pagi ini kusapa hadirmu
Bersama sinar mentari yang memancar
Secerah hatiku dan hatimu.
Bersama menyambut hari

Pagi ini kusapa dirimu
Dengan senyum manis yang kumiliki
Semoga menjadi semangat dalam hidupmu
Untuk menggapai semua anganmu

Pagi ininkusapa ragamu
Dengan tawa riang dari hatiku
Berharap kau bahagia selalu
Menyambut hari indah bersamaku

( firsajoning, Menyambut Hari...25 juli 2015 )

Ijinkanlah

Ijinkanlah ku mimpikan dirimu
Walau hanya sedikit bagian darimu
Setidaknya kau hadir dalam mimpiku
Walau tak ada dalam nyataku

Ijinkanlah ku mimpikan dirimu
Kita bercanda dalam bahagia
Selalu bersama dalam suka dan duka
Dan kau tak pernah melepas tanganmu dariku

Ijinkanlah kudekap erat tubuhmu
Walau hanya ada di dalam mimpi
Pasti saat aku terbangunkan oleh mentari
Hangat pelukanmu masih terasa dihati

Ijinkanlah kukecup keningmu
Walau hanya di dalam mimpi
Dan ketika esok pagi menyapa
Masih tersisa di dalam rasa

( firsajoning, Ijinkan Aku Memimpikanmu....24 juli 2015 )

Dekaplah Aku

Gelap membawa semua anganku
Jauh melayang bersama malam
Tidak ada lagi yang tersisa
Hanya kelelahan jiwa dan raga
Malam, ijinkan aku larut dalam dekapmu
Ijinkan aku tidur dalam pekatmu
Hingga terpejam kedua mataku
Dan aku bermimpi tentang siang yang terang
Aku bermimpi tentang birunya laut
Aku bermimpi tentang tingginya gunung
Malam bawalah aku dalam alam khayalmu
Hingga aku tak lagi takut pada gelapmu
Karena kau membawaku dalam buaian mimpi
Aku ingin kau mendekapku
Hingga terpejam dalam gelap malamu

( firsajoning, Dekaplah Aku ...24 juli 2015 )

Hijau

Di antara pucuk - pucuk daun teh
Aku berdiri menatap birunya langit
Memandang hamparan hijau
Menatap tingginya gunung

Di antara pucuk - pucuk daun teh
Hati bersenandung merdu
Menyanyikan lagu kebanggaan
Terhadap hijau tanah airku

Di antara pucuk pucuk daun teh
Keksgumanku sempurna sudah
Alamku hijau lestari
Tak lelah mata memandang

( firsajoning, Hijau...24 juli 2015 )

Sepi Dalam Riuh

Keramaian siang ini
Tak mampu membendung semua rasa
Sepi di hati kian terasa
Walau riuh rendah terdengar sudah

Keramain siang ini
Tak mampu menghalau kesepian hati
Sepi menemani hati
Tanpa canda dan sapamu

Keramaian siang ini
Tak mampu merendam gejolak rindu
Merindukanmu dalam sepi hatiku
Bersama semua riuh siang ini

Keramain siang ini
Sempurna memenjarakanku
Dalam sepi yang tak terbendung
Sepi dalam gelak tawa semesta

( firsajoning, Sepi Dalam Riuh...34 juli 2015 )

Kamis, 23 Juli 2015

Senja

Senja semakin menjingga
Bersama pesan rindu yang ada
Kita berdua bercanda mesra
Meninggalkan senja menjemput malam tiba

Senja semakin menjingga
Bersama setumpuk angan dalam rasa
Kita akan selalu bersama
Melewati malam dengan bahagia

Senja semakin menjingga
Dengan cinta yang tak pernah terkata
Biarlah waktu akan mengantar kita
Pada pertemuan yang sempurna

( firsajoning, Senja...23 juli 2015 )

Rabu, 22 Juli 2015

Hari Anak

Ini harimu nak..
Jangan lagi kau bersedih hati
Anak - anak harus selalu ceria
Bahagia dan tertawa manja

Ini harimu nak...
Belajarlah dengan sepenuh jiwa
Agar kau tumbuh menjadi yang berharga
Hingga dewasamu nanti tidak sia - sia

Ini harimu nak...
Nikmatilah dengan merdeka
Jangan lagi ada beban dalam raga
Berbahagialah dengan sempurna

( firsajoning, Selamat Hari Anak ....23 juli 2015 )

Jangan Biarkan Waktu Membatu

Belahan jiwaku, apa kabarmu
Harusnya kau selalu baik - baik saja
Seperti diriku yang tak lelah menunggu
Bersama waktu yang terus mempermainkan rasaku

Belahan jiwaku, jangan lelah menungguku
walau sampai di ujung waktu
Jangan ijinkan waktu membatu
Jangan ijinkan waktu mempermainkanmu

Belahan jiwaku, jangan berhenti mencintaiku
Walau cintaku menyakiti rasamu
Dan membuatmu lelah bersama waktu
Namun cintaku tak akan pernah membatu

Sampai di ujung waktuku

( firsajoning, Jangan Biarkan Waktu Membatu....22 juli 2015 )

Puisi untuk Sanggarbambu

1.Terimakasih Ayah
Oleh : Murti Ningsih

Ayah ini semua cerita tentangmu
Memang kau tak pernah mengandungku
Namun darahmu nyata mengalir di tubuhku
Ayah ini semua cerita tentangmu
Memsng kau tak pernah menyusuiku
Namun jelas keringatmu yang membesarkanku
Ayah ini semua cerita tentangmu
Memang kau tak selaku berada di sampingku
Namun jelas kau berjuang untuk hidupku
Ayah, kau memang bukan ibu
Namun aku tahu cintamu sama dengan cinta ibu untukku
Ayah, aku di setiap doamu, kau sebut nama anak - anakmu
Ayah, aku tahu kau begitu mengkhawatirkan kami
Walau kau tak selembut ibu
Namu  kau hadir menyempurnakan kehidupanku
Terimaksih ayah, telah ada untuk kehidupanku

( firsajoning, Terimakasih Ayah...22 juli 2015 )

2. Rindu Sederhana
Oleh : Murti Ningsih

Dulu semuanya sederhana
Tak ada yang terasa rumit
Kehidupan mengalir bagai air
Negeri aman tentaram dan bahagia

Sekarang jaman semakin maju
Kehidupan sederhana di buat rumit
Pemimpin jauh dari sederhana
Sukanya hanya berfoya foya

Jaman yang semakin edan
Profokasi semakin gencar
Korupsi sudah tak malu lagi
Masuk bui menjadi tidak malu lagi

Beginilah negeriku saat ini
Sederhana sudah tidak ada
Semua menjadi jauh dari tertata
Semua berlomba ingin menikmati dunia

Kemanakah lagi harus kucari
Sisa - sisa kemerdekaan ini
Bila janji tinggalah janji
akhirnya rakyatlah yang tersakiti

Kami rindu hidup sederhana
Sederhana namun penuh cinta
Sederhana namun kaya khasanah budaya
Sederhana yang membawa bahagia

( firsajoning, Rindu Sederhana....22 juli 2015 )

3. Masihkah Ada yang tersisa
     Oleh Murti Ningsih

Masih adakah yang tersisa
Dari sepenggal kenangan bersama senja
Saat dua insan yang saling mencinta
Memilih diam seribu bahasa

Masih adakah yang tersisa
Ketika cinta berbuah air mata
Kesedihan menjelma sempurna
Dari jiwa yang tercabik nestapa

Masih adakah yang tersisa
Dari penggalan kisah kita
Kisah yang tak ada akhirnya
Walau cinta sejatinya masih tetap ada

Masih adakah yang tersisa
Dari semua masa lalu kita
Yang sengaja ditulis dalam catatan hidup kita
Sampai akhir menutup mata

( firsajoning, Masih Adakah Yang Tersisa...21 juli 2015 )

4. Pulanglah Nak..
     Oleh : Murti Ningsih

Pulanglah nak..
Sudah bertahun - tahun kau tak pulang kampung
Tidakkah kau rindu pada kampung halamanmu
Tidakkah kau rindu pada ayah dan ibumu
Pulanglah nak..
Apakah waktu begitu kejam kepadamu
Hingga tak memberimu kesempatan untuk menengokku
Lihatlah di kampung halamanmu
Kampung yang telah membesarkanmu
Semuanya masih sama
Ayah ibumu ini semakin renta
Sungguh kami sangat rindu saat - saat kau masih kecil
Bermain di sawah dengan ceria
Bermain layang - layang hingga petang menjelang
Pulanglah nak...
Jangan kau terlalu asik mengerjar harta dunia
Tidak rindukah kau pada kami?
Sungguh kami sangat merindukanmu
Pulanglah nak..
Ayah ibu menunggumu

( firsajoning, Pulanglah Nak...12 Juni 2015 )

5. Bapak
     Oleh : Murti Ningsih

Aku memanggilmu Bapak
Pria renta yang kini sudah tak berdaya
Pria yang merelakan masa mudanya untuk keluarganya
Pria yang menghabiskan usianya untuk anak istrinya
Aku memanggilmu Bapak
Pria yang memberikan kehormatan untuk anak - anaknya
Walau tak banyak bicara, nanun banyak cinta di dalamnya
Pria yang jarang tersenyum nanun lembut hatinya
Pria yang membesarkanku dengan penuh cinta
Bahkan wajahku sangat mirip denganya
Aku memanggilmu Bapak
Pria renya yang kini sudah tak berdaya
Namun jangan cemas wahai Bapakku tercinta
Kami semua siap menjagamu dengan segenap rasa
Kau tidak akan merasa merana
Karena kami memberimu cinta
Seperti kau memberi kami kehidupan yang nyata

( firsajoning, Bapak...3 juli 2015

Biodata Penulis
Ibu dengan dua orang putra ini, keseharianya adalah pengajar di SMK N 2 Magelang, kegemaranya menulis dituangkan blog pribadinya, ribuan puisinya bisa dinikmati di firsajoning.blogspot.com dan fb Murti Ningsih, karya - karyanya tercatat di 18 buku antologi baik antologi sendiri maupun antologi bersama, menulis baginya adalah hobi yang mengasikan dan menghasilkan, menulislah agar dirimu mulia, itulah motto hidupnya.


Selasa, 21 Juli 2015

Rindu Sederhana

Dulu semuanya sederhana
Tak ada yang terasa rumit
Kehidupan mengalir bagai air
Negeri aman tentaram dan bahagia

Sekarang jaman semakin maju
Kehidupan sederhana di buat rumit
Pemimpin jauh dari sederhana
Sukanya hanya berfoya foya

Jaman yang semakin edan
Profokasi semakin gencar
Korupsi sudah tak malu lagi
Masuk bui menjadi tidak malu lagi

Beginilah negeriku saat ini
Sederhana sudah tidak ada
Semua menjadi jauh dari tertata
Semua berlomba ingin menikmati dunia

Kemanakah lagi harus kucari
Sisa - sisa kemerdekaan ini
Bila janji tinggalah janji
akhirnya rakyatlah yang tersakiti

Kami rindu hidup sederhana
Sederhana namun penuh cinta
Sederhana namun kaya khasanah budaya
Sederhana yang membawa bahagia

( firsajoning, Rindu Sederhana....22 juli 2015 )

Meminta

Selepas subuh, dirumahMu masih riuh
Anak - anak bersukaria menanti pagi
Mentari masih malu diperaduan
Embun menetes membasahi dedauan
Di sudut rumahMu
Kau duduk dalam diam
Doa - doa melesat tanpa penghalang
Tak sedikitpun terganggu riuhnya anak - anak
Kau merasakan kelezatan dalam doa pagimu
seakan kau bertemu dengan pemilik rumah ini
Kau menunduk, hening tak berhenti meminta
Entahlah kali ini apa yang kau pinta dari Tuhanmu
Tak sedikitpun orang tau

( firsajoning,Meminta...22 juli 2015 )

Aku Merindukanmu

Aku merindukanmu
Sosok tegas dalam balutan kasih
Selalu kuat dalam kelembutan hatimu
Yang mengajariku tentang kehidupan

Aku merindukanmu
Sosok yang penuh cinta kasih
Yang mengajariku arti berbagi dan memberi
Yang memberiku contoh untuk selalu mengerti

Aku merindukanmu
Sosok yang berkepribadian tinggi
Menjunjung kehormatan diri
Tak pernah berbuat nista yang merendahkan diri

Aku merindukanmu
Yang ucapanya adalah sabda bagiku
Yang ditebarkan adalah kebaikan budimu
Yang selalu membuat orang menyanyangimu

Aku merindukanmu, Ibu
Rindu dengan serindu rindunya
Rindu yang teramat rindu
Rindu senyatanya rindu

( firsajoning, Aku Merindukanmu....21 Juli 2015 )

Masih Adakah Yang Tersisa

Masih adakah yang tersisa
Dari sepenggal kenangan bersama senja
Saat dua insan yang saling mencinta
Memilih diam seribu bahasa

Masih adakah yang tersisa
Ketika cinta berbuah air mata
Kesedihan menjelma sempurna
Dari jiwa yang tercabik nestapa

Masih adakah yang tersisa
Dari penggalan kisah kita
Kisah yang tak ada akhirnya
Walau cinta sejatinya masih tetap ada

Masih adakah yang tersisa
Dari semua masa lalu kita
Yang sengaja ditulis dalam catatan hidup kita
Sampai akhir menutup mata

( firsajoning, Masih Adakah Yang Tersisa...21 juli 2015 )

Tentang Kita

Aku dan kau
Memang tidak lagi bergandengan tangan
Karena jalan kita memang berbeda
Tapi kita masih bisa saling menyapa dan berbagi rasa

Aku dan kau
Memang tidak lagi bersama
Karena jarak dan waktu memisahkan kita
Namun kita  masih bisa membuat catatan hati kita

Aku dan kau
Memang tidak lagi dalam satu ikatan cinta
Namu hubungan ini akan tetap ada
Dan kita tak dapat melupakan semuanya

( firsajoning, Tentang Kita...21 juli 2015 )

Senin, 20 Juli 2015

Ijinkanlah

Ijinkan aku tetap tinggal
Walau membuatmu terluka
Walaumembuatmu sakit
Tapi ijinkanlah aku tetap tinggal

Ijinkanlah aku tetap tinggal
Walau janji tak pernah kupenuhi
Walau janji selalu kuingkari
Namun ijinkanlah aku tetap tinggal

Aku memang egois
Terlalu banyak meminta
Sungguh hati ini tak pernah rela
Bila kau jatuh cinta pada lain hati

( firsajoning, Ijinkanlah....21 juli 2015 )

Epesode Manusia

Cerita ini tak akan ada habisnya
Akan terus ada sepanjang usia
Baik dan buruk juga selalu ada
Mewarnai perjalanan seorang hamba

Perbedaan akan selalu ada
Agar kita saling mengenal satu dengan lainya
Saling menyapa dan bertegur sapa
Agar tercipta ukuwah yang semakin bermakna

Cerita ini tak akan ada habisnya
Akan terus ada sepanjang usia
Semoga usia kita ada manfaatnya
Hingga kita tak pernah mati sepanjang masa

( firsajoning, Epesode Manusia....20 juli 2015 )

Sebatas Angan

Aku adalah sebatas anganmu
Sebagai pengantar senja dan malammu
Agar tak lagi sepi dihatimu
Saat terdiam sendiri berdamai dengan hatimu

Aku adalah sebatas anganmu
Yang akan kau lupakan dalam nyatamu
Yang kadang hadir mengusir sepimu
Saat lengang dalam alam nyatamu

Aku adalah sebatas anganmu
Yang akan kau ajak mengembara dalam hatimu
Yang kau ajak bercanda dalam kesepianmu
Namun tak pernah kau hadirkan dalam nyatamu

(Firsajoning, Sebatas Angan...20 juli 2015 )

Kau Kah Itu

Kau kah itu
Yang selalu menebar kebaikan
Tak lelah berbagi dan memberi
Tak berhenti berbuat terpuji

Kau kah itu
Yang selalu menjaga nama baik
Tak pernah menodai sebuah nama
Selalu memberi harum untuk namamu

Kau kah itu
Yang selalu ada untuk semua
Tak pilih kasih kepada sesama
Selalu menganggap semua orang berharga

Kau kah itu
Yang menebar kebaikan di mana saja
Hingga kau papa bisa bahagia
Karena tanganmu yang penuh cinta

Kau kah itu
Yang tak lelah berbagi ceria
Untuk kehidupan yang lebih bahagia
Kau rela korbankan jiwa dan raga

( firsajoning, Kau Kah Itu ?....20 juli 2015 )

Diam 2 Rindu

Angin bawalah kabarku padanya
Sampaikan semua rasa rimduku untunya
Biarlah jarak dan waktu memisahkan kita
Namu  sejatinya cinta tetaplah ada

Angin bawalah kabarku padanya
Sampaikan semuanya baik - baik saja
Walau raga tak bisa berjumpa
Namun rasa tetaplah menyimpan rasa

Angin bawalah kabarku psdanya
Sampaikan semua getar rinduku untuknya
Walau kau hanya diam tanpa kata
Namun aku tahu kau simpan rinduku dengan sempurna

( firsajoning, Diam - Diam Rindu....20 Juli 2015 )

Penanda Cinta

Ada cerita yang tak akan pernah berakhir
Kisah antara kau dan aku
Menjadi catatan hidup yang tak pernah usang
Setiap hari selalu berganti

Ada cerita yang tak akan pernah berakhir
Lahir dari kisah cinta kita berdua
Menjadi bait - bait puisi sepanjang masa
Menjadi bagian yang tak mungkin akan terlupa

Ada cerita yang tak akan pernah berakhir
Tentang kisah hidup kita
Menjadi bagian yang penuh makna
Sebagai penanda cinta kita sepanjang masa

( firsajoning,Penanda Cinta.....20 juli 2015 )

Minggu, 19 Juli 2015

Lebaran Ceria

Wajah - wajah yang ceria
Dipenuhi rona bahagia
Bertemu dengan sanak saudara
Saling memafkan sepenuh rasa

Wajah - wajah yang ceria
Saling berbagi banyak cerita
Derai tawa menyertainya
Saat bercanda dengan keluarga tercinta

Lebaran selalu membawa ceria
Terlupa semua duka dan lara
Yang ada hanya ŕasa bahagia
Yang ada hanay rasa damai senantiasa

( firsajoning, lebaran Cerià......20 juli 2015 )

Rasa

Rasa tetaplah rasa
Yang memenuhi ruang jiwa
Walau berusaha menghindarinya
Namun rasa tetaplah rasa
Maka biarlah tetap ada
Tumbuh dan mekar di sana
Jangan kau bunuh semua rasa
Biarlah berkembang dengan semestinya
Rasa tetaplah rasa
Yang akan selalu ada
Walau kita menolaknya
Rasa itu akan tetap ada

( firsajoning, Rasa....20 juli 2015 )

Sabtu, 18 Juli 2015

Peluklah Semua Kisah

Peluklah Semua Kisah

Peluklah semua kisah
Tak perlu kau lupakan
Karena itu sudah menjadi bagianmu
Kau hanya harus terus berdamai dengan waktu
Hingga semua tak akan memudar
Tanpa harus menyakiti, tanpa harus melupakan
Peluklah semua kenangan
Karena itu adalah bagianmu
Untuk apa dilupakan
Kau tak akan sanggup melupakanya
Teruslah berdamai dengan kenanganmu
Bersama waktu, semuanya tak akan memudar
Mungkin terganti dgn  hal - hal yang baru
Mungkin terganti dengan yang lebih indah
Semuanya memang sangat mungkin
Namun kenangan itu akan sll ada
Untuk itu peluklah semua kisah
Dengan kerinduan yang penuh
Sampai di ujung senja
Sampai di ujung waktu
Sampai menutup mata
Kau, aku dan kamu ada dalam bahagia

( firsajoning,Peluklah Semua Kisah....19 juli 2015 )

Tragedi Papua

Tragedi Papua

Hari nan fitri
Harusnya hati bersih dan suci
Namun mengapa kau datang menodai
Dengan membakar rumah ibadah kami

Hari nan fitri
Seharusnya semua bersuka hati
Namun tangis kesedihan dari saudara kami
Karena ulahmu yang tidak terpuji

Hari nan fitri
Seharusnya kita jaga silaturahmi
Namu  kau tega sakiti hati kami
Dengan membakar rumah ibadah kami

Hari nan fitri
Harusnya kita saling menghormati
Namun mengàpa kauntebarkan benci
Padahal kami tak pernah menyakiti

Hari nan fitri
Akan menjadi catatan hati kami
Walau tidak ada dendam dihati kami
Namun kau harus tetap diadili

Hari nan fitri
Catatan besar untuk agama kami
Semoga Allah melindungi kami
Dari kekejaman umat yang tak bernurani

Hari nan fitri
Semoga akan tetap kembali fitri
Berikanlah hati yang bersih suci
Agar kedamaian menjadi milik hati

( firsajoning, Tragedi Papua....19 juli 2015 )

Jangan Jatuh Cinta

Jangan jatuh cinta
Bila hanya membuatmu luka
Bangunlah cinta bersama
Agar kita bahagia

Jangan jatuh cinta
Bila hanya membuat duka
Bangunlah cinta dengan setia
Hingga ajal menjemput raga

Jangan jatuh cinta
Bila hanya membuatmu buta
Bangunlah cinta denga  sepenuh rasa
Agar kita semakin dengan dengan Sang Pencipta

( firsajoning, Jangan Jatuh Cinta....18 Juli 2015 )

Bapak

Wajahmu sudah semakin renta
Keriput tulang pipimu nyata kentara
Namun senyummu terlihat sempurna
Hingga teduh yang terlihat oleh mata

Wajahmu lelah dimakan usia
Rambutmu memutih bersama senja
Namun petuahmu semakin bijaksana
Semua bàhagia bisa duduk bersama

Wajahmu semakin terlihat renta
Pandanganmu sudah tak setajan saat remaja
Namun hatimu semakin memancarkan cahaya
Hingga petuahmu dinanti semuanya

( firsajoning, Bapak....18 juli 2015 )

Jangan Bertanya

Jangan lagi kau bertanya
Tentang cintaku untukmu
Sejatinya cinta memang taknperlu berkata
Cukup saling mengerti tanpa berkata

Jangan lagi kau bertanya
Tentang rasa yang kupunya
Melihat semua gerak rasa
Harusnya kau sudah tahu segalanya

Jangan lagi kau bertanya
Tentang aroma cinta kita
Bukankah harumnya bisa kau rasa
Walau jarak memisahkan rasa kita

( firsajoning, Jangan Bertanya....18 juli 2015 )

Jumat, 17 Juli 2015

Tentang Rasa

Ada getar yang masih kukenali
Berdenyut berirama di dasar hati
Lembut bagaikan nyanyian Illahi
Nikmat dalam sanubari suci

Masih ada getar dalan rasa
Yang semakin lama semakin sempurna
Walau jalan kita memang berbeda
Namun cinta mengenalinya dengan sempurna

Masih ada getar dalan jiwa
Yang kukenali sebagai nada cinta
Mengalun indah di seluruh nadi jiwa
Berdenyut merdu indah kurasa

( firsajoning, Tentang Rasa....18 juli 2015 )

Doa Pagi

Kuketuk pintuMu dengan segenap rasaku
Aku tahu Kau tak pernah meninggalkanku
Walau noda dan dosa menyelimuti hatiku
Namun kuyakin Kau akan membukakan pintu maafMu

Aku memang belum sebening air
Namun aku akan terus berlaku baik
Hingga salah satu pintumu kelak menyambutmu
Menjadi salah satu penghuni surgaMu

Akau memang belum seputih kapas
Namun berharap ada ikhlas dalam segala tindak
Hingga suatau saat nanti
Kau melimpahkan rahmat dan ampunanya untukku

( firsajoning, Doa Pagi....18 juli 2015 )

Benarkah Kita Sudah Kembali Fitri

Benarkah kita sudah kembali fitri ?
Bila hati kita masih senang ketika ramadhan berakhir
Ketika hati masih sibuk memikirkan harta dunia
Bila kita masih sibuk menarik pujian orang lain

Benarkah kita sudah kembali fitri ?
Bila hati kita masih penuh dengan kedengkian
Masih muncul sifat sombong dengan yang kita punya
Masih riya dengan semua yang kita berikan pada sesama

Benarkah kita sudah kembali fitri?
Bila kita masih enggan berbagi dan memberi
Masih sibuk dengan kesensngan pribadi
Masih sibuk menata nikmat untuk diri sendiri

Marilah kita merenung
Benarkah diri sudah kembali fitri
Dengan semua yang sudah terjadi
Dan kita masih sama seperti ini

( firsajoning, Benarkah Kita Sudah Kembali Fitri....17 juli 2015 )

Rasa Ini

Benarkah semuanya sudah berakhir
Sedangkan rasa masih ada dalam dada
Rindu masih menjadi nafas dalam jiwa
Kasih sayang masih tetaplah sama

Benarkah semuanya sudah bearkhir
Sedangkan hati terus mendoa
Jangan lagi kau jatuh cinta
Selain hanya padaku sepanjang masa

Benarkah semuanya sudah berakhir
Sedangkan getar ini masih sama rasanya
Dalam hati terus meminta
Jangan berpaling dari rasa yang ada

( firsajoning, Rasa Ini....17 juli 2015 )

Maaf

Kemarau dalam hatiku
Menjadi gersang nan garang
Selembut maaf kuharapkan
Dari hati yang penuh cahaya

Cahaya bersinar kemilau
Membuat luka sembuh dengan sempurna
Saling memaafkan dalam segala rasa
Cahaya bertumbuh dengan bahagianya

( firsajoning, Maaf...17 juli 2015 )

Lebaran Tanpamu Ibu

Lebaran tanpamu Ibu
Ada kesepian menyeruak hati
Ada yang hilang dalam hatiku
Ada yang sepi dalam rasaku

Lebaran tanpamu ibu
Tidak ada lagi peluk hangatmu
Tidaknada lagi tepukan tanganmu di bahuku
Tidak adanlagi cium di keningku

Lebaran tanpamu ibu
Ada kesedihan dalam kalbuku
Semoga kau selalu tersenyum di surga
Bersama kekasih Allah yang lainya

( firsajoning, Lebaran Tanpamu Ibu...17 juli 2015 )

Kamis, 16 Juli 2015

Hari Fitri

Gema takbir berkumandang
Menggema memecah pagi
Buncah semua rasa
Menyambut hari yang fitri

Gema takbir berkumandang
Menggugah dari peraduan
Menyambut fajar merekah
Di hari fitri penuh berkah

Gema takbir berkumandang
Mengantar mentari menyambut pagi
Semua bergegas pergi
Untuk sujud dengan sepenuh hati

( firsajoning, Hari Fitri....17 Juli 2015 )

Pantun Lebaran

Ketupat dan opor siap tersaji
Untuk menyambut hari nan fitri
Dengan rasa rendah hati
Kami mohon maaf dengan tulus suci

Ketupat diberi santan
Enak di makan saat lebaran
Sungguh banyak kesalahan selama berteman
Semoga kalian semua mau memaafkan

( firsajoning, Pantun Lebaran...16 Juli 2015 )

Mari Kita Bertanya

Marilah kita bertanya
Pada hati yang kita punya
Sudahkah Ramadhan berhasil mendidik kita
Menjadi insan yang lebih bertaqwa

Marilah kita bertanya
Pada rasa yang sda dalam jiwa
Sudahkan Ramadhan berhasil mendidik kita
Menjadi insan yang penuh kesabaranya

Marilah kita bertanya
Pada diri kita sendiri
Benarkah ramadhan telah mampu membuat diri
Menjadi kita terlahir dan fitri kembali?

( firsajoning, Mari Kita Bertanya....16 juli 2015 )

Rabu, 15 Juli 2015

Sejatinya cinta

Aku tahu kau selalu masih menganggapku ada
Ada dalam kehidupan sepimu
Ada dalam rumah hatimu
Aku tahu kau tak sanggup melupakanku
Melupakan semua kenangan tentangku
Aku yakin namaku masih ada di jarimu
Aku yakin kau tak akan melepas dari hatimu
Biarlah semua berjalan
Seperti yang Allah gariskan
Aku harus tetap berjalan
Pada jalan yang kuyakini benar
Sesungguhnya cinta tak pernah salah
Biarlah tangan Tuhan yang mengatur sehalanya
Dan kita menikmati dengan rasa kita

( firsajoning, Sejatinya Cinta....16 juli 2015 )

Indahnya Lebaran

Petasan mulai dibunyikan
Inikah pertanda lebaran segera datang
Anak - anak tertawa riang
Seakan hidup memang tidak ada beban

Ketupat mulai di buat
Ayam menjadi opor yang nikmat
Semua bergembira ria
Karena lebaran telah tiba

Anak - anak banyak berharap
Lembaran rupiah mengisi kantong mereka
Kemudia mereka tertawa bahagia
Karena menikmati indahnya berbagi ceria

( firsajoning, Indahnya Lebaran....16 juli 2015 )

Memasung Rasa

Mana mungkin aku melupakanmu
Semua tentangmu melekat dihatiku
Walau kau dan aku tidak menyatu
Namun cinta tetaplah ada dalan rasa

Mana mungkin aku melupakanmu
Sedabgkan ingatanku kuat tentangmu
Bahkan suara nafasku terdengar di telingaku
Apalagi detak jantung dan hatimu

Sungguh aku tahu semua itu
Jarak dan waktu tetaplah memasungku
Agar aku tetap berada di jalanku
Menjalani hari tanpa kehadiranmu

( firsajoning, Memasung Rasa....16 juli 2015 )

Lebaran

Sebentar lagi lebaran tiba
Janganlah kau bersedih rasa
Walau kau tak punya baju baru seperti mereka
Namun kau masih bisa merayakan lebaran dengan suka cita
Bukankah lebaran hanya untuk yang berpuasa
Yang mengisi ramadhan dengan hati ceria
Terus mengharap ridha dan kasing sayangNya
Dengan ketulusan hati yang dinpunya
Jadi, jangan bersedih kalau tak punya baju baru
Yang penting kalu lalui ramsdhanmu dengan hatimu
Allah tak pernah melihat baju barumu
Allah menilai dari ketaatanmu
Mari berlebaran dengan ceria
Karena Ramadhan terlewati dengan hati yang bahagia

( firsajoning, Lebaran...16 juli 2015 )

Harusnya

Lebaran sebentar lagi tiba
Lihatlah kawan semua bergembira
Menyiapakan kemeriahan lebaran dengan gemhira
Bahagia berkumpul dengan sanak keluarga

Namun ada kesedihan yang amat nyata
Ketika di masjid shof sholat nyaris tak tersisa
Hanya tinggal imam dan sedikit jamah yang sudah tua
Entahlah yang lain pergi kemana

Lebaran sebentar lagi tiba
Harusnya kita tuntaskan kewajiban kita
Melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan yang mulia
Hingga lebaran kita bisa menyambut dengan gembira

( firsajoning, Harusnya ...15 juli 2015 )

RindunSusana Lebaran

Tungku - tungku mulai dinyalakan
Ketupat dan opor hendak disiapkan
Anak - anak tertawa riang
Karena lebaran sebentar lagi datang

Ibu - ibu sibuk bukan kepalang
Semua makanan ingin di siapkan
Untuk menyambut tamu yang datang
Saat lebaran yang segera akan datang

Beginilah suasana yang selalu di rindukan
Tungku - tungku dinyalakan
Asap mengepul dari dapur sederhana
Menghasilkan aroma khas pedesaan

Semua rindu suasana lebaran
Hingga mereka jauh - jauh mudikke kampung halaman
Setiap jengkal melukiskan kenangan
Seperti tungku - tungku yang siap dinyalàkan

( firsajoning, Rindu Suasana Lebaran....15 juli 2015 )

Ini Tentang Cintamu

Senja ini kau bermain di pelupukku
Menjelma kenangan yang menari - nari
Mengajakku bercanda dan tertawa
Kau sangat menikmati semuanya

Senja ini kau bermain di pelupukku
Menjelma menjadi bocah kecil yang tertawa riang
Menyambut hari raya datang
Dengan berdendang dan tertawa riang

Senja ini kau bermain dinpelupukku
Menjelma nyanyian para gadis
Yang riang menunggu kekasih datang
Di hari yang penuh kemenangan

( firsajoning, Ini Tentang Cintamu....15 juli 2015 )

Kangen

Dalam kamar sepi bisu
Kumencoba mencari bayangmu
Di semua sudut ruang yang ada
Bayangmu lekat dalam ingatanku

Dalam kamar sepi bisu
Aku sibuk berbicara dengan hati
Tentang rasa yang kumiliki
Tentang hati yang masih seperti ini

Dalam kamar sepi bisu
Kenanganmu utuh dalam ingatanku
Menari sempurna dalam kalbuku
Membuatku tersenyum tanpa malu

( firsajoning, Kangen....15 juli 2015 )1

Aroma Mudik

Aku masih bisa menciumnya
Wangi yang sama setiap tahun
Warna - warni yang memenuhi rasa
Berbaur dalam nuansa suka cita

Aku masih bisa merasakanya
Aroma yang sungguh nikmat terasa
Indah peluk sanak dan saudara
Bersama dalan nuansa bahagia

Aku masih bisa menciumnya
Aroma yang kental sangat terasa
Bercanda tentang masa lalu kita
Inilah indahnya mudik ke kampung surga

( firsajoning, Aroma Mudik....15 juli 2015 )

Selasa, 14 Juli 2015

Warnaku

Hitam mungkin itu warnaku
Warna gelap penuh noda dan dosa
Kerak - kerak menempel di hati
Mengaburkan dan menghilangkan cahaya

Kini....

Abu -abu mungkin itu warnaku
Masih melekat noda dan dosa
Namun sudah semakin berkurang
Belajar untuk taubat dan terus berdoa

Sekarang...

Putih itu mungkin warnaku
Jelas dengan cahaya terang
Sempurna dalam warna yang di suka
Berusaha untuk menjadi yang bermakna

Semoga Allah menerima segala doa
Semoga Allah menerima segala usaha
Semoga Allah melimpahkan pahala
Semoga Allah memberi yang kuminta

( firsajoning, warnaku...15 juli 2015 )

Nyekar

Ibu, hari ini mengunjungi rumahmu
Rumah yang sepi namun teduh
Aku tahu Ibu tak pernah kesepian
Pasti banyak yang menemanimu
Doa - doa kupanjatkan untukmu Ibu
Agar kau bahagia di surgaNya
Sungguh aku sering meimpikanmu Ibu
Tersenyum dengan bahagia untukku
Ibu, hari ini aku mengunjungi rumahmu
Rumah yang teduh
Pohon - pohon rindang tumbuh di sana
Aku yakin Ibu, tak pernah kesepian
Ibu, aku sungguh kangen semua tentangmu

( firsajoning, Nyekar....15 juli 2015 )

Senin, 13 Juli 2015

Doa

Hamba tau, ampuannMu seluas langit dan bumi
Selalu ada tempat untukku  kembali
Hamba tak malu memohon padaMu
Ampuni segala khilaf dan dosaku
Hamba memang bukan hamba yang suci
Namun hamba berjanji akan terus memperbaiki diri
Hingga Kau melimpahkan rahmatMu
Dan mengampuni semua dosa dan nodaku
Hamba tau kalau hari ini semua baik padaku
Karena Kau masih menutup semua keburukanku
Hamba mohon padaMu
Lindungilah hamba yang penuh noda ini
Semoga kau kabulkan semua doa - doaku
Amiin...Amiin ..Ya...Rabbal Alamin

Mengukir Jejak Kenangan

Berjalanlah bersamaku
Mejikmati angin pantai
Melukis jejak kaki kita
Bersama deburan ombak yang berkejaran

Berjalanlah bersamaku
Bergandeng tangan dengan erat
Bercermin pada bening air laut
Mengukir kenangan pada pasir putih

Berjalanlah bersamaku
Mengukir jejak bersamaku
Bersama debur ombak
Semakin erat kau genggam tanganku

( firsajoning, Mengukir Jejak Kenangan....14 juli 2015 )

Mudik

Kau akan mudik kawan?
Menuju kampung halamanmu
Ingatlah kawan
Jangan kau bawa kesombongamu dari kota besar
Di kampung yang tetap bersaja
Jangan sampai di kotori dengan kepongahanmu
Kau akan mudik kawan?
Semoga karena kau benar rindu dengan sanak saudaramu
Kau rindu dengan ayah ibu yang membesarkanmu
Kau rinddu dengan tenpat - tempat bermainmu
Bukan karena kau ingin agar warga kampung tahu
Betapa sudah berhasilnya kamu
Kau akan mudik kawan?
Bawalah semua yang kau punya dari Kotamu
Untuk kau bagikan di kampungmu
Hingga semua merasakan kenerhasilanmu
Bukan hanya bercerita tentang mobil dan harta bendamu
Kau akan mudik kawan?
Jadilah menjadi dirimu sendiri
Orang kampung yang bersahaja
Walau harta benda berlimpah tak terkira
Namun ku dengan senang hati siap berderma
Pasti orang sekampunga akan menantimu
Saat kau akan pulang mudik di kampung halamanmu

( firsajoning, Mudik....15 juli 2015 )

Aku Yakin

Hujan semalam
Menyisakan tanah yang basah
Sisa air di daun - daun
Dingin menyapa raga

Apa kabarmu di jauh sana
Semoga kau baik - baik saja kawan
Tiada mendung dan hujan di hatimu
Semoga yang ada hanya cerah dan ceria

Hujan semalan
Menyisakan kenangan tentangmu kawan
Karena kau suka dengan hujan
Karena kau suka denga dingin

Aku tahu kau baik - baik saja
Walau di sana tanah tak basah
Walau di sana dingin tak menyapa
Tapi aku yakin kau tetap baik - baik saja

( firsajoning, Aku Yakin...15  Juli 2015 )

Minggu, 12 Juli 2015

Pulang Kampung

Kembali ke kampung halaman
Kembali kepada alam yang damai
Kembali kepada kesehajaan
Kembali kepada kesejukan

Kembali ke kampung halaman
Menghirup udara segar
Bercengrama dan berbagi tawa
Mengenang masa kecil yang bahagia

Kembali ke kampung halaman
Dengan membawa kenangan yang ada
Berjumpa seluruh sanak saudara
Hati bahagia tiada terkira

( firsajoning, Pulang Kampung....13 juli 2015 )

Aku Menantimu Kembali

Aku menantimu kembali
Pulang ke rumahmu
Pintu dan jendela selalu terbuka
Menanti saat kau kembali

Aku menantimu kembali
Seperti janji yang pernah kau ucapkan
Walau aku sudah tak sendiri
Namun kau tetap bagian diri

Aku tetap menatimu
Sebagai pengikat silaturahmi
Di dalam sejatinya diri
Asa cinta untuk saling mengasihi

( firsajoning, Aku Menantimu Kembali....13 juli 2015 )

Maafkan Ramadhanku

Kau akan segera meninggalkanku
Padahal aku belum sempurna memelukmu
Masih banyak perilaku yang kurang baik dariku
Masih banyak keasikan dunia yang mengusikku

Aku tahu kau tak pernah marah
Walau kutinggalkan kau dengan urusan dunia
Sibuk untuk menyambut lebaran tiba
Sibuk untuk menyiapkan kemewahan dunia

Aku tahu kau tak pernah marah
Walau aku kurang sempurna menerimamu
Aku sibuk dengan hal - hal yang bagimu itu tak bermutu
Aku sibuk dengan urusan duniaku

( firsajoning, Maafkan Ramadhanku....13 juli 2015 )

Cukup Denganmu

Ijinkan hanya padaMu aku rebah
Ijinkah hanya padaMu aku berserah
Menangis dan menohon
Agar Kau mengsmpuni sejua dosaku

Biarlah hanya padaMu aku bersandar
Sedang di dadanya aku tidak akan mengeluh
Aku hanya akan memberikan senyum
Aku tak ingin membuatnya gundah

Cukup hanys padaMu kuungkap semua gundah
Cukup hanya psdaMu kuungkap semua resah
Di dunia ini aku akan selalu tabah
Tak akan resah apalagi gundah

( firsajoning,Cukup DenganMu....13 juli 2015 )

Rindu Ini Jelita

Rindu ini sungguh jelita
Bahkan ketika berubah menjadi air mata
Karena cinta dalam sejatinya cinta
Akan tetap abadi selamanya

Rindu ini sungguh jelita
Walau menyisakan luka di dada
Namu  cinta memang nyata adanya
Tak akan hilang di telan masa

Rindu ini sungguh jelita
Sempurna menyergap rasa
Walau sudah tidak bersama
Namun cinta tetap nyata di dalam rasa

( firsajoning, Rindu Jelita....12 Juli 2015 )
Terinspirasi Statusnya Kak Langit Senja Utara

Siklus

Kepada pagi yang pasti akan datang
Kan kujemput dengan hati riang
Tak akan kuganti dengan mendung kelabu
Pasti akan datang terang benderang

Kepada pagi yang pasti akan datang
Kan kurangkum semua harapan
Pada lembar - lembar kehidupan
Kan kutuliskan semua tentang kehidupan

Kepada pagi yang pasti akan datang
Akan lengkap catatan sejarahku
Hingga nanti pagi menghilang
Dan terhantikan dengan gelap malam

( firsajoning, Siklus...12 juli 2015 )

Sabtu, 11 Juli 2015

Datangnya Pelangi

Aku melihat kabut di matamu
Menjelma mendung yang menghitam
Mungkin tinggal menunggu waktu
Mendung akan menjadi hujan

Aku akan menikmati hujan itu
Bermain dengan riang
Karena aku tahu sebentar lagi hujan reda
Awan pasti akan mengilang

Mendung pasti akan berganti terang
Aku yakin tidak akan ada badai
Pelangi akan menjadi pilihan hati
Dan kita memandang dengan senyum di hati

( firsajoning, Datangnya Pelangi....12 juli 2015 )

Rindu

Rinduku sempurna untukmu Ibu
Sebentar lagi lebaran tiba
Tak ada lagi yang menyambutku dengan bangga
Tidak ada lagi yang membuat ketupat untuk berbuka
Sungguh rinduku sempurna untukmu ibu
Teringat semua kebaikan yang kau punya
Teringat semua kemulian yang kau punya
Semoga kau bahagia di surga

( firsajoning, Rindu...12 juli 2015 )

Pulanglah Nak

Pualanglah nak..
Sudah bertahun - tahun kau tak pulang kampung
Tidakkah kau rindu pada kampung halamanmu
Tidakkah kau rindu pada ayah dan ibumu
Pulanglah nak..
Apakah waktu begitu kejam kepadamu
Hingga tak memberimu kesempatan untuk menengokku
Lihatlah di kampung halamanmu
Kampung yang telah membesarkanmu
Semuanya masih sama
Ayah ibumu ini semakin renta
Sungguh kami sangat rindu saat - saat kau masih kecil
Bermain di sawah dengan ceria
Bermain layang - layang hingga petang menjelang
Pulanglah nak...
Jangan kau terlalu asik mengerjar harta dunia
Tidak rindukah kau pada kami?
Sungguh kami sangat merindukanmu
Pulanglah nak..
Ayah ibu menunggumu

( firsajoning, Pulanglah Nak...12 Juni 2015 )

Bersandarlah

Bersandarlah di bahuku
Bila lelah menyapamu
Jangan pernah merasa ragu
Karena aku sahabatmu

Bersandarlah di bahuku
Bila kau sudah tak sanggup dengan masalahmu
Bukankah aku adalah sahabatmu
Yang selalu siap menerima keluh kesahmu

Bersandarlah di bahuku
Bila lelah mendera kehidupanmu
Jangan ragu berbagi suka duka dwnganku
Sejatinya aku sahabat terbaikmu

( firsajoning, Bersandarlah...11 juli 2015 )

Jumat, 10 Juli 2015

Waktu

Berteman dengan waktu
Agar semua tak pernah menjadi bisu
Waktu akan selalu setia menantimu
Sampai di ujung waktu

Berteman dengan waktu
Suka duka akan bersamamu
Waktu yang akan menemanimu
Tak akan pernah meninggalkanmu

Berteman dengan waktu
Yang akan mengobati duka laramu
Jangan berhenti bersama waktu
Sampai tiba di ujung waktu

( firsajoning, Waktu...10 juli 2015 )

Kamis, 09 Juli 2015

Waktu

Waktu akan mengobati semuanya
Waktu akan membuatmu lupa padaku
Waktu akan membuatmu berubah
Waktu akan tetap menjadi sahabatmu

Waktu akan mengubur semua kenangan
Waktu akan menghibur semua luka
Waktu akan membawamu kepada bahagia
Waktu akan terus setia bersamamu

Waktu akan memberimu semangat baru
Waktu akan mempertemukan dengan cinta sejatimu
Waktu akan membuat kau melupakanku
Waktu akan membuatmu tak akan membenciku

( firsajoning, Waktu....10 juli 2015)

Belajar

Belajar mengakrabi waktu
Belajar memahami rasa
Belajar untuk bangkit dari duka
Belajar untuk kembali menata semua

Belajar
            Belajar
                        Belajar
                                    Belajar
                         Belajar
            Belajar
Belajar

Belajar untuk menerima
Belajar untuk sembuhkan luka
Belajar untuk kembali ceria
Belajar untuk melupakan duka

Belajar
            Belajar
                        Belajar
                                    Belajar
                         Belajar
              Belajar
Belajar

Belajar untuk bangkit dari rasa
Belajar untuk menjadi baik pada akhirnya
Belajat untuk serius menggapai surga
Belajar untuk terus meraih cahayaNya

Belajar
            Belajar
                        Belajar
                                   Belajar
                         Belajar
             Belajar
Belajar

Belajar untuk terus meraih ampunanNya

( firsajoning, Belajar.....10 juli 2015 )

Hidayah Menyapa

Tuhan, ijinkan di sepuluh hari terakhir ini
Hamba meminta maaf atas segala dosa
Hamba bertaubat atas segala noda yang ada
Tuhan, ijinkan di sepuluh hari terakhir ini
Hamba meminta maaf atas semua kesombongan yang ada
Hamba meminta maaf atas semua perilaku nista
Tuhan, terimakasih masih melindungi hamba
Tuhan, terimakasih telah menutup semua aib hamba
Tuhan, terimaksih telah memberikan cahaya pada hamba
Hamba berjanji, tak akan berbuat nista lagi
Hamba berjanji, tak akan berhuat dosa dengan sengàja
Terimakasih Tuhan, atas hidayah yang menyapa raga
Terimakasih Tuhan, atas limpahan kasih sayangnya

( firsajoning, Hidayah Menyapa....9 juli 2015 )

Puisimu Pergi

Puisimu telah mati
Bersama meranggasnya hati
Hurufmu hilang melayang
Tidak ada yang tertinggal
Semua menjelma sepi
Menjelma luka hati
Puisi hidupmu telah mati
Semoga bisa lahir kembali

( firsajoning, Puisimu Pergi...9 juli 2015 )

Berakhir

Cahaya cinta semakin redup
Seperti senja menuju malam
Tidak ada lagi sisa cahaya
Bahkan perlahan mulai di padamkan
Bukan salah waktu
Bukan salah jarak
Namun cinta memang haris di matikan
Karena ini cinta yang hitam
Biarlah hitam dan tidak terlihat
Birlah ditelan gelap malam
Semua harus dihentikan
Demi cahaya terang
Demi sebuah kesejatian
Semua harus diakhiri
Walau meninggalkan luka hati
Semua cukup sampai di sini

( firsajoning, Berakhir...9 juli 2015 )

Rabu, 08 Juli 2015

Kita Berbeda

Pasti hatimu masih terluka
Karena akhir dari hubungan kita
Pasti ragamu sedang sengsara
Merasakan akhir dari kisah kita

Tapi inilah kenyataan yang ada
Kau dan aku tidak lagi bisa bersama
Jalan hidup kita berbeda
Terlalu memaksa bila kita jalan bersama

Tapi inilah fakta yang haru kita terima
Surga dan Neraka kita tidaklah sama
Mana mungkin kita berjalan bersama
Sedang tujuan kita tidaklah sama

( firsajoning, Kita Berbeda....9 juli 2015 )

Sepi

Tak kujumpai puisimu pagi ini
Mungkin kau masih merawat luka hati
Atau masih sibuk menata hati
Agar kembali menjadi ceria kembali

Tak kujumpai puisimu pagi ini
Mungkin kata - katamu habis ksrenaku
Mungkin puisimu hilang bersama pagi
Atau semua puisimu berganti dengan luka hati

Tak kujumpai puisimu pagi ini
Mungkin kau sedang membenci puisi
Karena cintamu tak lagi indah untuk kau jadikan puisi
Atau semuanya sudah berubah menjadi basi

( firsajoning, Sepi...9 juli 2015 )

Peranku

Peranku

Perempuan pendamping suami
Harus berani mengambil hati suami
Agar suami tak berbuat keji
Korupsi dan masuk jeruji besi

Perempuan belahan hati suami
Harus  menjadi pasangan sejati
Agar langkah suami tak ternodai
Dengan prilaku yang memalukan diri

Perempuan ibu negeri
Didiklah anak dengan sepenuh hati.
Agar tumbuh menjadi generasi Rabbani
Berakhlak mulia dan terpuji

Perempuan pembangun peradapan tinggi
Harus berani dan berhati suci
Sanggup berkata tidak
Untuk tindakan yang tak terpuji

( firsajoning, Peranku....9 juli 2015 )

Maaf

Maaf hanya meninggalkan kenangan untukmu
Mungkin juga luka di dalam hatimu
Maaf hanya membuatmu menangis
Namun ini yang terbaik untuk kisah kita
Cinta kita tulus dari jiwa dan raga
Namun jarak memisahkan segalanya
Waktu tak mampu merenda setia
Hanya membuat luka jiwa dan raga
Maaf hanya meninggalkan luka di hatimu
Ini semua demi kebaikan kita
Agar tak ada lagi luka di dalam rasa
Dan kita melangkah dengan hati bahagia

( firsajoning, Maaf...8 juli 2015 )

Berakhir

Berakhir
               Berakhir
                             Berakhir
Kisah kita
                  Kisah kita
                                    Kisah kita
Bukan karena tak cinta
                                         Bukan karena tak cinta
Namun karena jalan kita berbeda

( firsajoninh, Berakhir...8 juli 2015 )

Jalan Kita Berbeda

Kau dan aku berada pada jalan yang berbeda
Sekuat apapun perjuangan tak akan sampai pada tujuan
Karena Tuhanmu dan Tuhanku berbeda
Pasti surga dan neraka juga berbeda

Kau dan aku berada pada jalan yang berbeda
Walau di dunia cinta mempertemukan kita
Namun di akherat kita tak akan bersua
Karena Tuhan kita memang berbeda

Untuk itu semua harus diakahiri
Agar kita bisa menata hati
Mencari pendamping yang seiman dan sehati
Hingga bisa bersama di dunia dan akherat nanti

( firsajoning, Jalan Kita Berbeda....8 juli 2015 )

Ijinkan Aku Meningalkanmu

Ijinkan aku meninggalkanmu
Agar tak ada lagi rasa cemburu
Agar tak ada lagi luka di hatimu
Agar tak ada lagi koyak di dadamu

Ijinkan aku meninggalkanmu
Bukan untuk kekasih baru
Namun untuk kebaikan kehidupanku
Dan untuk kebaikan kehidupanmu

Ijinkan aku meninggalkanmu
Walau luka pasti tertinggal di hatimu
Namun kuyakin waktu akan menyembuhkanmu
Dan kau tersenyum menyambut hidupmu

( firsajoning, Ijinkan aku mejinggalkanmu...8 juli 2015 )

Ijinkan aku pergi

Ijinkan aku pergi
Meninggalkan semua tentangmu
Bukan maksud menyakiti
Namun ini memang harus diakhiri

Ijinkan aku pergi
Dan tak akan lagi kembali
Bukan maksud menyakiti
Namun ini memang harus diakhiri

Maafkanlah semua yang terjadi
Mungkin meninggalkan luka di hati
Namun demi jiwa yang ingin kembali suci
Kisah cinta ini harus kuakhiri

Selamat tinggal
Kudoakan semoga bahagia
Didunia cinta kita tak ada tempatnya
Di surga semoga menyatu selamanya

Selamat tinggal
Kudoakan hidayah menyapa raga
Hingga cinta abadi kita
Akan menyatu selamanya

( firsajoning, Ijinkan Aku Pergi....8 juli 2015 )

Layu

Daun ini sudah kering
Layu dan gugur di tanah
Walau dulu terlihat hijau dan segar
Kuat di terpa angin
Namu  kini daun itu telah gugur
Sebentar lagi juga akan membusuk
Kembali menjadi tanah kembali
Adakah penyesalan
Tidak !!
Semua harus kembali
Dan kembali dalam keadaaan suci
Walau tidak hijau lagi
Setidaknya kembali dalam keadaan suci

( firsajoning, Layu...8 juli 2015 )

Maaf

Aku memcintaimu dengan sepenuh hati
Hububungan ini harus di akhiri
Maaf telah melukai hati
Namun ini memang harus kuakhiri

Maafkan telah meninggalkan luka
Semoga masih ada kebaikan dalam rasa
Hingga silaturahmi tetap terjaga
Tidak lagi karena hubungan cinta

( firsajoning, Maaf....8 juli 2015 )

Selasa, 07 Juli 2015

Aku Kembali

Hari ini aku terlahir kembali
Dengan segenap hati yang bernurani
Mengakui semua kesalahan diri
Mencoba untuk memperbaiki diri

Hari ini kesadaranku penuh kembali
Ingin menjadi manusia sejati
Yang tunduk dan patuh dengan Illahi Robbi
Dan berusaha menjadi manusia sejati

Hari ini kesadaranku penuh kembali
Untuk menjalani jalan yang suci
Jalan yang di rindhoi
Jalan yang akan membawa dalam hidup sejati

( firsajoning, Aku Kembali....8 juli 2015 )

Aku Kembali PadaMu

Tak berhenti aku memujiMu
Atas semua kebaikanMu padaku
Kau tutup rapat semua dosaku
Kau tutup rapat semua aibku
Aku tau bukan tanpa maksud Kau lakukan itu
Agar hambamu ini segera kembali padaMu
Terimakasih Allahku, kau telah memberikan cahayamu
Pagi ini kutemukan kembali jati diriku
Bersama tunduk dan patuhku padamu
Kutemukan malam yang indah dalam hidupku
Dalam sepertiga mslamku
Aku bersimpuh memujaMu
Dengan segenap rasa dan hatiku
Aku kembali padaMu

( firsajoning, Aku Kembali PadaMu..8 juli 2015 )

Indonesia Memanggil

Indonesia memanggil
Agar semua mengambil bagian
Agar semua mengambil peran
Jangan hanya berpangku tangan
Jangan hanya bermalas - malasan
Indonesia memanggil
Semua harus unjuk kebolehan
Harus berani mengambil kesempatan
Untuk Indonesia yang lebih baik
Jangan hanya berkata
Namun harus terus berkarya
Jangan hanya mencela
Namun harus membuat karya nyata
Jangan hanya meminta
Namun saatnya untuk berkarya
Demi Indonesia yang lebih baik

Demi Indonesia yang lebih baik

Indonesia berteriak memanggilmu

( firsajoning, Indonesia Memanggil...7 juli 2015 )

Catatan Rindu

Tak akan berhenti aku menulismu
Dengan kalimat panjang tentang cinta
Yang akan memenuhi luasnya langit
Yang akan mengisi keluasan bumi

Tak akan berhenti aku menulismu
Sebagai catatan rindu yang tak pernah usai
Sepanjang roda bumi berputar
Setiap detik rindu membelenggu

Tak akan berhenti aku menulismu
Dalam catatan merah jambu
Tentang cinta dan semua rindu
Yang selamanya hanya untukmu

( firsajoning, Catatan Rindu....7 juli 2015 )

Berani Mengambil Keputusan

Kau terluka dan kau diam saja
Hanya menunggu dengan senyum terpaksa
Menahan semua lara dalam dada
Dengan berpura - pura baik  - baik saja

Kau terluka dan kau diam saja
Semua kau lakukan atas nama cinta
Janganlah kau lakukan itu semua
Karena dia sebenarnya tidak berharga

Kau terluka dan kau diam saja
Tetap bertahan walau menderita
Sampai kapan kau sanggup menelan luka
Sampai kapan kau bertahan dengan pura - pura bahagia

Bangkitlah kawan
Kau berhak untuk tersenyum bahagia
Kau berhak menikmati indahnya dunia
Kau berhak untuk menjadi perempuan sempurna

Bangkitlah kawan
Hilangkan semua rasa di dada
Tegaslah dalam melawan luka
Perempuan juga harus punya harga

Bangkitlah kawan
Raihlah senyum dalam kehidupanmu
Tinggalkan duka lara di hatimu
Sambutlah dunia kebahgaianmu

( firsajoning, Berani Mengambil Keputusan...7 juli 2015 )

Dunia Tànpa Cahaya

Dunia tanpa cahaya
Karena kau telah berbuat nista
Menggelapkan uang negara dengan sengaja
Untuk hidup berfoya - foya dengan wanita yg tak berharga

Dunia tanpa cahaya
Hanya karena tergoda rayu wanita
Yang berani telanjang dada
Menggodamu dengan kenikmatan dunia

Dunia tanpa cahaya
Kini kau meringguk di penjara
Sedangakan wanita penggoda pergi dengan tertawa
Karena semua hartamu sudah di bawanya

Dunia tanpa cahaya
Kau hanya berhasil menyisakan luka
Luka untuk ibu yang melahirkanmu dengan bertaruh nyawa
Luka untuk istri yang mendampingimu dengan setia

Dunia tanpa cahaya
Kinintinggal kau sendiri dalam luka
Tinggal penyesalan diri yang tiada habisnya
Karena ulah diri yang jauh dari ajaran agama

( firsajoning, Dunia Tanpa Cahaya....7 Juli 2015 )

Senin, 06 Juli 2015

Lailatul Qodar

Petunjuk hidupku
Diturunkan dalam keheningan malam
Pada satu malam yang menajukkan
Malam yang sangat indah dalam pangkuan rembulan
Malam yang lebih baik dari pada seribu bulan

Pedoman hidupku
Diturunkan dengan kemurnian
Tanpa ada campur tangan makluk di muka bumi
Hanya kuasaMu yang maha luar biasa
Yang menurunkan Alquran untuk petunjuk hidupku

Sepuluh hari terakhir Ramsdhanku
Sujud dan doaku penuh padamu
Berhening dan mermohon di rumahmu
Agar Kau berkenan menyapaku dengan kasih sayangMu

Sepuluh hari terakhir Ramadhanku
Hatiku sesak dengan rasa haru
Doa terindah melesat kuat kepadaMu
Semoga dapat menjumpai lailatur QodarMu

( firsajoninh, Lailatul Qodar....7 juli 2015 )

Aku Belajar Membacamu

Aku belajar membacamu
Walau dengan mengeja setiap katanya
Walau dengan lafal yang terbata - bata
Namun aku akan terus belajar membacamu

Aku belajar membacamu
Dari semua yang ada pada dirimu
Dari semua sikapmu untukku
Aku tak lelah belajar memahamimu

Aku belajar membacamu
Dari semua gerak tubuhmu
Agar aku semakin tahu
Dan aku mampu mengenalmu dengan sepenuh rasaku

( firsajoning, Aku Belajar Membacamu...6 juli 2015 )

Minggu, 05 Juli 2015

Aku Bertanya

Yakinkah kita puasa kalau kita penuh pahala ?
Jangan - jangan kita hanya sanggup menahan lapar dan dahaga saja
Namun pahala tidak ada pada diri kita
Karena banyak tingkah laku kita yang menyakiti sesama

Yakinkah kita kalau puasa kita penuh pahala ?
Sedangkan amalan wajib sering kita lalikan dengan senagaja
Amalan sunat bahkan tak terjamah oleh raga
Hanya memperbanyak dan berlomba urusan dunia

Yakinkah kita kalau puasa kita penuh pahala ?
Sedangkan kita enggan membaca ayat suciNya
Asik dengan merdunya lagu - lagu dunia
Bahkan lebih asik melihat yang tak ada maknanya

Yakinkah kita kalau puasa kita penuh pahala ?
Sedangkan sholat kita tidak terjaga
Semakin enggan mendekatkan diri padanya
Lebih sibuk untuk urusan lebaran yang sebentar lagi tiba

Yakinkah kita kalau puasa kita penuh pahala ?
Sedang kewajiban dengan sesama sampai terlupa
Kita tidak peka dengan kekurangan mereka
Merasa bangga dengan harta benda yang ada

( firsajoning, Aku Bertanya....6 juni 2015 )

Teruslah Berbuat Baik

Bila aku tak sempat menyapamu
Bukan berarti aku melupakanmu
Sebab banyak yang harus aku lakukan dalam hidupku
Dan kau harus memahami itu

Bila aku tak sempat tersenyum padamu
Bukan berarti aku marah padamu
Aku sedang belajar untuk sesamaku
Agar Allah mengasihi diriku

Bila aku tak sempat memelukmu
Bukan berarti aku tak membutuhkanmu
Namun karena di luar sana
Lebih banyak yang membutuhkan uluran tanganku

Jangan pernah bersedih
Jangan menangis
Jangan merasa sendiri
Jangan berduka hati

Jalanilah hidup ini
Dengan banyak menebar kebaikan diri
Dengan semangat berbagi dan memberi
Agar Allah selalu menyanyangi diri

( firsajoning, Teruslah Berbuat Baik...6 Juli 2015 )

Aku dan Kamu

Aku menjumpaimu pada senyum pagi
Terlihat sejuk bagai bening embun
Menebar dingin namun membuatku rindu
Melesak sampai jauh ke relung hati

Aku menjumpaimu pada hangat mentari
Hangatnya mampu membangkitkan semangat diri
Tak pernah lemah menghadapi hari
Optimis terus akan terpatri dihati

Aku menjumpaimu pada gairah diri
Menjelma menjadi rasa yang tak perhan mati
Akan terus hidup dalam sanubari
Menjelma menjadi rindu yang tak pernah basi

Say.. i love u
( firsajoning, Aku dan Kamu...6 Juli 2015 )

Kenangan

Bersama terik mentari siang ini
Kususuri jalan - jalan memori
Mengkap semua kenangan yang terpatri
Tak ada sedikitpun yang terlupa oleh diri
Jalan - jalan yang kulewati
Rumah - rumah yang masih tetap sepi
Semuanya masih sama seperti waktu berlalu
Namun kini telah menjadi lebih sepi
Kulihat pohon - pohon mulai meranggas
Rumah - rumah sekitar yang bertambah bagus
Namun sepi tetap mehikam diri
Bangunan tua itu, masihlah sama
Catnya yang mulai memudar
Mainan yang semakin tua usianya
Namu  kenanganya melekat sempurna
Ketika berpuluh tahun yang lalu aku di sana
Bercerita dan tertawa gembira
Kini tinggal kenangan saja
Yang tak terlupa sepanjang masa
Bersama tumbuhnya anak -anak menjadi remaja

( firsajoning, Kenangan...5 juli 2015 )

Jangan Berhenti

Jangan berhenti melangkah
Impian belum sempat kau raih
Teruslah fokus dalam langkahmu
Namun bila kau lelah berhentilah sejenak
Bukan untuk membatu
Namun untuk menyusun kekuatanmu kembali
Menatap mimpi dengan senyum
Karena yakin mimpi akan terwujud kembali
Jangan berhenti melangkah
Walau banyak rintangan yang menghadang
Namun tetaplah berjuang
Bila lelah berhentilah
Bersandarlah di bahuku
Sampai kau menemukan kekuatanmu kembali
Dan kembali melangkah dengan satu kepastian akan terwuujud semua mimpi

( firsajoning, Jangan Berhenti...5 juli 2015 )

Sabtu, 04 Juli 2015

Tunduk

Malam yang sempurna
Ketika diri tunduk dalam doa
Memintal semua pinta
Pada malam yang lebih indah dari ribuan malam sebelumnya
Malam yang sempurna
Keheningan yang terasa
Bersama jatuhnya butir air mata
Mengingat semua noda dan dosa
Malam yang sempurna
Ketika diri tunduk dalam doa
Berharap malaikat mencatat semua pinta
Dan Allah mengampuni semua dosa
Malam indah yang sangat indah
Sangat indah dari ribuan malam sebelumnya
Karena malam ini sungguh ketundukan yang kurasa
Sebagai hamba yang lemah dan tak berdaya

( firsajoning, Tunduk....5 juli 2015 )

Perempuan Sejati

Perempuan Sejati

Perempuan sejati yang bernurani
Pendamping suami yang berhati suci
Pantang untuk melakukan korupsi
Pantang merengek kepada suami untuk berbuat keji

Perempuan sejati yang bernurani
Penerang cahaya bagi belahan hati
Penentu jalan yang suci
Pembisik hati yang berhati suci

Perempuan sejati yang bernurani
Berani berkata tidak untuk korupsi
Berani menolak untuk harta tak suci
Berani mengajak  belahan hati agar lurus hati

( firsajoning, Perempuan Sejati....4 juli 2015 )

Jumat, 03 Juli 2015

Optimis

Aku ingin membungkus  pagi
Dengan semangat yang tak pernah mati
Menyambut hangatnya mentari
Dengan senyum yang keluar dari hati

Aku ingin membungkus pagi
Dengan kegiatan yang berarti
Hingga hidup menjadi warna warni
Dan bahagia menyapa hati

Aku ingin membungkus pagi
Kujadikan bekal untuk hari ini
Mencari keberkahan dari yang maha suci
Hingga hidupku menjadi penuh arti

( firsajoning, Optimis...4 juli 2015 )

Cinta Pertama

Ibu, kau cinta pertamaku
Cintamu sudah teruji untukku
Semua kau lakukan untukku
Tanpa mengeluh keluar dr bibirmu

Ibu, kau cinta pertamaku
Cinta yang sebenarnya cinta
Cinta dengan pengorbanan sempurna
Cinta tanpa minta balas jasa

Ibu,kau cinta pertamaku
Cinta yang tak ada dusta
Cinta yang penuh rasa
Bahkan saat aku menjadi dewasa
Cintamu masih utuh untukku

Ibu, kau cinta pertamaku
Hingga kini aku juga belajar untuk berbagi cinta
Kepada anak - anakku dan semua manusia
Cinta seperti yang kau ajarkan untukku

Cinta yang sebenarnya cinta

( firsajoning, Cinta Pertama....4 juli 2015 )

Kamis, 02 Juli 2015

Bàpak

Aku memanggilmu Bapak
Pria renta yang kini sudah tak berdaya
Pria yang merelakan masa mudanya untuk keluarganya
Pria yang menghabiskan usianya untuk anak istrinya
Aku memanggilmu Bapak
Pria yang memberikan kehormatan untuk anak - anaknya
Walau tak banyak bicara, nanun banyak cinta di dalamnya
Pria yang jarang tersenyum nanun lembut hatinya
Pria yang membesarkanku dengan penuh cinta
Bahkan wajahku sangat mirip denganya
Aku memanggilmu Bapak
Pria renya yang kini sudah tak berdaya
Namun jangan cemas wahai Bapakku tercinta
Kami semua siap menjagamu dengan segenap rasa
Kau tidak akan merasa merana
Karena kami memberimu cinta
Seperti kau memberi kami kehidupan yang nyata

( firsajoning, Bapak...3 juli 2015 )

Masih Rindu

Pagi menjelang
Kerinduanku belumlah hilang
Masing ada dalam bayang
Tentang sosok Ibuku tersayang

Pagi menjelang
Aku kupanjatkan doa yang panjang
Semoga di surgaNya kau tenang
Duhai Ibuku tersayang

Pagi menjelang
Kerinduanku belumlah hilang
Biarlah semua terangkum dalam kenang
Kenganan yang tak hilang dalam bayang

( firsajoninh, Masih Rindu....3 juli 2015 )

Mimpi Ibu

Malam ini aku terjaga
Sungguh rindu ini telah membawaku bertemu denganmu Ibu
Malam ini wajahmu terlihat cantik sekali
Senyum tak pernah lepas dari ujung bibirmu
Kau kabarkan kepadaku, betapa bahagianya kau di sana
Berteman dengan para bidadari
Dan menikmati indahnya surga
Sungguh kau sangat bahagia
Malam ini aku terjaga
Sungguh rindu serindu rindunya
Malam ini mimpi telah mengobati rinduku
Untuk bertemu denganmu Ibu
Sungguh tak bisa dikata
Sungguh tak bisa dicerita
Saat rindu datang menggebu
Kau hadir lewat mimpiku
Dan aku bahagia bertemu denganmu
Dengan doa tak lepas dari ujung bibirmu
Allahku jagalah ibuku, seperti Ibu menjagaku waktu aku kecil

( firsajonin, Mimpi Ibu....3 Juli 2015 )

Ibu Dalam Kenanganku

Malam ini sungguh aku merindukanmu
Terkenang saat aku masih dalam buaian
Tak sekejappun kau meninggalkanku
Aku selalu ada di pelukanmu
Bahkan sesekali ada di punggungmu
Karena kau tak ingin meninggalkanku
Pun saat kau pergi ke sawah ladang
Aku tetap ada dalam buaian
Malam ini sungguh aku merindukanmu
Terkenang saat aku remaja
Tak berhenti kau mengajariku
Agar aku tumhuh menjadi gadis yang mandiri
Yang tak mudah menangis menghadapi hidup ini
Bahasa tubuhmu sangat kumengerti
Sungguh kau selalu mengkhawatirkanku
Malam ini sungguh aku merindukanmu
Terkenang saat aku sudah berumah tangga
Tak berhenti kau terus mendoa
Agar kehidupanku bahagia
Ibu, kasihmu tak pernah berhenti
Walau kau mencintaiku dengan cara yang berbeda

( firsajoning, Ibu Dalam Kenanganku...2 juli 2015 )

Rindu Ibu

Kamar ini masih sama
Sungguh tidak ada yang berubah
Tempat tidur yang kokoh
Alamari dan kursi di dalamnya
Semuanya masih sama
Bahkan harum kamar ini masih sama
Hanya satu yang berbeda
Taka ada lagi yang menyapaku
Tak ada lagi yang mengingatkanku
Semua hanya tinggal kenangan biru
semua menjadi sepi
Semua menjadi senyap
Karena kepergianmu, Ibu
Sungguh malam ini aku merindumu
Rindu yang sebenarnya rindu

( firsajoning, Rindu Ibu....2 juli 2015 )

Ibu

Ibu, malam ini aku merindukanmu
Merindukan saat kau bersamaku
Saat kau berikan nasehat lurusmu
Agar aku kuat menjalani kehidupanku

Ibu, malam ini aku mengingatmu
Mengingat semua kebaikanmu
Mengingat betapa kau menyanyangiku
Dengan cara seorang ibu yang sebenarnya ibu

Ibu, malam ini aku mengenangmu
Mengenang semua kebaikanmu
Yang kau ajarkan kepadaku
Agar aku tak lupa dengan urusan dunia akheratku

Ibu, malam ini aku mengenangmu
Dengan pintalan doa khusuk untukmu
Semoga Allah selalu memelukmu
Dan kau tersenyum di surga indahmu

( firsajoning, Rindu Ibu....2 juli 2015 )

Senja Menjemput Malam

Ketika senja menjemput malam
Bocah - bocah berlari pulang
Bersama dengan kawan tertawa riang
Menjemput Magrib pertanda bahagia menyapa

Ketika senja menjemput malam
Tangan - tangan penuh kasih menari riang
Menyediakan semua makan dan minuman
Untuk bocah - bocah yang menahan lapar seharian

Ketika senja menjemput malam
Tawa riang bocah - bocah menikmati hidangan
Terucap syukur kepada Tuhan
Telah sehari menahan segala lapar

( firsajoning, Senja Menjemput Malam....2 juli 2015 )

Rabu, 01 Juli 2015

Cinta Tak Bersyarat

Pagi ini aku mengingatmu
Serupa embun diatas dedauan
Kau bening dan menyejukan
Pagi ini aku mengingatmu
Serupa senyum mentari
Yang memberiku kehangatan dan kedamaian
Pagi ini aku mengingatmu
Serupa semangatku yang tak pernah padam
Menjemput hari dalam senyuman
Pagi ini aku mengingatmu tanpa syarat
Seperti sujudnya illalang kepadaTuhan
Seperti tunduknya angin kepada Sang Pencipta
Cinta tak pernah bersyarat
Semuanya mengalir seperti air
Semuanya berjalan seperti kehendak takdir

( firsajoning, Cinta Tak Bersyarat.....2 juli 2015 )

Kami

Kami dalam desahan nafas yang sama
Melangkah dengan asa yang sama
Kami yang berjanji sehidup semati
Untuk saling mengasihi dan menyayangi

Kami dalam degup jantung yang sama
Seiya sekata dalam suka dan duka
Saling melindungi dengan penuh cinta
Untuk bersama mengapai bahagia

( firsajoning, Kami...1 juli 2015 )

Menunggu

Ruang tunggu itu
Masih sepi tanpa hadirmu
Hanya bangku kosong
Hanya meja lebar
Memenuhi ruang tunggu
Seperti hatiku
Sepi dan sepi
Menunggu dan menunggu
Sampai lebaran usai
Sampai bulan berganti
Di saat kau berjanji
Akan datang menemuiku
Dan aku masih setia menunggu
Walau hanya berteman bangku kosong
Dan meja lebar
Kesetianku utuh dan semuanya masih milikmu

( firsajoning, Menunggu...1 juli 2015 )

Juli

Juli kau penanda kedatanganku
Sebagai siswa baru di sekolahku
Semua ceritaku berawal di bulan Juli
Suka dukaku dalam setiap perjuanganku

Juli kau penanda kedatanganku
Dengan semangat yang menyatu dikalbu
Dengan bekal restu kedua orangtuaku
Akan kugapai semua mimpi besarku

Juli kau penanda ketanganku
Akan kujadikan sejarah dalam kehidupanku
Tiga juli haruslah berlalu
Aku  dapat melewatinya tanpa pilu

( firsajoning, Juli ...1 juli 2015 )

Jarak Dan Jejak Rindu

Terimakasihku kepada jarak
Yang mengajariku artinya rindu
Terimakasihku kepada waktu
Yanng mengajariku untuk setia menunggu

Jarak dan waktu
Memang membelenggu rasamu rasaku
Namun bersama jarak dan waktu
Kita belajar memaknai setia dan rindu

Jarak dan waktu
Memenjarakan semua rasaku rasamu
Namun bersama jarak dan waktu
Kita belajar memaknai cinta yang tak pernah bisu

( firsajoning, Jarak dan Jejak Rindu.....1 juli 2015 )